O Rahmat Hidayat
Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Arah Pendidikan Islam Di Era New Normal O Rahmat Hidayat
Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu yang sangat terdampak selama masa COVID-19 adalah bidang pendidikan dan pembelajaran. Sekolah-sekolah dari semua tingkatan diliburkan dalam batas waktu yang belum ditentukan. Sistem pengajaran berubah secara drastis. Dari model konvensional yang tatap muka langsung berhadapan dengan siswa secara fisik. Ketika COVID-19 berlangsung kemudian menjadi bermedia dengan tatap muka online. Baik siswa ataupun guru mengalami shock culture dalam menghadapi situasi ini. Mereka dipaksa untuk memanfaatkan secara optimal media teknologi informasi. Aplikasi Google Class, Google Meet, dan Zoom Meeting telah menjadi ruang-ruang sekolah baru yang telah menggantikan kelas-kelas konvensional sebagaimana yang selama ini dikenal aplikasi-aplikasi tersebut, telah melintas batas wilayah. Sehingga setiap orang bisa bertemu Belajar di mana saja dan kapan saja tentang materi apa saja. Tanpa merasa dibatasi oleh dinding dinding kelas konvensional itu. Peserta dalam kelas-kelas virtual ini merasa seakan memiliki derajat posisi yang sama. Baik antara sesama peserta atau antara guru dan murid. Seakan tidak bisa dibedakan mana guru dan mana murid. Arah pendidikan islam pada masa era new normal menitik beratkan kepada tiga hal yaitu guru, sekolah, dan keluarga dimana ke tiga aspek tersebut sangat mempengaruhi pada pembentukan pendidikan Islam agar tercapai tujuan dari pendidikan islam itu sendiri membetuk manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembinaan Perilaku Sosial Anak Tunagrahita Ringan Di SLB Perwari Kuningan O Rahmat Hidayat; Prastika Divia Cahyarezqi
Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembinaan perilaku sosial merupakan suatu aktifitas yang sangat penting, terlebih dalam pendidikan agama Islam yang benar-benar menjadi bagian dari kepribadiannya danĀ  akan menjadi pengendalian dalam hidupnya dikemudian hari. Pendidikan agama Islam hendaknya benar-benar diberikan oleh guru PAI agar pengajaran tersebut tercermin dalam sikap, tingkah laku, gerak-gerik yang menyangkut keseluruhan pribadi seorang siswa, terlebih untuk siswa tunagrahita ringan yang pada dasarnya mempunyai intelegensi dan sosial yang sangat lemah. Penelitian bertujuan untuk: 1) untuk mengetahui perilaku sosial anak tunagrahita ringan di SLB Perwari Kuningan. 2) untuk mengetahui peran guru PAI dalam pembinaan perilaku sosial anak tunagrahita ringan di SLB Perwari Kuningan dan 3) untuk mengetahui faktor penghambat perilaku sosial anak tunagrahita ringan di SLB Perwari Kuningan. Metode yang digunakan oleh peneliti yaitu metode kualitatif dan deskriptif,yaitu peneliti yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa kejadian yang terjadi pada saat ini. Data penelitian yang didapat melalui observasi dan wawancara. Perilaku sosial anak tunagrahita ringan di SLB Perwari Kuningan diperlukan pembiasaan-pembiasaan dalam pembelajaran disekolah yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Islam. Seperti setiap pagi sebelum masuk kelas pembiasaannya yaitu praktik sholat dan bacaan sholat, bacaan surat-surat pendek.
INTERNALISASI NILAI KARAKTER RELIGIUS MELALUI PENDIDIKAN ISLAM DI ERA 5.0 DI INDONESIA Ika Kartika; Saepudin; O Rahmat Hidayat; Wiwi Uswatiyah; Juliana; Nur Rohmatillah
Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internailisasi nilai karakter religius merupakan upaya untuk membentuk pribadi yang beriman dan bertakwa Tuhan yang maha kuasa. Internalisasi nilai-nilai karakter religius sedini mungkin akan lebih bermakna untuk membentuk karacter peserta didik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui, mengkaji dan menganalisis tentang Internailisasi nilai karakter religious Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan (Library Research). Sumber data dikumpulkan dari berbagai referensibuku-buku, laporan-laporan dan hasil-hasil penelitian sejenis sebelumnya yang berguna untuk mendapatkan solusi atas permasalahan tentang upaya menanamkan nilai-nilai relijius pada peserta didi melalui pembelajaran agama Islam. Hail penelitian menunjukkan bahwa karakter relijius dapat dibentuk melalui internalisasi nilai-nilai relijius melalui pembelajaran pendidikan agama Islam. Dalam kegiatan pembelajaran pendidikan agama Islam guru dituntut untuk mampu mengkomunikasikan pembelajaran melalui metode pembelajaran yang mengintegrasikan nilai relijius dan nilai budaya dengan pemanfaatan media yang sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga pembelajaran pendidikan agama Islam dengan menginternalisasikan nilai-nilai relijius dapat membentuk karakter peserta didik yang cerdas intelektualnya dan cerdas spritualnya Kata kunci: Nilai Karakter Religius, Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Era Digital 5.0.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 1 KRAMATMULYA O Rahmat Hidayat; Zay Jayyinul Haq
Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman UNISA Kuningan
Publisher : Jurnal Fakultas Ilmu Keislaman Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini (a) Untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Kramatmulya. (b) Untuk mengetahui motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Kramatmulya. (c) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berdiferensiasi terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Kramatmulya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah True experimental design dengan jenis Pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dengan 25 siswa, dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol dengan 25 siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa sebelum penelitian dilakukan belum ada penerapan model pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Kramatmulya. Tingkat motivasi belajar siswa sebelum pemberian treatment (model pembelajaran berdiferensiasi) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah tersebut berada pada kategori sedang, sebagaimana hasil dari penilaian angket yang telah diberikan kepada responden (kelas eksperimen dan kelas kontrol). Namun, setelah pemberian treatment, tingkat motivasi belajar siswa kelas eksperimen mengalami peningkatan menjadi tinggi, sedangkan kelas kontrol (tanpa treatment) tetap berada pada tingkat sedang. Analisis perbandingan peningkatan motivasi belajar menunjukkan bahwa peningkatan yang dicapai oleh kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran berdiferensiasi jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang tidak menggunakan model tersebut. Hasil uji hipotesis juga menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari penggunaan model pembelajaran berdiferensiasi terhadap motivasi belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berdiferensiasi berpengaruh positif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP N 1 Kramatmulya. Hasil ini menunjukkan pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang dapat memperhatikan perbedaan individual siswa dalam meningkatkan motivasi belajar mereka.