Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INOVTEK POLBENG

PENGARUH PENAMBAHAN SERAT IJUK DAN KAWAT BENDRAT PADA PAVING BLOCK Faisal Ananda; Musyafa Musyafa; Zarina Zarina; Suhairi Suhairi
INOVTEK POLBENG Vol 6, No 2 (2016): INOVTEK VOL.6 NO 2 - 2016
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.761 KB) | DOI: 10.35314/ip.v6i2.66

Abstract

Abstrak Paving block merupakan salah satu alternatif pengganti perkerasan rigid yang ada. Khususnya di daerah yang mempunyai kekuatan struktur tanah labil. Pada penelitian ini mencoba untuk memberikan keragaman komposisi dengan menambahkan ijuk dan kawat bendrat, mengingat paving block yang ada hanya terdiri komponen struktur semen dan pasir. Komposisi penambahan ijuk bernilai 2%, 4%, 6% dan 8% terhadap berat semen yang di tuangkan ke dalam 2/3 cetakan paving block, dan penambahan kawat bendrat 1, 2 dan 3 gulungan yang diletakkan pada 1/3 ketinggian paving block. Komposisi campuran semen dan pasir 1 : 11.  Penambahan kawat ijuk sebesar 6% dengan 2 gulung kawat bendrat menghasilkan kekuatan maksimal sebesar 2,325 MPa atau selisih 501,65% dari paving block normal. Kata kunci : Paving block, serat ijuk,  kawat bendrat
ASPEK KENYAMANAN TERMAL RUANG BELAJAR GEDUNG SEKOLAH MENENGAH UMUM di WILAYAH KEC.MANDAU Gunawan Gunawan; Faisal Ananda
INOVTEK POLBENG Vol 7, No 2 (2017): INOVTEK Volume 7, No 2, November 2017
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.77 KB) | DOI: 10.35314/ip.v7i2.211

Abstract

Kenyamanan termal dan kualitas udara yang baik dalam ruangan kelas dapat memberi pengaruh positif pada kesehatan dan kinerja belajar siswa. Tulisan ini memberikan gambaran detail mengenai kondisi kenyamaan termal ruang belajar di sekolah menengah umum. Survey pengukuran suhu ruang belajar dilakukan di 13 (tiga belas) Sekolah Menengah Umum dan Kejuruan di wilayah Mandau. Data diambil dengan menggunakan alat 4 in 1 multi-function environment meter di 5 titik dalam ruang belajar dari setiap gedung sekolah . Dari penelitian ini didapat bahwa 5 (lima) sekolah kondisi termalnya di atas ambang hangat nyaman, 7 (tujuh) sekolah berada di bawah ambang hangat nyaman, dan hanya satu sekolah yang memenuhi kondisi nyaman optimal dengan suhu berkisar antara 25,90oC sampai dengan 27,60oC.Kata kunci - Kenyamanan termal, Suhu, Ruang belajar