Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penurunan Logam Timbal (Pb) pada Limbah Cair TPA Piyungan Yogyakarta dengan Constructed Wetlands Menggunakan Tumbuhan Eceng Gondok (Eichornia Crassipes) Eko Siswoyo; Ir Kasam; L.M. Subhan Abdullah
Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2011): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jstl.vol3.iss1.art6

Abstract

Salah satu permasalahan lingkungan yang ditimbulkan dari adanya lindi di TPA Piyungan yaitu pencemaran pada badan air, sungai dan air tanah. Untuk mengatasi permasalahan ini salah satunya dengan sistem Constructed Wetlands dengan menggunakan tumbuhah eceng gondok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penurunan konsentrasi Timbal (Pb) yang terdapat dalam limbah cair TPA Piyungan dengan Constructed Wetlands menggunakan tumbuhan eceng gondok dan untuk mengetahui seberapa besar kapasitas serapan tumbuhan eceng gondok terhadap kandungan Timbal (Pb) dalam limbah cair TPA Piyungan.Dalam penelitian ini digunakan reaktor yang terbuat dari kayu yang dilapisi plastik dengan ukuran 0,5 m x 1,0 m. Setiap reaktor diberi media tanah 5 cm, dan diberi tumbuhan sebanyak 14 buah. Reaktor tersebut diberi perlakuan dengan konsentrasi limbah yang bervariasi (100%, 75%, 50%, 25%, dan 0%), dan waktu pengambilan sampel (0, 3, 6, 9, 12 hari). Dengan menggunakan metode SSA (Spektrofotometri Serapan Atom).Berdasarkan pengujian diperoleh bahwa penurunan logam Pb pada limbah cair TPA Piyungan hari ke- 12, yaitu sebesar 0.0501mg/L pada konsentrasi 100%, 0.0295mg/L pada konsentrasi 75%, 0.0267mg/L pada konsentrasi 50% dan 0.0041 mg/L pada konsentrasi 25%.
Pengaruh Ukuran dan Fraksi Organik Terhadap Kuantitas dan Kualitas Timbulan Lindi Kasam Kasam; Sarto Sarto; Siti Syamsiah; Agus Prasetyo
Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan Vol. 5 No. 1 (2013): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jstl.vol5.iss1.art3

Abstract

Timbunan sampah pada landfill (TPA) akan mengalami degradasi dan akan menghasilkan cairan (lindi) baik kuantitas maupun kualitasnya. Kuantitas dan kualitas timbulan lindi dari sampah perkotaan akan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti: komposisi dan karakteristik sampah, kadar air, umur sampah dan kondisi cuaca (iklim). Pada kegiatan studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi sampah (jumlah fraksi organik) dan karakteristik sampah (ukuran butiran) terhadap karakteristik timbulan lindi.Dalam rangka untuk mendapatkan tujuan studi, maka metode yang diterapkan adalah melakukan percobaan laboratorium menggunakan reaktor biodegradasi volume 1500 mL. Dalam percobaan ini digunakan dua kelompok reaktor yaitu; kelompok pertama, digunakan untuk pengujian pengaruh persentase fraksi organik, sedangkan kelompok kedua dimaksudkan untuk pengujian pengaruh ukuran butiran sampah terhadap karakteristik lindi.Sebagai parameter kualitas lindi ditentukan TSS, BOD, dan COD, sedangkan parameter kuantitas lindi adalah volume cairan yang keluar dari reaktor. Berdasarkan hasil percobaan diketahui bahwa jumlah (persentase) fraksi organik dan ukuran butiran sampah dapat berpengaruh terhadap karakteristik timbulan lindi. Secara keseluruhan konsentrasi TSS, BOD, dan COD semakin besar sejalan dengan bertambahnya persentase fraksi organik. Hal yang sama terjadi untuk ukuran butiran samaph semakin kecil, maka TSS, BOD, dan COD semakin besar. Adapun volume timbulan lindi
CONSTRUCTED WETLANDS DENGAN TUMBUHAN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) SEBAGAI ALTERNATIF PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI TAPIOKA Eko Siswoyo; Faisal Faisal; Nur Kumalasari; Kasam Kasam
Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan Vol. 12 No. 1 (2020): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jstl.vol12.iss1.art5

Abstract

Some problems with wastewater treatment that often arise are the high cost and complexity of wastewater treatment plants. This condition often causes various environmental problems because of dispossal of wastewater to the water bodies without any proper treatment, for example wastewater from the tapioca industry. Constructed Wetlands are one method of treating wastewater that is easy, inexpensive and has good capabilities. This study examines the ability of wetlands to treat tapioca industry wastewater. The type of reactor that was built in the wetlands used in this study is Free Water Sutface (FWS) in batch system with water hyacinth plants (Eichhornia crassipes). BOD, COD, TSS and Cyanide in tapioca industrial wastewater with several concentrations ranging from 20, 40, 60, 80 and 100% were applied in the current study. While the observation time in this study was 10 days. Samples were taken on days 0, 2, 4, 6, 8 and 10. The results of this study showed that wetlands were able to reduce levels of BOD, COD, TSS and cyanide up to 97.9%, 84.4%, 45.6% and 99.9%, respectively. These results indicate that wetlands built with water hyacinth plants have excellent ability to reduce pollutants in tapioca industry wastewater, so that one alternative can be used to overcome the problem of environmental pollution due to wastewater disposal in Indonesia.
Analisis Parameter Fisik Kompos Menggunakan Metode Vermikompos Pada Bahan Baku Daun Kering : Physical Parameters Analysis of Compost Using Vermicompost Method on Dried Leaves Material Donny Hermawansyah; Kasam; Fajri Mulya Iresha; Ali Rahmat
Open Science and Technology Vol. 1 No. 1 (2021): Open Science and Technology
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ost.vol1no1.2021.6

Abstract

Sampah merupakan salah satu faktor yang menjadi permasalahan di lingkungan. Jenis sampah yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari adalah sampah anorganik dan organik. Salah satu alternatif penanggulangan sampah yang dapat dilakukan ialah dengan menggunakan cacing sebagai objek pengurai sampah dalam mendegradasi volume sampah biodegradable. Penelitian ini menggunakan metode vermikomposting untuk mereduksi sampah organik. Bahan yang digunakan adalah sampah daun kering. Parameter fisik metode vermikomposting dianalisis dalam penelitian ini yaitu kadar air, pH, suhu, ukuran partikel, warna dan bau pada pengamatan hari ke-28, 42, dan 56 disesuaikan dengan SNI 19-7030-2004. Nilai kadar air <50%, nilai pH antara 6,8-7,49, Temperatur <30 °C, warna kehitaman dan bau kompos menyerupai bau di tanah sesuai dengan SNI 19-7030-2004 tentang standar mutu kompos. Waste is one of the factors that has been a problem in the environment. The types of garbage commonly encountered in daily life are inorganic and organic garbage. One of several alternatives to reduce organic waste is vermicomposting to reduce the volume of waste biodegradable. This study uses the vermicomposting method to reduce organic waste. The material used is dried leaves waste. Physical parameters of vermicomposting method analyzed in this research included physical parameter subjects: the water content, pH, temperature, color, and smell of compost. Physical parameters were analyzed on the 28, 42, and 56 of vermicomposting compared with SNI 19-7030-2004. Value of the water content is <50%, pH values that are between 6.8-7.49, the temperature is <30°C, of a blackish color and odor compost resembling a scent on the ground following SNI 19-7030-2004 about quality standards of compost results.