Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Identifikasi Risiko Fase Operasional Dan Pemeliharaan Proyek Stadion Equestrian, Jakarta Berbasis Pendekatan Public Private Partnership Retna Kristiana; Ali Sunandar
Jurnal Fondasi Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v9i2.5932

Abstract

Proyek pembangunan Stadion Equestrian Jakarta menelan anggaran Rp 417 Miliar, biaya tersebut belum termasuk biaya operasional dan pemeliharaan. Disisi lain anggaran BUMD dan APBD cukup berat untuk menutup biaya operasional dan pemeliharaan sehingga dibutuhkan pembiayaan operasional dan pemeliharaan. Salah satu alternatif pembiayaan fase operasional dan pemeliharaan proyek stadion equestrian Jakarta adalah dengan upaya public private partnership. Untuk mensukseskan pembiayaan fase operasional dan pemeliharaan equestrian maka perlu mengidentifikasi risiko-risiko dalam skema public private partnership pada fase operasional dan pemeliharaan, sehingga dampak risiko tersebut dapat diminimalisir. Metode analisis yang digunakan adalah teknik delphi. Teknik delphi adalah metode yang  menggabungkan pengetahuan dan pendapat para ahli .
ANALISIS PRODUKTIVITAS WAKTU PENGGUNAAN TATEKATA-ACE PADA ERECTION KOLOM CONCRETE FILLED STEEL TUBE (CFT) Retna Kristiana; Kisworo Kisworo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Takenaka – Total Joint Operation adalah salah kontraktor yang menerapkan inovasi untuk mencapai efektivitas pada setiap item pekerjaan. Salah satu inovasi Takenaka – Total Joint Operation adalah penerapan metode erection/lifting kolom Concrete Filled Steel Tube (CFT). Permasalahan yang diambil dalam penelitian ini adalah masih digunakanya erection/lifting menggunakan metode konvensional sehingga terjadi ketidakefektivan waktu pelaksanaan pekerjaan erection/lifting kolom Concrete Filled Steel Tube (CFT). Pada penelitian ini dibandingan efektivitas erection/lifting kolom Concrete Filled Steel Tube (CFT) menggunakan metode konvensional dengan metode Tatekata-ace yang merupakan inovasi dari Takenaka – Total Joint Operation sebagai kontraktor dengan menggunakan simulasi CYCLONE (CYCLic Operation Network).Dari kedua metode tersebut, didapat  hasil  analisis  produktivitas erection kolom Concrete Filled Steel Tube (CFT) menggunakan metode konvensional adalah 0.007879 unit/menit atau 0.472752 unit/jam. Sedangkan analisis produktivitas erection kolom Concrete Filled Steel Tube (CFT) menggunakan metode Tatekata-ace adalah 0.00825 unit/menit atau 0.495473 unit/jam. Metode erection kolom Concrete Filled Steel Tube (CFT) dengan menggunakan Tatekata-ace adalah lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan metode konvensional. Pada metode konvensional akan lebih efektif jika diterapkan pada tipe proyek horizontal sedangkan metode Tatekata-ace akan lebih efektif diterapkan pada tipe proyek vertikal 
IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA KERJA PADA PEKERJAAN INSTALASI VERTICAL DRAIN DAN GEOTEXTILE DI KAWASAN INDUSTRI KENDAL Retna Kristiana
KURVATEK Vol 2 No 2 (2017): November 2017
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v2i2.533

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengetahui nilai risiko potensi bahaya kerja dan level risiko potensi bahaya kerja serta mengetahui potensi bahaya kerja dominan yang menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja pada proyek Instalasi Vertical Drain dan Geotextile di Kawasan industri Kendal. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode HIRA (Hazard Identification and Risk Assesment) dan FTA (Fault Tree Analysis). Hasil dari analisis dengan metode FTA didapat potensi bahaya kerja pada proyek tersebut yang dominan adalah melempar, melompat, memanjat, berlari, bergurau (X5), membetulkan mesin pada keadaan mesin masih berjalan (X11), jalan akses tidak bersih dan tidak rata (X15), membetulkan mesin pada keadaan mesin masih berjalan (X11), jalan akses tidak bersih dan tidak rata (X15), dan lokasi kerja licin (X17) dengan penyebabnya adalah terpeleset, terjatuh, terkena benda tajam (P2) dan menabrak atau tertabraknya pekerja dengan objek yang diam atau bergerak (P6).
DAUR ULANG KARTON BEKAS MENJADI PRODUK BERNILAI Popy Yuliarty; Rini Anggraini; Retna Kristiana
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 9 No 2 (2019): Inovatif Vol. 9 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v9i2.371

Abstract

Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi baru dengan tujuan mencegah adanymencegah adany mencegah adany mencegah adanymencegah adanymencegah adanymencegah adanymencegah adany mencegah adany mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan a sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, polusi dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang baru dengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang baru dengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang baru dengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang baru dengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang barudengan proses pembuatan barang baru dengan proses pembuatan barang baru. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp . Pada kegiatan ini, samp . Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp . Pada kegiatan ini, samp . Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp . Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, samp. Pada kegiatan ini, sampah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas ah difokuskan kepada sampah karton bekas tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain tempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan laintempat nasi (box nasi), bekas susu, pasta gigi dan lain -lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam lain, atau dengan kata lain termasuk dalam jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas.jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. jenis karton duplek dengan ketebalan bebas. Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diEvaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan lakukan lakukan lakukan lakukan lakukan lakukan dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18dengan cara penyebaran kuisiober kepada peserta yang berjumlah 18 orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah orang. Tujuan dari kuisioner ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai ratauntuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan kegiatan. Berdasarkan nilai rata -rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan rata di atas dapat disimpulkan bahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini da bahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini da bahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini da bahwa secara umum, kegiatan ini da bahwa secara umum, kegiatan ini da bahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini da bahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini da bahwa secara umum, kegiatan ini dabahwa secara umum, kegiatan ini dapat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan pat dikatagorikan berhasil, peserta antusias mempelajari dan mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta mempraktekkan materi pelatihan. Namun waktu pelaksanaannya kurang lama sehingga mereka minta selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sul selanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulselanjutnya untuk belajar lagi (pertanyaan nomer 4) karena isi/materi pelatihan dirasa cukup sulit
IDENTIFIKASI PENYEBAB RISIKO KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG TINGGI HUNUIAN (STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN CONDOTEL DAN APARTEMEN BHUVANA RESORT CIAWI, BOGOR) Retna Kristiana; Hermawan Prasetyo
FORUM MEKANIKA Vol 6 No 1 (2017): JURNAL FORUM MEKANIKA
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1260.583 KB) | DOI: 10.33322/forummekanika.v6i1.623

Abstract

The construction project of the building is said to be one of the high-risk projects given the weight of workand the high structures to be built. The possibility of constraints during implementation of the project couldresult from resources that do not fit, the constraints of tools and materials, methods and poor management, aswell as nature and the environment that is difficult predict. Then affects the performance time, causing delaysin construction and project work directly detrimental to the owner of the Project and Konstraktor. InAvoiding the risk of delays, it is necessary to study on the risks of the construction of buildings.By usingquantitative descriptive method, through a questionnaire based on 30 respondents, then the data results of thequestionnaire will be tested instrument using SPSS version 24 and in the analysis based on the PMBOK.Anlisis of the results and findings of the dominant risk in the project Bhuvana Resort Ciawi, then do a riskresponse is based on the advice of experts to address the risks in order to improve the performance time.
Analisis Pengaruh Peran Stakeholders Pada Proyek Kawasan Hunian Berbasis Pendekatan Risiko Retna Kristiana
Jurnal Ilmu Teknik dan Komputer Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek konstruksi merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dibatasi oleh sumber daya dan waktu untuk mencapai hasil konstruksi dengan standar kualitas baik. Pada setiap tahapan proyek tidak terlepas dari berbagai risiko dan ketidak pastian yang mempengaruhi baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Proyek konstruksi tidak selalu berjalan mulus dan seringkali menghadapi masalah yang terkait dengan pengaruh stakeholders. Pada proyek Grand Batavia memiliki banyak stakeholder yang terlibat baik internal maupun eksternal dan bahwa dalam proyek tersebut mengalami penundaan penyelesaian proyek. Peneliti mengambil parameter dalam kinerja waktu dengan dianalisisnya risiko pada stakeholder dalam suatu proyek sehingga waktu proyek dapat tercapai dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko dan langkah atau tindakan yang tepat risiko pada stakeholder berbasis PMBOK 2013 untuk meningkatkan kinerja waktu proyek pada proyek selanjutnya.
ANALISIS PENGARUH PERAN STAKEHOLDERS PADA PROYEK KAWASAN HUNIAN BERBASIS PENDEKATAN RISIKO Retna Kristiana; Ali Sunandar; Sediyanto Sediyanto
Jurnal Ilmu Teknik dan Komputer Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jitkom.v6i1.001

Abstract

Proyek konstruksi merupakan suatu rangkaian kegiatan yang dibatasi oleh sumber daya dan waktu untuk mencapai hasil konstruksi dengan standar kualitas baik. Pada setiap tahapan proyek tidak terlepas dari berbagai risiko dan ketidak pastian yang mempengaruhi baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Proyek konstruksi tidak selalu berjalan mulus dan seringkali menghadapi masalah yang terkait dengan pengaruh stakeholders. Pada proyek Grand Batavia memiliki banyak stakeholder yang terlibat baik internal maupun eksternal dan bahwa dalam proyek tersebut mengalami penundaan penyelesaian proyek. Peneliti mengambil parameter dalam kinerja waktu dengan dianalisisnya risiko pada stakeholder dalam suatu proyek sehingga waktu proyek dapat tercapai dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko dan langkah atau tindakan yang tepat risiko pada stakeholder berbasis PMBOK 2013 untuk meningkatkan kinerja waktu proyek pada proyek selanjutnya. Kata Kunci--- Analisis risiko, stakeholder, kinerja waktu, Proyek Grand Batavia, PMBOK 2013
Komparasi Efektivitas Waktu dan Efisiensi Biaya Antara Metode Konvensional Dan Half Slab Pada Struktur Pelat Retna Kristiana; Jeff Franklyn Sinulingga; Sediyanto Sediyanto; Tyas Wedhasari
IKRAITH-Teknologi Vol 6 No 3 (2022): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 6 No 3 November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v6i3.2311

Abstract

Proyek Pembangunan Puri Village, St.Moritz, Jakarta Barat terletak di Puri Kembangan, Jakarta Barat. Padastruktur pelat lantai menggunakan dua metode pelaksanaan, yaitu metode half slab dan metode konvensional.Penelitian dilakukan dengan metode pengamatan di lapangan dan studi literatur. Dari data-data tersebutdilakukan analisis dengan menggunakan metode RAB dan Barchart. Dari kedua metode tersebut, didapat hasilperbedaan kebutuhan biaya dan waktu yang diperlukan untuk mengerjakan pelat lantai. Pekerjaan pelat lantaimenggunakan metode half slab lebih cepat 6 hari dibandingkan dengan metode konvensional akan tetapi metodehalf slab lebih mahal Rp. 674.340.335,- dari pada metode konvensional.
Manajemen Risiko Proyek dalam Konteks Keselamatan Konstruksi Retna Kristiana; Andreas Wibowo
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 5 - Februari 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor konstruksi memiliki peran vital dalam perekonomian global di berbagai negara. Hal ini dibuktikan oleh industri konstruksi Malaysia yang secara konsisten menyumbang rata-rata 3,8% terhadap PDB selama 30 tahun terakhir, dan mencatat tingkat pertumbuhan yang kuat bahkan di tengah penurunan ekonomi global. Namun, sektor konstruksi secara inheren berisiko tinggi karena padat karya dan memiliki lingkungan kerja yang dinamis serta berpotensi berbahaya. Sektor ini menyumbang 25% hingga 40% dari semua kecelakaan kerja fatal dan tingkat cedera non-fatal yang 71% lebih tinggi dibandingkan dengan industri lain setiap tahun di seluruh dunia. Meskipun terus berkembang, tantangan keselamatan yang ada menunjukkan bahwa masalah ini belum terselesaikan secara fundamental. Terdapat banyak studi yang menyoroti tantangan dalam menerapkan praktik keselamatan di proyek konstruksi. Namun, SLR yang fokus pada implementasi praktis manajemen risiko dalam konteks keselamatan konstruksi masih sangat terbatas. Dalam konteks ini, studi ini bermaksud mengisi kekosongan pengetahuan tersebut dengan melakukan SLR menggunakan protokol PRISMA. Fokusnya adalah pada tiga aspek utama dari implementasi praktis manajemen risiko dalam konteks keselamatan konstruksi untuk meningkatkan kinerja keselamatan kerja konstruksi: penilaian risiko keselamatan konstruksi secara komprehensif, optimasi pengendalian risiko keselamatan konstruksi, dan adaptasi berkelanjutan dalam sistem manajemen risiko keselamatan konstruksi. Studi ini juga merekomendasikan arah penelitian ke depan.