Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENYULUHAN BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER SECARA AQUAPONIK DENGAN MEMANFAATKAN PEKARANGAN RUMAH DI DESA TARIKAN KECAMATAN KUMPEH ULU KABUPATEN MUARO JAMBI Lisna, Lisna; Farizal, Farizal; Hariski, M.; Ramadhan, Fauzan
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 3 No. 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan dilakukan pada 24 September di Desa Tarikan Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat Desa Tarikan tentang bagaimana cara membudidayakan ikan lele di dalam ember secara akuaponik dengan memanfaatkan perkarangan rumah masyarakat. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah, diskusi dan pengaplikasian sebagai contoh kepada masyarakat dalam proses pembuatan BUDIKDAMBER. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) oleh Tim Pengabdian Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Fakultas Peternakan Universitas Jambi target yang ingin dicapai ialah masyarakat Desa Tarikan mampu memanfaatkan lahan perkarangan rumah sebagai tempat untuk digunakan melakukan usaha budidaya ikan di dalam ember dan tanaman sayur organik serta dapat menambah pendapat dari usaha BUDIKDAMBER.
Absorption and Sinking Speed of Artocarpus Stems Rope (Artocarpus sp.) and Carex Grass Rope (Carex sp.) in Freshwater and Seawater Fitri, Amraini; Nofrizal, Nofrizal; Jhonnerie, Romie; Ramadhan, Fauzan
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 27 No. 3 (2022): October
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Artocarpus stems (Artocarpus sp.) and Carex grass (Carex sp.) have not been applied to fishing gear materials. The fibers produced made into a rope, where this rope is used to absorption and sinking speed test in fresh water and sea water.The absorption of Artocarpus stems rope was 320.30% and 282,60% in fresh water and sea water. Meanwhile for sinking speed have a 5,78 cm/s and 5,08 cm/s for fresh water and sea water. For the Carex grass rope, the absorption in fresh water and sea water was 287,67% and 218,02%. Sinking speed value 2,97 cm/s and 2,67 cm/s for fresh water and sea water. The value of absorption and sinking speed in fresh water is higher than in sea water for both types of rope.
The Effect of Light Color of Lamp on Bagan Tancap Catching Equipment on Catches in the Waters of Sadai Village South Bangka Regency Gunawan, Irvan; Filawati, Filawati; Nelwida, Nelwida; Lisna, Lisna; Ramadhan, Fauzan
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 2 (2023): June
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Fishermen in the waters of Sadai Village mostly use the Bagan tancap by catching using different colors of lights. The study aimed to determine the effect of light colors (white, red, yellow, green, and blue) on the Bagan tancap fishing gear on catches in the waters of Sadai Village, South Bangka Regency. This research was conducted on April 28 - May 28 2022 in the waters of Sadai Village, South Bangka Regency. The method used is an experimental method using a randomized block design (RBD) and Duncan's further test. The data collected includes the type of catch, the total weight of the catch, the number of catches, and environmental parameters. The results showed that the treatment of different light colors affected the number (fish) and weight (kg) of the catches on the Bagan tancap. The composition of the catch on the Bagan tancap for the species caught is squid (Loligo sp) and Curvespine cuttlefish (Sepia recurvirostra) which are the main catch (HTU) while Starry triggerfish (Abalistes stellaris), mackerel (Rastrelliger brachysoma), Yellowtail scad (Atule mate), and Doublewhip threadfin bream (Nemipterus nematophorus) are by-catch. Based on the results, it can be concluded that blue light is a good color for catches in the form of number (fish) and weight (kg) on ​​the Bagan tancap fishing gear.
Absorption and Sinking Speed of Artocarpus Stems Rope (Artocarpus sp.) and Carex Grass Rope (Carex sp.) in Freshwater and Seawater Fitri, Amraini; Nofrizal, Nofrizal; Jhonnerie, Romie; Ramadhan, Fauzan
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 27 No. 3 (2022): October
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Artocarpus stems (Artocarpus sp.) and Carex grass (Carex sp.) have not been applied to fishing gear materials. The fibers produced made into a rope, where this rope is used to absorption and sinking speed test in fresh water and sea water.The absorption of Artocarpus stems rope was 320.30% and 282,60% in fresh water and sea water. Meanwhile for sinking speed have a 5,78 cm/s and 5,08 cm/s for fresh water and sea water. For the Carex grass rope, the absorption in fresh water and sea water was 287,67% and 218,02%. Sinking speed value 2,97 cm/s and 2,67 cm/s for fresh water and sea water. The value of absorption and sinking speed in fresh water is higher than in sea water for both types of rope.
The Effect of Light Color of Lamp on Bagan Tancap Catching Equipment on Catches in the Waters of Sadai Village South Bangka Regency Gunawan, Irvan; Filawati, Filawati; Nelwida, Nelwida; Lisna, Lisna; Ramadhan, Fauzan
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 2 (2023): June
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Fishermen in the waters of Sadai Village mostly use the Bagan tancap by catching using different colors of lights. The study aimed to determine the effect of light colors (white, red, yellow, green, and blue) on the Bagan tancap fishing gear on catches in the waters of Sadai Village, South Bangka Regency. This research was conducted on April 28 - May 28 2022 in the waters of Sadai Village, South Bangka Regency. The method used is an experimental method using a randomized block design (RBD) and Duncan's further test. The data collected includes the type of catch, the total weight of the catch, the number of catches, and environmental parameters. The results showed that the treatment of different light colors affected the number (fish) and weight (kg) of the catches on the Bagan tancap. The composition of the catch on the Bagan tancap for the species caught is squid (Loligo sp) and Curvespine cuttlefish (Sepia recurvirostra) which are the main catch (HTU) while Starry triggerfish (Abalistes stellaris), mackerel (Rastrelliger brachysoma), Yellowtail scad (Atule mate), and Doublewhip threadfin bream (Nemipterus nematophorus) are by-catch. Based on the results, it can be concluded that blue light is a good color for catches in the form of number (fish) and weight (kg) on ​​the Bagan tancap fishing gear.
Perbedaan Lama Perendaman Bubu Lipat Terhadap Hasil Tangkapan Kepiting Bakau (Scylla Serrata) di Kelurahan Kampung Laut Tinambunan, Maryo; Lisna, Lisna; Ramadhan, Fauzan; Sulaksana, Indra; Nelwida, Nelwida; Farizal, Farizal
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 3 (2021): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui perbedaan lama perendaaman terhadap hasil tangkap kepiting bakau yang efektif untuk alat tangkap bubu lipat di Kelurahan Kampung Laut. Materi penelitian ini adalah kepiting bakau yang diperoleh dari hasil tangkapan bubu lipat dan umpan belut. Metoda yang digunakan adalah experimental fishing dan proposife sampling. Data yang dihimpun meliputi parameter lingkungan, jumlah total hasil tangkapan, ukuran hasil tangkapan. Uji beda rata-rata digunakan untuk mengetahui suhu permukaan air selama penelitian. Analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif uji Independent sampel t-test. Hasil penelitian menujukkan bahwa adanya perebedaan hasil tangkapan kepiting Bakau dimana lama perendaman 4 jam lebih banyak yaitu sebesar 40 ekor dibandingkan lama perendaman 6 jam yaitu hanya 23 ekor. Kesimpulan penelitian ini adalah hasil tangkapan kepiting Bakau dengan lama perendaman 4 jam mendapatkan hasil yang lebih banyak dibandingkan hasil tangkapan lama perendaman 6 jam
Pengaruh Perbedaan Jenis Umpan Pancing Tajur terhadap Hasil Tangkapan Ikan di Sungai Terentang Desa Ladang Panjang Kecamatan Sungai Gelam Maulana, M. Apri; Darmawan, Darmawan; Hariski, M.; Lisna, Lisna; Nelwida, Nelwida; Ramadhan, Fauzan
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 3 (2021): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis umpan pancing tajur terhadap hasil tangkapan ikan di Sungai Terentang Desa Ladang Panjang Kecamatan Sungai Gelam. Penelitian ini dilaksanaka di Sungai Terentang Kecamatan Sungai Gelam pada tanggal Bulan April – Mei 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dan experimental fishing. Analisis data yang digunakan ialah Uji Anova dan uji lanjut uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan hasil tangkapan dengan perbedaan jenis umpan yaitu dengan umpan katak mendapatkan sebanyak 22 ekor ikan, di susul umpan cacing mendapatkan 12 ekor ikan, umpan jangkrik mendapatkan 6 ekor ikan dan dengan umpan bekicot tidak mendapatkan hasil tangkapan ikan. Hasil tangkapan dengan menggunakan pancing tajur di Sungai Terentang Desa Ladang Panjang Kecamatan Sungai Gelam adalah terdapat 6 spesies ikan yang tertangkap dengan jenis ikan yang paling banyak adalah ikan gabus (Channa striata) sebanyak 5.480 kg dan yang paling sedikit adalah ikan serandang (C. pleuropthalma) sebanyak 200 g dan ikan kating/lundu (Bagrus numerous) sebanyak 40 g.
Perbedaan Lama Waktu Perendaman Alat Tangkap Rawai (Long Line) Terhadap Hasil Tangkapan di Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur Zahara, Mustika; Nelwida, Nelwida; Suparjo, Suparjo; Ramadhan, Fauzan; Lisna, Lisna; Hariski, M.
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 3 (2021): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan lama waktu perendaman terhadap hasil tangkapan alat tangkap rawai (long line) di Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Nipah Panjang I Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada tanggal 3 Juni 2021 sampai 30 Juni 2021. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan lama waktu perendaman 5 jam berpengaruh nyata (P <0,05) terhadap jumlah dan berat hasil tangkapan dibandingkan lama waktu perendaman 3 jam. Untuk jumlah pada perendaman 5 jam (113 ekor) sedangkan 3 jam (70 ekor). Untuk berat pada perendaman 5 jam (67,87 kg) sedangkan 3 jam (44,12 kg). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lama perendaman 5 jam terhadap hasil tangkapan dengan alat tangkap rawai lebih banyak dari lama perendaman 3 jam dengan hasil tangkapan yang didapat adalah ikan baung (Mystus nerumus), ikan sembilang (Plotosus canius), dan ikan duri (Hexanematichthys sagor).
PENYULUHAN TENTANG MERAKIT JARING INSANG BERDASARKAN UKURAN MATA JARING DI DESA TELUK MAJELIS KUALA JAMBI TANJUNG JABUNG TIMUR Darmawi, Darlim; Lisna, Lisna; Nelwida, Nelwida; Hariski, M.; Ramadhan, Fauzan
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 3 No. 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kegiatan yang akan dilakukan dengan mitra para nelayan pengguna jaring insang di Desa Teluk Majelis Kecamatan Kuala Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Target luaran dari kegiatan ini adalah : 1. Nelayan dapat mengenal/memahami teknik merakit jaring insang, 2. Nelayan dapat menyusun komponen komponen jaring insang sesuai kebutuhan dan ukuran, 3. Nelayan dapat merakit secara mandiri jaring insang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metoda penyuluhan dan pelatihan. Program ini dilakukan terhadap nelayan yang mempunyai mata pencaharian sebagai nelayan penggunaa jaring insang. Permasalahan utama adalah; nelayan pada umumnya belum memahami teknik merakit jaring insang yang benar. Nelayan belum memahami komponen-komponen dan kebutujan biaya untuk merakit menjadi konstruksi jaring insang, Sehingga hal tersebut menjadi salah satu kendala nelayan terhadap kelangsungan usahanya dalam meningkatkan produksi hasil tangkap. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan solusi peningkatan pengetahuan melalui penyuluhan dan pelatihan tentang: Penyuluhan Tentang Merakit Jaring Insang Berdasarkan Ukuran Mata Jaring di Desa Teluk Majelis Kuala Jambi Tanjung Jabung Timur
PENYULUHAN BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER SECARA AQUAPONIK DENGAN MEMANFAATKAN PEKARANGAN RUMAH DI DESA TARIKAN KECAMATAN KUMPEH ULU KABUPATEN MUARO JAMBI Lisna, Lisna; Nelwida, Nelwida; Farizal, Farizal; Hariski, M.; Ramadhan, Fauzan
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 3 No. 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penyuluhan dilakukan pada 24 September di Desa Tarikan Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat Desa Tarikan tentang bagaimana cara membudidayakan ikan lele di dalam ember secara akuaponik dengan memanfaatkan perkarangan rumah masyarakat. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah, diskusi dan pengaplikasian sebagai contoh kepada masyarakat dalam proses pembuatan BUDIKDAMBER. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) oleh Tim Pengabdian Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Fakultas Peternakan Universitas Jambi target yang ingin dicapai ialah masyarakat Desa Tarikan mampu memanfaatkan lahan perkarangan rumah sebagai tempat untuk digunakan melakukan usaha budidaya ikan di dalam ember dan tanaman sayur organik serta dapat menambah pendapat dari usaha BUDIKDAMBER