Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS BIAYA PADA PROYEK URUGAN LIMESTONE RESTORASI DI BIBIR PANTAI NEW GRASS ROOT REFINERY KILANG MINYAK TUBAN Sugiyanto; Joni Setiyono
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.259 KB) | DOI: 10.22225/pd.11.2.5311.199-206

Abstract

In the implementation of construction projects, cost control is one of the most important targets in achieving cost performance status. This study aim to of analyze the cost of the restoration limestone backfill project on the shoreline of the new grass root refinery of the Tuban oil refinery. The data used were obtained from PT. Wira Karya Tehnika as the project contractor who has a budget of IDR 1,596,270,000.00 and a duration of 90 days whereby a planned implementation schedule is from November 19, 2021 to February 16, 2022. The earned value method is used in analyzing data which consists of variables, indicators and index earned value. The results of the analysis obtain a pattern formed on the 3 earned value variables at an integrated curve in the duration of the 1st to 13th week of the project, achieving cost performance status on budget. Furthermore, the analysis results of the cost variance provide very strong certainty that the cost performance of the analyzed project implementation can be controlled very well. Finally, the results of the analysis of the cost performance index is an undeniable fact that the project costs can be controlled very well.
ANALISA EFEK MODE KEGAGALAN PENGENDALIAN K3 PADA PROYEK KONSTRUKSI Sugiyanto Sugiyanto; Mokh. Thoif
Rang Teknik Journal Vol 6, No 1 (2023): Vol. 6 No. 1 Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.669 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v6i1.3339

Abstract

Sektor konstruksi hingga saat ini masih menyumbang angka terbesar (32%) kasus terjadinya kecelakaan kerja di Indonesia. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisa efek mode kegagalan pengendalian K3 pada proyek konstruksi. Data 50 responden digunakan untuk melakukan penilaian risiko dengan kriteria nilai efek keparahan, nilai keterjadian dan nilai deteksi. Metode analisa efek mode kegagalan digunakan dalam perhitungan nomor prioritas risiko (RPN). Hasil penelitian ini mendapatkan pada komitmen manajemen puncak meliputi penerapan kebijakan K3 terintegrasi dengan manajemen perusahaan, perusahaan memberikan prioritas terhadap program K3, manajemen pengawasan efektif dalam pelaksanaan K3 dan kebijakan K3 dilaksanakan untuk mendukung kinerja karyawan; seluruhnya menjadi prioritas untuk diperbaiki segera karena sifatnya kritis dalam pengendaliannya. Pada peraturan dan prosedur K3, didapatkan prosedur K3 diterapkan dengan konsisten serta peraturan dan prosedur diperbaiki secara berkala; keduanya menjadi prioritas untuk diperbaiki segera karena sifatnya kritis dalam pengendaliannya. Pada lingkungan pekerja yang meliputi tercipta lingkungan kerja yang memotivasi program K3, lingkungan kerja yang aman dalam mendukung program K3 serta lingkungan dapat membentuk karakter dan budaya dalam kepatuhan program K3; seluruhnya menjadi prioritas untuk diperbaiki segera karena sifatnya kritis dalam pengendaliannya. Pada metode kerja meliputi pelibatan tenaga ahli K3 dalam kegiatan kostruksi dan metode kerja yang mendukung tindakan aman dalam bekerja, keduanya menjadi prioritas untuk diperbaiki segera karena sifatnya kritis dalam pengendaliannya.
ANALISA FAKTOR PERLINDUNGAN TENAGA KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2020 TENTANG CIPTA KERJA Mokh. Thoif; Sugiyanto Sugiyanto
Rang Teknik Journal Vol 6, No 1 (2023): Vol. 6 No. 1 Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.692 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v6i1.3327

Abstract

Tenaga kerja merupakan pemeran utama dalam proyek konstruksi, memiliki risiko dapat mengalami kecelakaan kerja. Penelitian ini diselenggarkan dengan tujuan menganalisa faktor perlindungan tenaga kerja pada proyek konstruksi berdasarkan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja. Data dikumpulkan dari 43 responden di bidang konstruksi dengan memberikan penilaian faktor dalam perlindungan tenaga kerja pada proyek konstruksi. Analisa indek kepentingan relative (RII) digunakan untuk mendapatkan faktor perlindungan tenaga kerja nilai RII tertinggi yang menjadi fungsi terpenting dari faktor lainnya. Hasil analisa diperoleh kebijakan K3 dilaksanakan untuk mendukung kinerja karyawan dan pelibatan tenaga ahli K3 dalam kegiatan konstruksi, memiliki RII=98,14% sebagai peringkat ke-1. Pada peringkat ke-2 pekerja melakukan pekerjaannya dengan cara yang aman serta lingkungan dapat membentuk karakter dan budaya dalam kepatuhan program K3, memiliki RII=96,74%. Pada peringkat ke-3 penerapan kebijakan K3 terintegrasi dengan manajemen perusahaan dengan memiliki RII=96,28%. Pada peringkat ke-4 perusahaan memberikan prioritas terhadap program K3, peraturan dan prosedur K3 diperbaiki secara berkala serta tercipta lingkungan kerja yang memotivasi program kerja K3, memiliki RII=95,81%. Pada peringkat ke-5 prosedur K3 diterapkan dengan konsisten dengan memiliki RII=95,35%. Hasil temuan ini mengkonfirmasi kelima faktor perlindungan tersebut menjadi prioritas pada penyelenggaraan proyek konstruksi dalam mencapai kondisi nihil kecelakaan.
ANALISIS FAKTOR DOMINAN TERHADAP KEGAGALAN MEMENANGKAN TENDER PROYEK KONSTRUKSI Sugiyanto Sugiyanto
Rang Teknik Journal Vol 6, No 2 (2023): Vol. 6 No. 2 Juni 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.012 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v6i2.4136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor berpengaruh pada kegagalan memenangkan tender dengan pendekatan manajemen risiko. Data  dikumpulkan dari 75 perusahaan konstruksi tingkat nasional untuk terlibat dalam penilaian risiko terjadinya kegagalan didasarkan pada kriteria nilai keparahan,  keterjadian  dan deteksi. Faktor dominan ditinjau dari dokumen tender dan estimasi. Metode failure mode and effect analysis (FMEA) digunakan untuk identifikasi faktor dominan risiko tertinggi. Hasil penelitian menujukkan: Pada dokumen tender dapat diidentifikasi berdasarkan: Faktor desain dasar, sifatnya kritis dan menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan segera: terjadi pada peristiwa kurang sesuainya dengan lingkup   kerja, design kurang mendetail, minimnya detailnya scope of   work dan schedule pelaksanaan dari owner kurang realistis. Faktor lingkup kerja, sifatnya kritis dan menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan segera: terjadi pada peristiwa batas-batas lingkup kerja yang kurang jelas dalam hal material. Faktor jadwal, sifatnya kritis dan menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan segera: terjadi pada peristiwa kurang akuratnya perhitungan serta kurangnya kompetensi dan   pengalaman dari owner. Pada estimasi dapat diidentifikasi berdasarkan: Faktor sumber daya manusia, sifatnya kritis dan menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan segera; terjadi pada peristiwa kesalahan estimasi, estimasi kurang kompetitif dan  cenderung underprice, nilai tender menjadi overprice atau underprice,  dan kurangnya kemampuan  marketing
PERCEPATAN WAKTU PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KEMASAN JUMBO PT SEMEN INDONESIA DENGAN METODE CRASHING Sugiyanto Sugiyanto; Ahmad Nur Puniadi
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan Vol 7 No 1 (2023): Vol. 7 No. 1, Mei 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32630/sukowati.v7i1.337

Abstract

In implementing accelerated construction projects, one strategy can be applied the crashing method. This study aims to analyze the cost and time of the construction project for constructing a jumbo bag building for the old cargo area of the Tuban factory of PT Semen Indonesia (Persero) Tbk with the crashing method. The data used is sourced from observations of project implementation supported by PT. Mahkota Artha Sejati as the contractor. In this case, the crashing method is used by increasing working hours by working overtime on project implementation. The results of this study get optimization results, namely by accelerating project implementation time with cost increases as efficiently as possible, obtained in the implementation of 2 hours of overtime per day. The result is an acceleration of 22 days so that the project duration becomes 128 days, with the project implementation cost increasing by IDR 8,681,402.40. Based on these findings, it can be suggested that, especially in construction projects that experience delays, applying the crashing method is the right solution.
Pelayanan Bus Patas dan Ekonomi Pada Trayek Antar Kota Sugiyanto Sugiyanto; Sulistyani Eka Lestari
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v24i1.2100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian kinerja pelayanan bus antar kota cepat terbatas (patas) dan ekonomi. Dalam pengambilan data, digunakan skala likert (numerik) untuk pengukuran sikap, pendapat, dan persepsi penilaian dari responden dengan seperangkat pertanyaan yang diajukan untuk dijawab sesuai kondisi pelayanan operator bus. Survei melibatkan 100 penumpang varian bus patas dan 100 penumpang varian bus ekonomi. Metode pengolahan data statistik hasil penilaian responden menggunakan structural equation modelling dengan WarpPLS 7.0. Pada penelitian ini digunakan 5 variabel laten, terdiri 4 variabel independen dan 1 variabel dependen, dengan melibatkan 14 indikator yang digunakan. Hasil yang didapatkan kinerja pelayanan masih belum mencapai pada level yang memuaskan (puas) bagi para pengguna layanan/penumpang bus, tetapi sudah terpenuhi standar pelayanan minimum sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah melalui regulasi peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. 29 tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dalam Trayek. Pada kedua varian bus yang diteliti, kinerja pelayanan dipengaruhi oleh masing-masing terdiri faktor keamanan penumpang 4% bus patas dan 46% bus ekonomi, faktor keselamatan penumpang 44% bus patas dan 22% bus ekonomi, faktor kenyamanan penumpang 20% bus patas dan 8% bus ekonomi dan faktor keterjangkauan penumpang 30% bus patas dan 15% bus ekonomi. Pada penelitian ini juga dapat diungkapkan bahwa baik untuk varian bus patas maupun varian bus ekonomi, berdasarkan hasil penilaian responden (penumpang) menyatakan bahwa faktor keselamatan menjadi prioritas sangat penting untuk paling diutamakan. Kata kunci: Kinerja, responden dan partial least square.