Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MAINSTREAMING JURNAL ILMIAH SEBAGAI PLATFORM PENGEMBANGAN KURIKULUM MANAJEMEN DAKWAH (Studi di Prodi Manajemen Dakwah UIN Sunan Kalijaga) M. Rosyid Ridla; Bayu Mitra A. Kusuma; Munif Solikhan
Jurnal MD Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1787.632 KB) | DOI: 10.14421/jmd.2017.32-07

Abstract

Da’wah activities are required to always adjust to the development and the needs of era, so dakwah can no longer be described just as doctrinal studes, but rather the strategy for bringing ummah to transform socially. Therefore, as part of Tri Dharma, universities should build a strong and adaptive curriculum to produce competent alumni in their fields. One of the strategies that need to be put forward is through mainstreaming scientific journals because today's publications are becoming vital points in assessing academic productivity, measuring the depth of a person's social analysis, or maintaining the credibility of an institution. To address this matter, Faculty of Da’wah and Communication UIN Sunan Kalijaga made a breakthrough by establishing a journals house at the faculty level. The effort is supported by the Department of Da'wah Management through several strategic steps such as: implementation of cultural and structural strategy through Jurnal MD, encouraging academic community to productively writing in accordance with their field and interest of the study, pouring lecturer and student activity into manuscript deserve to be published, and organize academic forums to obtain quality manuscript.
Analisis Perkembangan Manajemen Zakat untuk Pemberdayaan Masyarakat di Indonesia Munif Solikhan
Jurnal Ilmiah Syi'ar Vol 20, No 1 (2020): June 2020
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/syi'ar.v20i1.10528

Abstract

Kajian ini bertujuan menganalisis perkembangan manajemen zakatuntuk pemberdayaan masyarakat di Indonesia. Hal ini didasarkanatas potensi zakat yang ada Indonesia bernilai cukup besar mencapairatusan trilun rupiah. Akan tetapi dampak dari zakat belum dirasakansecara optimal oleh masyarakat luas. Tulisan ini menggunakanmetode analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajianpustaka, yaitu dengan mengambil data dari hasil penelitian, media,serta website lembaga maupun stakeholder zakat. Dari hasil analisistersebut ditemukan bahwa secara histori, manajemen zakat sudah adasejak Islam masuk ke negeri ini, berlanjut ke zaman kolonial, zamankemerdekaan, masa orde baru kemudian berlanjut di masa reformasi.Perkembangan manajemen zakat berjalan cukup masif ketikapemerintah menerbitkan UU No 38 tahun 1999 tentang manajemen  zakat. Lembaga Amil Zakat mulai bermunculan dan berlomba mengeluarkan program untuk membantu mencari solusi permasalahan masyarakat. Untuk Mengatasi permasalahan tersebut manajemen zakat dibagi menjadi dua yakni zakat konsumtif dan zakat produktif. Kedua zakat ini memiliki tujan yang sama yaitu memberdayakan masyarakat. Di dalam zakat konsumtif dana zakat digunakan untuk membantu masyarakat yang bersifat langsung, Sedangkan di dalam zakat produktif, dana zakat didistrubusikan dengan cara memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan. Dari hasil tersebut perkembangan manajemen zakat untuk pemberdayaan masyarakat berjalan cukup progresif meskipun belum bisa maksimal dalam menyelesaiakan permasalahan di masyarakat.