muhammad rizal MA
lembaga pusat pengembangan studi islam

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

INSTITUSI PENDIDIKAN ISLAM DI NUSANTARA PADA MASA AWAL (Kajian Terhadap Meunasah, Dayah dan Rangkang) MA, muhammad rizal
JURNAL LENTERA Vol 12, No 3 (2012)
Publisher : JURNAL LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga pendidikan Islam di nusantara muncul seiring dengan masuknya Islam ke nusantara, kemudian media yang digunakan dalam proses belajar mengajar hanya menggunakan media komunikasi dan berceramah yang dilakukan baik di mesjid, meunasah, rangkang dan dayah-dayah. Sehingga dalam proses perkembangan pendidikan Islam di nusantara, sistem yang diterapkan di lembaga meunasah, rangkang dan dayah menjadi referensi bagi perkembangan pendidikan formal di masa sekarang.Kata Kunci : Pendidikan Islam, Meunasah, Dayah dan Rangkang.
Kontribusi Dayah Darul Iman dalam Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an di Blang Cot Tunong MA, muhammad rizal
JURNAL LENTERA Vol 13, No 1 (2013): lentera vol.13,no.1 (2013)
Publisher : JURNAL LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Kontribusi Dayah Darul Iman Dalam Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur’an di Blang Cot Tunong. Kemampuan membaca al-Qur’an adalah hal yang diwajibkan oleh syari’at Islam, namun selama ini kemampuan seseorang dalam membaca al-Qur’an sudah jarang diperdapatkan baik di kota maupun di desa, hal ini diakibatkan oleh seseorang yang sejak kecil masa kanak-kanak malas dalam belajar membaca al-Qur’an. Sehingga yang ada hanyalah kemampuan seseorang membaca al-Qur’an tanpa dilatar belakangi oleh ilmu tajwid. Proses belajar membaca al-Qur’an merupakan salah satu kurikulum yang diwajibkan di dayah-dayah. Hal ini tidak terlepas dari penelitian yang telah penulis lakukan di Dayah Darul Iman Blang Cot Tunong, bahwa salah satu materi yang wajib dikuasai oleh santrinya adalah mampu membaca al-Qur’an dengan baik dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi Dayah Darul Iman Blang Cot Tunong dalam pemberantasan buta huruf al-Qur’an. Untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi Dayah Darul Iman Blang Cot Tunong dalam pemberantasan buta huruf al-Qur’an. Untuk mengetahui solusi yang ditempuh oleh Dayah Darul Iman Blang Cot Tunong dalam mengatasi buta huruf al-Qur’an Maka dari itu, untuk mengetahui bagaimana kontribusi Dayah Darul Iman Blang Cot Tunong dalam pemberantasan buta huruf al-Qur’an, penulis menggunakan metode field research yang bersifat kualitatif, yaitu suatu penelitian yang mengklarifikasi mengenai fenomena atau kenyataan sosial dengan cara mendeskripsikan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah dan unit yang akan diteliti. Sedangkan yang menjadi objek disini adalah populasi dalam suatu penelitian. Adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah Pimpinan Dayah Darul Iman, Guru dan santri di Dayah Darul Iman Blang Cot Tunong. Temuan hasil penelitian yang telah penulis peroleh dari penelitian ini adalah pihak Dayah Darul Iman Blang Cot Tunong menekan angka kesulitan bagi santri dalam membaca al-Qur’an, guru mewajibkan semua santri agar mampu dalam membaca al-Qur’an. Wali santri banyak yang tidak  mengawasi anak-anaknya dalam mengevaluasi kemampuan membaca al-Qur’an. Maka solusi yang ditempuh adalah pihak Dayah Darul Iman Blang Cot Tunong mengajak orang tua santri untuk berperan aktif dalam membimbing anaknya untuk mampu membaca al-Qur’an dengan baik dan benar. Keyword : Kontribusi, Pemberantasan, Buta Huruf, Al-Qur’an
Pengaruh Penggunaan Wifi Terhadap Aktifitas Keagamaan bagi Mahasiswa (Studi Kasus di Kecamatan Peusangan) MA, muhammad rizal
JURNAL LENTERA VOL.14 NO.2 MARET 2014
Publisher : JURNAL LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Penggunaan Wifi Terhadap Aktifitas Keagamaan Bagi Mahasiswa (Studi Kasus Di Kecamatan Peusangan)”. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Pengaruh Penggunaan Wifi Terhadap Aktifitas Keagamaan Bagi Mahasiswa. Terdapat tiga persoalan yang menjadi fokus kajian dalam penelitian ini, yaitu: 1) Bagaimana peranan wifi dalam menunjang pendidikan, 2) Apa saja pengaruh penggunaan wifi di warkop terhadap aktifitas keagamaan mahasiswa di Kecamatan Peusangan, 3) Bagaimana peluang dan tantangan dalam pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan dayah salafi di Aceh. Penggunaan wafi lebih banyak digunakan sebagai sarana hiburan yaitu dengan mengakses facebook dan game-game online. Selama ini para mahasiswa umumnya lebih banyak menghabiskan waktu di warung kopi dengan mengakses internet dari pada belajar atau melakukan kegiatan yang bernilai positif, sehingga akan meninggalkan aktifitas keagamaan. Oleh karena itu, berbagai kondisi yang terjadi selama ini yang diakibatkan oleh penggunaan wifi akan diperoleh jawabannya dengan menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Maka yang menjadi informan atau subyek dalam penelitian ini adalah Pemilik warkop, mahasiswa, dan tokoh masyarakat setempat. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah dengan pengamatan, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini penggunaan wi-fi selain berdampak kepada dunia pendidikan juga berdampak kepada aktifitas keagamaan, para pelajar atau mahasiswa yang terlalu lama menggunakan wi-fi mereka sering meninggalkan shalat dan bahkan pengajian agama yang menjadi bekal aqidah kepadanya. Dalam menyikapi problematika penggunaan wi-fi berlebihan yang dilakukan oleh mahasiswa harus ada gerakan pengawasan dari segenap lapisan masyarakat, tidak cukup hanya kepada petugas penegak hukum, namun masyarakat juga harus sama mengawasi penggunanan Wi-fi gratis, terutama yang ada di tempat tempat umum, seperti warung warung kopi, yang ada dipelosok kota dan gampong. Kata Kunci :  Penggunaan Wifi, Aktifitas Keagamaan, Mahasiswa.
Metodelogi Pendidikan Pra Nikah di Gampong Ulee Jalan Kecamatan Peusangan Selatan MA, muhammad rizal
JURNAL VARIASI Variasi vol.3 no.10 Juni 2012
Publisher : JURNAL VARIASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan merupakan bibit pertama dan cikal bakal kehidupan masyarakat, dan aturan yang bersifat alami bagi alam semesta serta sunnatullah untuk menjadikan kehidupan semakin bernilai dan mulia. Ketika islam menganjurkan kepada laki-laki dan wanita agar memilih jodoh yang baik semata-mata untuk mendapatkan keturunan yang baik dan mulia yang mampu menjadikan pemimpin agama dan umat di masa yang akan datang dan anak shalih yang kita harapkan bersama. Memilih pasangan hidup atas dasar pilihan yang benar, tepat dan sejalan dengan manhaj Islam serta ajaran yang di bawa oleh Rasulullah dan para Shahabat, dan para tabi’in. Maka akan menjadi pondasi yang kokoh yang bisa melindungi dari berbagi kesalahannya. Banyak fenomena yang terjadi dalam masyarakat yang belum memiliki kematangan pikiran dalam menuju ke jenjang pernikahan, baik dari segi faktor usia maupun kemampuan finansial. Sehingga jarang permasalahan yang kerab timbul dalam rumah tangga tidak mampu terelakkan lagi. Dalam perkawinan dikenal adanya perjanjian perkawinan yang sering kali dibacakan oleh calon suami setelah akad nikah, yakni adanya perjanjian ta’lik talak. Perjanjian lainnya yang sering dilakukan adalah perjanjian tentang harta bersama. Masalah-masalah yang muncul akhir-akhir ini terkait dengan perkawinan dan keluarga berkembang pesat antara lain; tingginya angka perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, kasus perkawinan sirri, perkawinan mut’ah, polighami, dan perkawinan di bawah umur meningkat tajam yang sangat berpengaruh terhadap eksistensi kehidupan sebuah keluarga. Oleh sebab itu, dan seiring dengan meningkatnya populasi penduduk dan keluarga, maka masyarakat bersama unsure terkait perlu kembali manata peran dan fungsinya agar lebih sesuai dengan kondisi dan perkembangan terkini. Untuk menjawab persoalan tersebut, masyarakat harus menyiapkan seluruh perangkat pelayanan tersmasuk SDM, sarana dan prasarana yang memadai. Oleh karena itu, dalam proses pembentukan sebuah keluarga diperlukan adanya sebuah program pendidikan yang terpadu dan terarah. Program pendidikan dalam keluarga ini harus pula mampu memberikan deskripsi kerja yang jelas bagi tiap individu dalam keluarga sehingga masing-masing dapat melakukan peran yang berkesinambungan demi terciptanya sebuah lingkungan keluarga yang kondusif untuk mendidik anak secara maksimal. Kata Kunci: Metodelogi, Pendidikan Pra Nikah
PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI ANDALUSIA DAN SISILIA MA, muhammad rizal
JURNAL VARIASI Volume 4 Nomor 1, Februari 2013
Publisher : JURNAL VARIASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejarah telah membuktikan bahwa Islam telah menanamkan fondasi ilmu pengetahuan di Spanyol, sehingga telah mengangkat harkat Spanyol menjadi gudangnya ilmu pengetahuan di belahan Eropa. Hanya karena kefanatikan agama, Sehingga orang Eropa mengusir cendikiawan muslim keluar dari daerahnya, sekiranya hal ini tidak dilakukannya, maka masyarakat Spanyol  akan lebih maju seabad dari pada sekarang ini.  Antara Laut Tengah dan Laut Lonia terdapat salah satu pulau terbesar yang bernama Sisilia, pulau ini merupakan satu provinsi dari Bizantium pada masa kekhalifahan Umar bin Khatab (634-644 M), penduduknya mayoritas berbangsa Barbar. Pendidiakan yang dijalan berdasarkan al-Qur’an sebagai sumber ilmu pengetauan. Kata Kunci: Pendidikan, Islam dan sejarah