Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Ideology and Government Power on Maritime Connectivity Development Discourse – A Critical Discourse Analysis of DBU LPP RRI Sorong Broadcasting Material, 20 October 2017 Vience Mutiara Rumata; Santhy Verawati Elfrida
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 23, No 2 (2019): JURNAL PENELITIAN KOMUNIKASI DAN OPINI PUBLIK - Desember 2019
Publisher : BPSDMP Kominfo Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33299/jpkop.23.2.1954

Abstract

Digital Broadcasting Unit (DBU) merupakan program siaran berbasis dialog interaktif kerja sama antara Radio Republik Indonesia (RRI) dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Siaran DBU sebagai wadah diskusi berbagai kepentingan, tidak saja pemerintah dan warga, dengan tujuan untuk membangun pemahaman serta mencapai solusi terhadap suatu isu tertentu. Wacana yang dikonstruksikan dalam siaran DBU, dengan pola komunikasi langsung tetapi disiarkan melalui radio, menjadi suatu hal yang menarik untuk diteliti. Penelitian ini mencoba menganalisis wacana dengan menggunakan analisis wacana Van Dijk dengan memperhatikan skema reproduksi kekuatan Van Dijk. Data primer merupakan rekaman siaran DBU RRI Sorong pada tanggal 20 September 2017. Hasilnya bahwa pemangku kebijakan sebagai pemegang akses dominan serta pengendali wacana. Ideologi yang terbangun adalah upaya pemerintah untuk menggiring masyarakat agar mendukung pembangunan tol laut. Sementara masyarakat lebih dominan menekankan pada dampak yang cenderung negatif dari pembangunan tol laut ini terhadap komunitas masyarakat setempat.
THE OPPORTUNITIES AND CHALLENGES OF THE BIG DATA IMPLEMENTATION IN SOCIAL SCIENCE RESEARCH: A LITERATURE REVIEW - PELUANG DAN TANTANGAN BIG DATA DALAM PENELITIAN ILMU SOSIAL: SEBUAH KAJIAN LITERATUR Vience Mutiara Rumata
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 20, No 2 (2016): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : BPSDMP Kominfo Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33299/jpkop.20.2.617

Abstract

In the era of digital information, data can be accessed, recorded, trajected, and analysed conveniencely. Big Data is not solely a trend amongst the exculsive group, instead, it marks the paradigm swift particularly to undersand the social processes. Data, which generated on social media, is an avalanche of Big Data era. For the academics, Big Data challenges the social researchers by the changing of unit of analysis from human to algortihms. This article discusses the opportunities and pitfalls of Big Data in social science research. This is a literature review that derived mainly from journals published in prominent scientific publications such as Taylor & Francis, Elsevier, and Sage. The main purpose is to yield a basic knowledge and fill the gap for non-computer scientists, regarding the implementation of Big Data in the research. The result that Big Data has opportunities to deliver the multidiscipline field of study (computer, social and statistic); overcome the limitation of convesional methods of data gathering (both quantitative and qualitative); and offers an analytical framework for sociology field of study. Big Data imposes challenges such as common understanding of Big Data, methodology and theory issues, and research ethic debates.  Key words: Big Data, Social, Research, Opportunities, Challenges  Memasuki era digital, segala data (informasi) mudah diakses, disimpan, ditelusuri, bahkan dianalisa. Big Data bukan sekadar tren yang dipopulerkan oleh kalangan eksklusif, melainkan sebuah penanda perubahan paradigma untuk memahami proses-proses sosial. Data yang dihasilkan di media sosial merupakan sebagian kecil dari  “longsoran bola salju” di era Big Data.  Bagi kalangan akademisi, Big Data telah memberikan tantangan bagi peneliti sosial dengan adanya perubahan unit analisis dari manusia menjadi algoritma. Artikel ini membahas peluang dan tantangan Big Data bagi peneliti sosial dari sisi literatur yang berasal dari publikasi luar negeri seperti Taylor & Francis, Elsevier, Sage publication. Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman mendasar sekaligus mengisi kesenjangan pengetahuan terkait implementasi Big Data dalam penelitian bagi ilmuwan non ilmu komputer. Hasil kajian ini menemukan bahwa ada tiga peluang Big Data: munculnya terobosan multidisiplin ilmu “computational social science”; menjawab keterbasan metode pengumpulan data konvensional baik kuantitatif maupun kualitatif; serta menawarkan kerangka analisis bagi ilmuwan sosiologi. Disamping peluang, ada tiga tantangan Big Data: pemahaman mendasar terkait data, isu metodologi dan teori serta isu etika penelitian. Kata kunci: Big Data, Sosial, Penelitian, Peluang, Tantangan
LESBI, GAY, BISEKSUAL, DAN TRANSGENDER DALAM BINGKAI KAJIAN MEDIA DAN KOMUNIKASI: SEBUAH KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Vience Mutiara Rumata
Mediakom Vol 2 No 2 (2019): Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika, Informasi dan Komunikasi Publik (APTIKA dan IKP) Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.549 KB) | DOI: 10.17933/diakom.v2i2.64

Abstract

LGBT merupakan isu yang tidak saja mendapatkan perhatian masyarakat, media dan pemerintah, tetapi juga kalangan akademisi. Penelitian ini membahas bagaimana perkembangan kajian LGBT dalam perspektif ilmiah, khususnya Ilmu Media dan Komunikasi, di Indonesia. Metode kajian literatur sistematik (Ridley, 2012) digunakan dengan menganalisis 17 artikel ilmiah yang diekstraksi datanya dengan melihat fokus penelitian, metode pengumpulan data, serta temuan yang menonjol terkait topik LGBT. Hasilnya adalah pembingkaian media terhadap isu LGBT serta metode pengumpulan dan analisis data terhadap artikel berita masih mendominasi. Pro dan kontra LGBT serta kontra terhadap LGBT merupakan dua sintesis isu LGBT yang dominan. Hal ini mengindikasikan bahwa isu LGBT secara kritis belum populer di kalangan cendekia Indonesia.
IMPLEMENTING INFORMATION AND DOCUMENTATION MANAGEMENT OFFICIAL BY PUBLIC AGENCIES IN SURABAYA Vience Mutiara Rumata
Widyariset Vol 15, No 1 (2012): Widyariset
Publisher : Pusbindiklat - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/widyariset.15.1.2012.217–226

Abstract

This paper describes Challenges in implementing Information and Documentation Management Officials byPublic Agencies in Surabaya. The methodology of the research is qualitative research with interpretative-narrativeanalysis based on in depth interview, focus group discussion, and secondary data. The result of this research isthere are two obstacles in implementing Information and Documentation Management Officials by Public Agenciesin Surabaya, which are SOP and Perception challenges.