Proyek pembangunan Stadion Equestrian Jakarta menelan anggaran Rp 417 Miliar, biaya tersebut belum termasuk biaya operasional dan pemeliharaan. Disisi lain anggaran BUMD dan APBD cukup berat untuk menutup biaya operasional dan pemeliharaan sehingga dibutuhkan pembiayaan operasional dan pemeliharaan. Salah satu alternatif pembiayaan fase operasional dan pemeliharaan proyek stadion equestrian Jakarta adalah dengan upaya public private partnership. Untuk mensukseskan pembiayaan fase operasional dan pemeliharaan equestrian maka perlu mengidentifikasi risiko-risiko dalam skema public private partnership pada fase operasional dan pemeliharaan, sehingga dampak risiko tersebut dapat diminimalisir. Metode analisis yang digunakan adalah teknik delphi. Teknik delphi adalah metode yang menggabungkan pengetahuan dan pendapat para ahli .
Copyrights © 2020