ABSTRAK Kegiatan belajar di lapangan di universitas sering kali tidak disertai dengan proses refleksi bersama serta penggunaan dokumentasi digital yang teratur, sehingga potensi pengembangan literasi sosial mahasiswa tidak optimal. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan model refleksi kolektif dan dokumentasi digital dalam meningkatkan kecakapan sosial mahasiswa selama pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Semarang. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan experiential learning yang mencakup observasi langsung di Kota Semarang dokumentasi visual berupa foto, video, dan catatan lapangan; serta sesi refleksi kolektif dan penerbitan digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggabungan refleksi bersama dan dokumentasi digital dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai dinamika sosial, budaya, manajerial, dan keagamaan di tempat KKL. Mahasiswa juga memperlihatkan perkembangan dalam kemampuan berpikir kritis, analisis sosial, dan literasi digital melalui pembuatan video refleksi dan materi publikasi. Secara keseluruhan, model ini berhasil mengubah pengalaman lapangan menjadi pengetahuan sosial yang relevan. Rekomendasi utama penelitian ini adalah pentingnya institusionalisasi sesi refleksi kolektif yang terstruktur dan penerbitan digital sebagai komponen wajib dalam kurikulum KKL untuk meningkatkan proses pembelajaran mahasiswa Kata kunci: dokumentasi digital, pembelajaran eksperiental, kuliah kerja lapang, literasi sosial, refleksi kolektif ABSTRACTField-based education in higher learning frequently lacks comprehensive collective reflection or organized digital records, leading to inadequate growth of students’ social literacy. This study on community engagement seeks to create and assess a collective reflection and digital documentation model to improve students’ social literacy during a fieldwork program in Semarang. The methodology utilized an experiential learning strategy that included field observations at Semarang City; visual documentation through images, videos, and field notes; and subsequently collective reflection sessions alongside digital publication activities. The findings show that combining group reflection with digital documentation greatly enhances students’ comprehension of social, cultural, managerial, and religious dynamics experienced during fieldwork. Students showed enhanced critical thinking, social analysis, and digital literacy skills, particularly noticeable in their reflective videos and online publications. The research indicates that this model successfully converts field experiences into significant social understanding. The primary suggestion is to make structured collective reflection and digital publication mandatory aspects of fieldwork programs to enhance students' educational experiences Keywords: digital documentation; experiential learning; fieldwork; social literacy; collective reflection
Copyrights © 2025