Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pembangunan Korpus dari Rangkaian Kata yang Berulang pada Al-Quran Miftahul Adnan Rasyid; Moch Arif Bijaksana; Ibnu Asror
Indonesia Journal on Computing (Indo-JC) Vol. 4 No. 3 (2019): December, 2019
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34818/INDOJC.2019.4.3.351

Abstract

Salah satu cara untuk memahami al-Quran adalah dengan melakukan penafsiran yang benar dan tidak menyimpang, yaitu dengan memperhatikan redaksi kata yang digunakan dalam merangkai ayat-ayat al-Quran. Dengan cara tersebut, maka dapat ditemukan ayat lainnya yang memiliki rangkaian kata yang menyerupai. Salah satu cara untuk mencari ayat yang sama berdasarkan rangkaian kata tersebut adalah dengan menggunakan pendekatan Longest Common Subsequence (LCS) yang dapat mencari rangkaian kata terpanjang bersama dari suatu pasangan teks. Hasil dari pencarian ayat yang sama ini kemudian dikumpulkan hingga menjadi korpus yang diharapkan dapat membantu umat manusia dalam menafsirkan al-Quran. Penelitian ini menghasilkan suatu sistem yang dapat mencari ayat yang sama menggunakan pendekatan LCS, kemudian hasilnya akan dikumpulkan menjadi suatu korpus berdasarkan hasil LCS. Hasil rata-rata yang diperoleh dari beberapa pengujian yang telah dilakukan adalah Data Arab mendapatkan nilai precision adalah 46.84%, nilai recall adalah 96.13%, dan nilai f1-score adalah 62.96%. Sedangkan untuk Data Indonesia mendapatkan nilai precision adalah 40.57%, nilai recall adalah 97.56%, dan nilai f1-score adalah 57.04%
Peningkatan Keterampilan Front-End Development melalui Pelatihan Tailwind CSS pada Siswa SMK IT Baitul Aziz Majalaya Alfian Akbar Gozali; Villy Satria Praditha; Anranur Uwaisy Marchiningrum; Miftahul Adnan Rasyid; Ario Harry Prayogo
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10349

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, khususnya pada bidang front-end development. Namun, masih terdapat kesenjangan antara kompetensi siswa SMK dan tuntutan dunia kerja, terutama dalam penguasaan teknologi framework modern. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan front-end development siswa SMK IT Baitul Aziz Majalaya melalui pelatihan Tailwind CSS sebagai framework CSS berbasis utility-first yang banyak digunakan di industri. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, monitoring dan pendampingan, serta evaluasi. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari dengan pembagian materi sesuai tingkat kelas, yaitu pengenalan konsep dasar dan utility class untuk siswa kelas X serta penerapan lanjutan, responsivitas, dan mini project untuk siswa kelas XI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam membangun antarmuka web yang lebih rapi dan responsif, yang tercermin dari hasil mini project. Selain itu, hasil survei kepuasan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta menilai materi dan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan kebutuhan serta berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam pengembangan pendidikan vokasional berbasis teknologi terkini. Dengan demikian, pelatihan Tailwind CSS dapat menjadi salah satu solusi efektif untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa SMK di bidang teknologi informasi.
Prototype of a Mobile-Based Application for Recording and Monitoring Student Counseling Miftahul Adnan Rasyid
Reputasi: Jurnal Rekayasa Perangkat Lunak Vol. 7 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/reputasi.v7i1.12181

Abstract

Counseling activities in schools need to be systematically recorded and monitored to ensure thatstudents’ issues and progress are well documented. However, in practice, these processes are often carried outseparately, making it difficult for both schools and parents to effectively monitor student development. This studyaims to design a mobile application prototype to support the recording and monitoring of student counselingactivities. The proposed system involves four main actors: the counselor as the primary manager of counselingdata, the homeroom teacher as the observer of student development, and the parents and the school principal withread-only access to support transparency and reporting. The system is developed using the SDLC with a Prototypemodel approach. Evaluation is conducted through scenario-based functional testing, which shows that the mainfeatures and system workflow are aligned with user needs. 
Pemberdayaan Petani BPP Selaawi Garut dalam Pengendalian Hama Terpadu Melalui Teknologi Edukasi Digital Desy Puspa Rahayu; Hanang Priambodo; Miftahul Adnan Rasyid; Alit Y Eskaluspita
PADMA Vol 5 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v5i2.2388

Abstract

Petani di wilayah kerja BPP Selaawi Garut menghadapi tantangan serius dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman akibat minimnya pengetahuan serta rasio penyuluh yang tidak ideal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan petani melalui teknologi edukasi digital untuk mendukung Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Metode yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil pengembangan berupa aplikasi mobile bernama "SiPadi" yang menerapkan konsep gamifikasi, memuat katalog hama, simulasi pengendalian, dan kuis interaktif. Berdasarkan evaluasi kegiatan pelatihan, program ini mendapatkan respon sangat positif, di mana 73,9% peserta menilai materi sangat relevan dan 91,3% berharap kegiatan ini berlanjut. Disimpulkan bahwa transformasi digital ini efektif meningkatkan pemahaman petani serta menyediakan fasilitas penyuluhan mandiri yang berkelanjutan.
Face Gender Classification for Public Facility Access Control using EfficientNet with Penalized-Entropy Loss Sari, Sabrina Adinda; Ramadhan Ahmad, Faidhil Nugrah; Adnan Rasyid, Miftahul; Manggala Putra, I Gede; Ramadhan, Fauzan
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 7 No. 3 (2026): JUTIF Volume 7, Number 3, June 2026
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2026.7.3.5675

Abstract

Access to public facilities that are restricted based on gender, such as toilets and changing rooms, requires a strict security system because there are still many cases of abuse by irresponsible parties if only gender signs are relied upon. CCTV integrated with facial recognition is becoming more sophisticated every day, but it is limited if the face is covered by attributes such as masks. This is because the less visible the area is, the more difficult it is for the model to determine the label. To overcome this, this study proposes a gender classification approach for faces that may be covered by accessories such as masks, by adding Penalized Entropy loss as a loss function to the EfficientNet-B0 model. This loss function adds a penalty for incorrect predictions even if they are fairly accurate. The evaluation results show that the proposed model, with a penalty weight of 0.5, improved the accuracy by 3% from 90% to 93%.  The experimental results show that the determination of the penalty weight has a significant impact on model performance, where a weight of 0.5 produces optimal performance because it provides a balance between penalizing overconfident predictions and the model's ability to maintain relevant feature discrimination; too small a weight does not sufficiently suppress overconfidence, while too large a weight actually reduces classification ability. The proposed method has demonstrated improvements in generalization and reduced overconfidence in gender classification systems. This method contributes to the development of reliable biometric systems suitable for uncontrolled real-world environments.