Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sistem Fungsi Iterasi dan Dimensi Fraktal Pada Himpunan Serupa Diri Sri Wahyuningsih; Julan Hernadi
Jurnal Fourier Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fraktal merupakan bentuk geometri yang dihasilkan dengan memulai sebuah pola yang sangat sederhana. Beberapa sifat dari fraktal diantaranya yaitu pengulangan, penskalaan, dan keserupaan diri. Ada beberapa cara untuk mengkonstruksi bangun fraktal, salah satunya adalah dengan menggunakan sistem fungsi iterasi (SFI). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan sistem fungsi iterasi, (2) mengetahui cara mengkonstruksi fraktal, dan (3) menghitung dimensi fraktal melalui sistem fungsi iterasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan bentuk studi pustaka dimana sumber informasi diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan bahan pustaka lainnya yang berkaitan dengan sistem fungsi iterasi, dimensi fraktal, dan himpunan-himpunan serupa-diri. Referensi utama dari penelitian ini adalah buku Fraktal Geometry Mathematical Foundations and Applications karangan Kenneth Falconer (2003). Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji dan menganalisis secara mendalam materi penelitian dari referesi yang digunakan, kemudian menyusun seluruh materi tersebut secara runtut agar memudahkan pembaca dalam memahaminya. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa sistem fungsi iterasi merupakan koleksi pemetaan kontraksi berhingga {S1, S2, ..., Sm} dengan m.=2. Cara mengkonstruksi fraktal dengan sistem fungsi iterasi yaitu dengan menemukan atraktornya, maka atraktor itulah yang merupakan bentuk fraktal. Untuk menghitung dimensi fraktal adalah dengan mencari skala/ faktor kontraksi c dari pemetaanya, kemudian dimensi fraktal adalah s, yaitu s yang memenuhi persamaan ?mi=1 (ci)s =1. [Fractals is the geometric shapes which are produced by starting a very simple pattern. Some of the properties of fractals are repetition, scaling, and self similarity. There were several ways to construct fractal structures, one of them is through the use of iterated function system. This research aims are to: (1) explain the iterated function systems, (2) knowing how to construct and finding the dimensions of fractal objects used iterated function systems. This research was a qualitive descritive with a literature study where the source of information obtained from text books, scientific journals, and other library materials which related to the iterated function systems, fractal dimension, and self-similar sets. The main reference of this research was from the book of Fractal Geometry Mathematical Foundations and Applications by Kenneth Falconer (2003). This research conducted by reviewed and analyzed in deep the materials of research from the references, then prepare all the materials in coherence to facilitate the reader in understanding it. The result of this research were to explain that the iterated function system is a finite family of contractions {S1, S2, ..., Sm} with m.=2. The way to construct a fractal with an iterated function system is to find the attractor, then the attractor was a fractal. To calculate the fractal dimension we have to find the scale or contraction factor from the mapping, then the fractal dimension is equal to the value of s that was satisfying ?mi=1 (ci)s =1..]
SISTEM FUNGSI ITERASI DAN DIMENSI FRAKTAL PADA HIMPUNAN SERUPA DIRI Sri Wahyuningsih; Julan Hernadi
Euclid Vol 7, No 2 (2020): Edisi Juli
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.531 KB) | DOI: 10.33603/e.v7i2.2941

Abstract

Fraktal merupakan bentuk geometri yang dihasilkan dengan memulai sebuah pola yang sangat sederhana. Beberapa sifat dari fraktal diantaranya yaitu pengulangan, penskalaan, dan keserupaan diri. Ada beberapa cara untuk mengkonstruksi bangun fraktal, salah satunya adalah dengan menggunakan sistem fungsi iterasi (SFI). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan sistem fungsi iterasi, (2) mengetahui cara mengkonstruksi fraktal, dan (3) menghitung dimensi fraktal melalui sistem fungsi iterasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan bentuk studi pustaka dimana sumber informasi diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan bahan pustaka lainnya yang berkaitan dengan sistem fungsi iterasi, dimensi fraktal, dan himpunan-himpunan serupa-diri. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa sistem fungsi iterasi merupakan koleksi pemetaan kontraksi berhingga. Cara mengkonstruksi fraktal dengan sistem fungsi iterasi yaitu dengan menemukan atraktornya, maka atraktor itulah yang merupakan bentuk fraktal. Dan untuk menghitung dimensi fraktal adalah dengan mencari skala/ faktor kontraksi dari pemetaanya.
REFLEKSI KOLEKTIF DAN DOKUMENTASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SOSIAL MAHASISWA DALAM KEGIATAN KULIAH KERJA LAPANGAN Sri Wahyuningsih; Riska Kartikasari; Diana Wahyu Panglipur; Ryan Juppenny; Ardhana Januar Mahardhani
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36670

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Kegiatan belajar di lapangan di universitas sering kali tidak disertai dengan proses refleksi bersama serta penggunaan dokumentasi digital yang teratur, sehingga potensi pengembangan literasi sosial mahasiswa tidak optimal. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan model refleksi kolektif dan dokumentasi digital dalam meningkatkan kecakapan sosial mahasiswa selama pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Semarang. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan experiential learning yang mencakup observasi langsung di Kota Semarang dokumentasi visual berupa foto, video, dan catatan lapangan; serta sesi refleksi kolektif dan penerbitan digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggabungan refleksi bersama dan dokumentasi digital dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai dinamika sosial, budaya, manajerial, dan keagamaan di tempat KKL. Mahasiswa juga memperlihatkan perkembangan dalam kemampuan berpikir kritis, analisis sosial, dan literasi digital melalui pembuatan video refleksi dan materi publikasi. Secara keseluruhan, model ini berhasil mengubah pengalaman lapangan menjadi pengetahuan sosial yang relevan. Rekomendasi utama penelitian ini adalah pentingnya institusionalisasi sesi refleksi kolektif yang terstruktur dan penerbitan digital sebagai komponen wajib dalam kurikulum KKL untuk meningkatkan proses pembelajaran mahasiswa Kata kunci: dokumentasi digital, pembelajaran eksperiental, kuliah kerja lapang, literasi sosial, refleksi kolektif ABSTRACTField-based education in higher learning frequently lacks comprehensive collective reflection or organized digital records, leading to inadequate growth of students’ social literacy. This study on community engagement seeks to create and assess a collective reflection and digital documentation model to improve students’ social literacy during a fieldwork program in Semarang. The methodology utilized an experiential learning strategy that included field observations at Semarang City; visual documentation through images, videos, and field notes; and subsequently collective reflection sessions alongside digital publication activities. The findings show that combining group reflection with digital documentation greatly enhances students’ comprehension of social, cultural, managerial, and religious dynamics experienced during fieldwork. Students showed enhanced critical thinking, social analysis, and digital literacy skills, particularly noticeable in their reflective videos and online publications. The research indicates that this model successfully converts field experiences into significant social understanding. The primary suggestion is to make structured collective reflection and digital publication mandatory aspects of fieldwork programs to enhance students' educational experiences Keywords: digital documentation; experiential learning; fieldwork; social literacy; collective reflection