Jill Lolong
Unknown Affiliation

Published : 31 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

HUBUNGAN FAKTOR PERSONAL DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI INSTALASI RAWAT INAP RSU PANCARAN KASIH GMIM MANADO Mailool, Christian Marcelino; Pondaag, Linnie; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.15023

Abstract

Abstract: RSU Pancaran Kasih GMIM Manad o is one of the hospitals that provide health services to the community. The survey results obtained nurse assessment aspects there are similarities with the assessment of labor outside of nursing. That is an assessment of the tasks of nurses also involve non-nursing tasks. It shows a nurse who works has the burden of work more than they should. However, nurses are required to provide nursing care that is based on the standard of nursing practice. The purpose of this study was to determine the relationship of knowledge and motivation with performance of nurses in the departmen of Instalasi Rawat Inap RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. The study design used is observational analytic with cross sectional approach. A sampling technique that by using simple random sampling in accordance with the inclusion criteria with a sample of 35 people. Research using chi-square statistical test obtained value variable ρ value = 0.047 <α = 0.05 for the variable knowledge with the performance, while the motivation variable with the performance obtained ρ value = 0.089> α = 0.05. Conclusion this study has shown there is a relationship between knowledge and performance of nurses and there is no relationship between motivation and performance of nurses in Instalasi Rawat Inap RSU Pancaran Kasih GMIM Manado Keywords: Nurse Performance, Knowledge, Motivation Abstrak: Rumah Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado merupakan salah satu rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hasil survei didapatkan aspek penilaian perawat terdapat kesamaan dengan penilaian tenaga kerja diluar keperawatan. Artinya penilaian terhadap tugas kerja perawat juga melibatkan tugas-tugas non keperawatan. Hal tersebut menunjukkan perawat yang bekerja mempunyai beban kerja lebih dari yang seharusnya. Walaupun demikian, perawat dituntut untuk memberikan asuhan keperawatan yang berpedoman pada standar praktik keperawatan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi dengan kinerja perawat pelaksana di Instalasi Rawat Inap RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. Desain Penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan simple random sampling sesuai dengan kriteria inklusi dengan jumlah sampel 35 orang. Hasil Penelitian menggunakan uji statistik chi-square didapatkan variabel nilai ρ value = 0,047 < α = 0,05 untuk variabel pengetahuan dengan kinerja, sedangkan untuk variabel motivasi dengan kinerja diperoleh ρ value = 0,089 > α = 0,05. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kinerja perawat pelaksana dan tidak terdapat hubungan antara motivasi dengan kinerja perawat pelaksana di Instalasi Rawat Inap RSU Pancaran Kasih GMIM Kata Kunci: Kinerja perawat, Pengetahuan, Motivasi
HUBUNGAN KEJADIAN STRES DENGAN PENYAKIT HIPERTENSI PADA LANSIA DI BALAI PENYANTUNAN LANJUT USIA SENJAH CERAH KECAMATAN MAPANGET KOTA MANADO Seke, Prisilia Alva; Bidjuni, Hendro; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12880

Abstract

Abstract: Hypertension is one of the deadly disease in the world. The characteristic of hypertension basically unstable and uncontrollable. Indifference for the treatment and continuous stress will make hypertension getting worse. Stress that occurs in a person affected by a variety of sources. Stress can come from the person itself, family and community. Hypertension often occurs in the elderly due two stiffness in the artery that cause blood pressure rises. Moreover, age factor affect the rates of hypertension in the elderly. Research Purpose to know relation between stress and hypertension in the elderly. Methods design of this study using analitic observasional with cross sectional approach. The population are all elderly who stay in at Balai Penyantunan Lanjut Usia Senjah Cerah Manado and using total sampling technique that involved 50 elderly. The tools that used in this study are questionnaires and observation sheet. Results: by using Fisher’s Exact Test (p=0,000) there isi significan relation between stress and hypertension in the elderly. Conclusion there isi significan relation between stress and hypertension in the elderly. Suggestion for elderly keep away from stress that effect blood pressure rises. And for reader this research can be used as additional resources. Keywords : Stress, Hypertension, Elderly Abstrak: Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan yang paling mematikan didunia. Hipertensi pada dasarnya memiliki sifat yang cenderung tidak stabil dan sulit intuk dikontrol. Ketidakpatuhan dalam pengobatan dan stres yang berkepanjangan dapat menambah parah hipertensi. Stres yang terjadi pada seseorang dipengaruhi oleh berbagai sumber. Sumber-sumber stres: dari dalam diri, keluarga dan komunitas. Lansia sering terkena hipertensi disebabkan oleh kekauan pada arteri sehingga tekanan darah meningkat. Selain itu faktor usia mempengaruhi penyakit hipertensi pada lansia. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan kejadian stres dengan penyakit hipertensi pada lansia. Metode: menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh lansia yang tinggal di Balai Penyantunan Lanjut Usia Senjah Cerah Manado. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 50 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil: terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian stres dengan penyakit hipertensi pada lansia dengan menggunakan Fisher’s Exact Test (p=0,000). Saran: untuk lansia dapat menghindari stres yang bisa memicu tekanan darah meningkat dan untuk pembaca bisa dijadikan sumber informasi tambahan. Kata Kunci : Stres, Hipertensi, Lansia
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG LOW BACK PAIN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KANTOR BALAI PELESTARIAN NILAI BUDAYA MANADO Putri, Feiby Kristanti Sukotjo; Mulyadi, Ns; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5212

Abstract

Abstract: Low Back Pain (LBP) or lower back pain is a musculoskeletal disorder that is caused by the activity of the body that are less good. LBP is one of the grievances felt by most office workers and will increase at the age of 50. The purpose of this study was to determine the effect of health education about low back pain on knowledge level of civil servants. The methods in this study using Pre experimental design with one group pretest and post test design, performed by pre-test by filling out a questionnaire, then performed through the health education by leaflets, and then the post-test by filling out a questionnaire. Test analysis using non-parametric Wilcoxon test with a significance level of 95%. The samples in this study were the civil servents of 38 employees using the Total Sampling. The results of this study using Wilcoxon Test, with P = 0.000 indicates that there is a significant difference in the knowledge of low back pain before and after health education. Advice, health education about occupational disease more often carried out in order to add insight to employees in an effort to the understanding of the prevention of disease, especially low back pain. Keywords: low back pain, knowledge, health education, civil servants Abstrak: Low Back Pain (LBP) atau nyeri punggung bawah merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang disebabkan oleh aktivitas tubuh yang kurang baik. LBP adalah salah satu keluhan yang dirasakan oleh sebagian besar pekerja kantoran yang akan meningkat pada usia 50 tahun. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang low back pain terhadap tingkat pengetahuan PNS. Metode penelitian menggunakan desain Pre eksperimental dengan rancangan one group pretest and post test design, dilakukan pre test mengisi kuesioner, selanjutnya dilakukan pendidikan kesehatan melalui media leaflet, setelah itu dilakukakan post test mengisi kuesioner. Uji analisis menggunakan uji non parametrik Wilcoxon Test dengan tingkat kemaknaan 95%. Sampel dalam penelitian ini adalah PNS sebanyak 38 pegawai dengan menggunakan Total Sampling, Hasil penelitian Uji wilcoxon Test, dengan P = 0,000 menunjukan, bahwa terdapat perbedaan bermakna mengenai pengetahuan tentang low back pain sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan. Saran pendidikan kesehatan tentang penyakit akibat kerja lebih sering dilaksanakan agar dapat menambah wawasan bagi pegawai dalam upaya pemahaman tentang pencegahan tentang penyakit terutama low back pain. Kata Kunci: low back pain, pengetahuan, pendidikan kesehatan, PNS
GAMBARAN KETEPATAN PERSONIL PENDAMPING DAN AMBULANS YANG DIGUNAKAN DALAM MERUJUK PASIEN GAWAT DARURAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUP PROF DR. R. D. KANDOU MANADO Montjai, Stevi; Mulyadi, Ns; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14816

Abstract

Abstract : Transporting emergency patients with critical condition is susceptible to risks such as, delayed handling and management of patients that could result in deaths. Hence, management and transportation or patient referring should be taken as a priority. Transporting or referring emergency patients requires emergency ambulance that provided with emergency equipment, and it needs doctors and nurses experienced in emergency medicine. Currently not optimal process of transporting and referring patients is due to lack of transportation and also the use of two-wheeled vehicles. The aim of this research is to find the overview of proper escorting personnel and ambulances that used in referring emergency patients. The samples that we used are 80 patients that obtained by using purposive sampling method. The method used in this study is descriptive survey and the data were collected by using observation sheets. Conclusion: We found that in most cases of patient referring, escorting personnel are dominated by nurses and emergency staffs. The uses of ambulances on referring patients are dominated by emergency ambulances. Keyword : Patient referring, Emergency, Ambulance, Escorting personnel Abstrak : Transport pasien dalam keadaan kritis mempunyai resiko pada pasien gawat darurat, keterlambatan penanganan dapat berakibat kematian, untuk itu penting memprioritaskan penangangan dan transport atau rujukan bagi pasien. Transport atau merujuk pasien gawat darurat memerlukan ambulans gawat darurat yang dilengkapi dengan perlengkapan penanganan kegawat daruratan serta memerlukan penanganan dari dokter dan perawat berkemampuan penanganan gawat darurat. Belum optimalnya proses rujukan pasien gawat darurat karena terkendala sarana transportasi serta masih ditemukannya penggunaan kendaraan roda dua dalam merujuk pasien. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran ketepatan personil pendamping dan ambulans yang digunakan dalam merujuk pasien gawat darurat. Sampel berjumlah 80 pasien yang didapatkan dengan teknik Purposive Sampling. Desain Penelitian survei deskriptif dan data dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Kesimpulan gambaran merujuk pasien dengan personil pendamping didominasi oleh perawat dan pekarya. Sedangkan penggunaan ambulans saat merujuk pasien, didominasi oleh ambulans gawat darurat. Kata Kunci : Merujuk Pasien, Gawat Darurat, Ambulans, Personil Pendamping
HUBUNGAN LAMA KERJA DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN SOP PEMASANGAN INFUS DI RSU GMIM PANCARAN KASIH MANADO Moniung, Frisilia; Rompas, Sefti; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.14070

Abstract

Abstract: the longer a person works the more them skilled and more experienced in performing work. The performance is in implementing nursing care that have been arranged in accordance with nursing standards were issued by the health departement an institution in the from or standard operating procedures, as the embodiment of the professional attitude of nursing health departement of republic indonesia have imposed their standard operating procedures (SOP). the aim of research is to find out if there are relationship between the length work With the Obedient Nurses in implementing SOP in give an infusion in RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. The study design is observasional analytic with cross sectional approach and data were collected using observation sheet. Research results test statistic chi square obtained p = 0,798. Samples were taken with the technique ot talking consecutive sanpling, these are 40 samples. Conclusion there is no Relationship between the lenght work with the obedient nurses in implementing SOP in give an infusion. The suggestion for further research can investigate the factors of nurses in implementing SOP in give an infusion. Key Words : the length work, Obedient Nurses, SOP in give an Infusion. Abstrak: Semakin lama seseorang bekerja maka makin trampil dan makin berpengalaman pula dalam melaksanakan pekerjaan. Kinerja yang dimaksud kinerja dalam melaksanakan asuhan keperawatan tentunya semua tindakan keperawatan yang telah disusun sesuai dengan standar keperawatan yang dikeluarkan kementrian kesehatan maupun instansi dalam bentuk standar operasional prosedur, sebagai perwujudan sikap profesional dari asuhan keperawatan kementrian kesehatan republik indonesia telah memberlakukan adanya standar operasional prosedur (SOP). Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada Hubungan Lama Kerja Dengan Kepatuhan Perawat dalam Melaksanakan SOP Pemasangan Infus di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. Desain Penelitian yang digunakan adalah obsevasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan data dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Sampel diambil dengan teknik pengambilan consecutive sampling yaitu 40 sampel. Hasil penelitian uji statistic chi square didapatkan p = 0,798. Kesimpulan tidak terdapat hubungan antara lama kerja dengan kepatuhan perawat dalam melaksanakan SOP pemasangan infus. Saran Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat meneliti lebih lanjut mengenai faktor – faktor kepatuhan perawat dalam menjalankan SOP pemasangan infus. Kata Kunci : Lama Kerja, Kepatuhan Perawat, SOP Pemasangan Infus
HUBUNGAN USIA IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT PANCARAN KASIH GMIM MANADO Rantung, Feibi Almira; Kundre, Rina; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 3 (2015): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i3.8646

Abstract

Abstrack : Old age is a time of life or existing since birth or held, while maternal age is the age of the mother obtained through charging kuesioner.WHO stated, that all newborns whose weight is less than or equal to 2500 grams called low birth weight infant (baby weight Low birth, low birth weight). LBW including a major factor in increased mortality, morbidity, disability neonates, infants, and children, and provide long-term impact on his life in the future. Objective to investigate the relationship between age with Genesis LBW Mother Maternity Hospital Arc of Love GMIM Manado period from January to December 2014. The study design using retrospective descriptive analytic approach. The entire population of babies born from January to December 2014 amounted to childbirth 264. Sampling purposive sampling to 59 respondents. Results There was a relationship Mother Maternity age with LBW period January to December 2014 in the Hospital Arc of Love GMIM Manado, with p value 0.002. Conclusion No Age Mother Maternity relationship with Genesis LBW in hospital Arc of Love GMIM Manado. Keywords : Age, LBW Abstrak : Usia adalah lama waktu hidup atau ada sejak dilahirkan atau diadakan, sedangkan usia ibu hamil adalah usia ibu yang diperoleh melalui pengisian kuesioner.WHO menyatakan, bahwa semua bayi baru lahir yang berat badannya kurang atau sama dengan 2500 gram disebut low birth weight infant (bayi berat lahir rendah, BBLR). BBLR termasuk faktor utama dalam peningkatan mortalitas, morbiditas, disabilitas neonatus, bayi, dan anak serta memberikan dampak jangka panjang terhadap kehidupannya di masa depan. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan antara Usia Ibu Bersalin dengan Kejadian BBLR di Rumah Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado periode Januari sampai Desember 2014. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif. Populasi seluruh bayi yang lahir dari bulan Januari sampai bulan Desember 2014 berjumlah persalinan 264. Pengambilan sampel diambil secara purposive sampling menjadi 59 responden. Hasil Penelitian Ada hubungan usia Ibu Bersalin dengan kejadian BBLR Periode Januari sampai Desember 2014 di Rumah Sakit Pancaran Kasih Gmim Manado, menggunakan uji chi-square dengan p value 0.002. Kesimpulan ada hubungan Usia Ibu Bersalin dengan Kejadian BBLR di Rumah sakit Pancaran Kasih GMIM Manado. Kata Kunci : Usia, BBLR
PENGARUH PENYULUHAN BAHAYA GUNUNG BERAPI TERHADAP KESIAPSIAGAAN SISWA SMP KRISTEN KAKASKASEN KOTA TOMOHON MENGHADAPI BENCANA GUNUNG BERAPI Mais, Prisilia Riani; Mulyadi, Ns; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.7649

Abstract

ABSRACT: Volcano is one of the frequent disasters in Indonesia. Volcanic eruptions can cause many casualties and losses, Tomohon city has two active volcanoes that require coordinated disaster preparedness. Christian junior high school is the one of which always affected when the volcano erupted because just 3 miles from mount lokon, mount Lokon whereas the impact area within 5 miles. Purpose to analyze Effect Of Volcano Hazards Counseling To Students Preparedness Of Christian Junior High School Kakaskasen Tomohon City To Be Up Against Volcano Disaster. Samples in this research were 60 respondents using probability sampling techniques. Design of the research is one group pre test-post test and data collected from respondents using questionnaire. Research result obtained P value 0,00 with t value is 23,78 and t table 2,002. Conclusion shows there is Effect Of Volcano Hazards Counseling To Students Preparedness Of Christian Junior High School Kakaskasen Tomohon City To Be Up Against Volcano Disaster. Suggestion for further research are expected to further investigate the other factors that can increase preparedness. Keywords : Counseling, Disaster Preparedness, Volcano ABSTRAK: Gunung berapi adalah salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia. Bencana gunung berapi dapat menyebabkan banyak korban jiwa dan kerugian, kota Tomohon memiliki dua gunung berapi aktif yang memerlukan kesiapsiagaan bencana yang terkoordinasi. SMP Kristen salah satu yang selalu terkena dampak ketika gunung meletus karena hanya berjarak 3 km dari gunung Lokon, sedangkan daerah terdampak dari gunung Lokon berjarak 5km. Tujuan untuk Menganalisis Penyuluhan Bahaya Gunung Berapi Terhadap Kesiapsiagaan Siswa SMP Kristen Kakaskasen Kota Tomohon Menghadapi Bencana Gunung Berapi. Sampel berjumlah 60 responden dengan menggunakan teknik probability sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah desain one group pre test-post test dan data yang dikumpulkan dari responden dengan menggunakan lembar kuesioner. Hasil Penelitian diperoleh nilai P-value sebesar 0,00 (<0,05) dengan nilai t hitung sebesar 23,78 dan t tabel sebesar 2,002. Kesimpulan menunjukkan adanya pengaruh penyuluhan bahaya gunung berapi terhadap kesiapsiagaan siswa SMP Kristen Kakaskasen Kota Tomohon menghadapi bencana gunung berapi. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan kesiapsiagaan. Kata Kunci: Penyuluhan, Kesiapsiagaan Bencana, Gunung Berapi
HUBUNGAN PERUBAHAN CITRA TUBUH (BODY IMAGE) DENGAN DEPRESI PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DAN TRIMESTER III DIPUSKESMAS TILANGO KABUPATEN GORONTALO Gani, Redha Rahmatia; Bidjuni, Hendro; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5256

Abstract

Abstract: Pregnancy will bring physiological changes in the body of pregnant women. One of them is the shape of the body. These changes will have an impact on changes in body image that can be a trigger of depression. Objective: To determine the related of changes body image with depression during pregnancy by trimester II and Trimester III on Tilango Primary Health Center, Kabupaten Gorontalo. Method: The type of this research used analityc descriptive and using cross sectional design. Data were analyzed by using a computer through Pearson chi-square test (X2) at 95% significance level (α ≤ 0.05). Result: The results of the chi-square test statistic obtained ρ = 0.533. This shows the value of ρ is greater than α (0.05). the statistics determined that there was no significant related of changes body image with depression of pregnancy woman by Trimester II dan Trimester III on Tilango Primary Health Center, Kabupaten Gorontalo. Suggestion: It is expected that the side of Tilango primery health center, Kabupaten Gorontalo for more attention to the physiological aspects without compromising the psychological aspect of pregnant women's own. Keywords : Body Image, Depression, Woman Pregnant women Abstrak : Kehamilan akan membawa perubahan fisiologis pada tubuh ibu hamil. Salah satunya yaitu bentuk tubuh. Perubahan ini akan berdampak pada perubahan citra tubuh (body image) yang bisa menjadi pemicu terjadinya depresi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan perubahan citra tubuh (body image) dengan depresi pada ibu hamil trimester II dan trimester III di Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo. Metode Penelitian: deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 57 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis dengan menggunakan komputer melalui uji pearson chi-square (X2) pada tingkat kemaknaan 95% (α ≤ 0,05). Hasil penelitian: hasil uji statistik chi-square diperoleh ρ=0,533. Hal ini menunjukkan nilai ρ lebih besar dari α (0,05) dan dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan perubahan citra tubuh (body image) dengan depresi pada ibu hamil trimester II dan trimester III di Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo. Saran: Diharapkan kepada pihak Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo agar lebih memperhatikan aspek fisiologis tanpa mengesampingkan aspek psikologis ibu hamil itu sendiri. Kata Kunci: Citra tubuh, Depresi, Ibu hamil
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DASAR DI PUSKESMAS TONGKAINA KECAMATAN BUNAKEN KOTA MADYA MANADO Senewe, Meyvi Stefriany; Rompas, Sefti; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14732

Abstract

of infectious diseases can be prevented by immunization. Purpose to analyze the relationship of maternal education, family support, motivation mother, mother's attitude, knowledge, action mother, maternal health services with compliance in the provision of basic immunization in Puskesmas Tongkaina Bunaken Subdistrict Municipality of Manado. Design research The research is descriptive analytic cross sectional study. Technique sampling that is total sampling with 48 samples. Processing data using computer programs with chi-square test with a significance level of 95% (α = 0.05) value ρ = 0,000. Research result showed no relationship with the mother's education in the mother compliance provision of basic immunization, and there is a relationship of family support, motivation mother, mother's attitude, knowledge, action mother, maternal health services with compliance in the provision of basic immunization. Suggestion for respondents who have noticed the baby is expected to remain and complete immunization schedule. Keyword : Obedience, Primary Immunization Abstrak : Imunisasi merupakan upaya pencegahan primer yang efektif untuk mencegah terjadinya penyakit infeksi yang dapat dicegah dengan imunisasi. Tujuan untuk menganalisa hubungan pendidikan ibu, dukungan keluarga, motivasi ibu, sikap ibu, tingkat pengetahuan, tindakan ibu, pelayanan kesehatan dengan kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi dasar di Puskesmas Tongkaina Kecamatan Bunaken Kota Madya Manado. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik Pengambilan Sampel yaitu total sampling dengan jumlah 48 sampel. Pengolahan data menggunakan program komputer dengan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05) value ρ=0,000. Hasil Penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan pendidikan ibu dengan kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi dasar, dan terdapat hubungan dukungan keluarga, motivasi ibu, sikap ibu, tingkat pengetahuan, tindakan ibu, pelayanan kesehatan dengan kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi dasar. Saran bagi responden yang memiliki bayi diharapkan tetap memperhatikan jadwal pemberian imunisasi dan melengkapinya. Kata Kunci : Kepatuhan, Imunisasi Dasar
HUBUNGAN STRES DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO Wungouw, Herlina; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.25166

Abstract

Abstract: The relationship of stress with incidence of insomnia in pregnant mother in Puskesmas (Society Health Service Center) Bahu, city of Manado. Stress is a dynamic condition with a sense of tension and anxiety in individuals due to the imbalance between demand and response capabilities are faced with opportunities and desired barrier marked by emotional tension that affect the mental and physical condition. Insomnia is the inability to meet the needs sleep, both in quality and quantity. The reason could be due to a physical disorder or due to mental factors such as depressed or anxious because of stress. The purpose of this study to analyze the relationship of stress with the incidence of insomnia in pregnant women at health service centers at Bahu city of Manado. The research method using purposive sampling design with cross sectional design. Sampling technique that is non probability sampling with 68 samples. Data is collected using a questionnaire. The results showed based on the statistical test Chi-Square test with a significance level of 95% (a = 0.05) are presented in the table 2x3 obtained by value p = 0.036 which is smaller than a (0.05) with Ho rejected and Ha accepted. The Conclusion there is a relationship between stress and the incidence of insomnia in pregnant women at health centers Manado Bahu. The Suggestions that a pregnant woman can understand the conditions that passed during pregnancy so that a better mother during pregnancy and regulate sleep patterns for the health of mothers and babies.Keywords: stress, insomniaAbstrak: Hubungan Stres Dengan Kejadian Insomnia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Bahu Kota Manado. Stress adalah kondisi dinamis dengan rasa tegang dan cemas pada individu dikarenakan adanya ketidakseimbangan antara tuntutan dan kemampuan respon yang dihadapkan dengan kesempatan dan pembatas yang diinginkan ditandai oleh ketegangan emosional yang berpengaruh terhadap kondisi mental dan fisik. Insomnia adalah keridakmampuan memenuhi kebutuhan tidur, baik secara kualitas maupun kuantitas. Penyebabnya bisa karena gangguan fisik atau karena faktor mental seperti gundah atau gelisah karena stres. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan stres dengan kejadian insomnia pada ibu hamil di Puskesmas Bahu Kota Manado. Metode penelitian menggunakaan desain purposive sampling dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu non probability sampling dengan jumlah 68 sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik Pearson Chi-Square test Berdasarkan uji statistik Chi-Square test dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05) disajikan dalam tabel 2x3 diperoleh nilai p = 0,036 yakni lebih kecil dibandingkan α (0,05) dengan H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan terdapat hubungan antara stres dengan kejadian insomnia pada ibu hamil di Puskesmas Bahu Kota Manado. Saran agar ibu hamil dapat memahami kondisi yang dilalui selama masa kehamilan sehingga ibu lebih baik selama proses kehamilan dan mengatur pola tidur untuk kesehatan ibu dan bayi.Kata kunci: Kata kunci : stres, insomnia