Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Techno

MODEL GR4J (Ge’nie Rural a’ 4 Parame’tres Journalier) UNTUK MENDUKUNG ANALISIS KETERSEDIAAN AIR DI DAS TAJUM Nur Azizah; Purwanto Bekti Santoso; Mr. Nastain
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 13, No 1 (2012): Techno Volume 13 No 1 April 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.278 KB) | DOI: 10.30595/techno.v13i1.39

Abstract

This study aims to apply the GR4J model as rainfall-runoff modeling in Tajum watershed to get four free parameters obtained from daily rainfall data. In this study, input data is in the form of daily rainfall data and potential evapotranspiration data. The output of calculated discharged is calibrated using observations of daily discharge data. This modeling optimizes four free parameters of the Maximum Capacity of Production Store (X 1), Groundwater Coefficient (X 2), Maximum Capacity of Routing Store (X 3), and Peak Time of Ordinate Unit Hydrograph (X 4). The optimum values of the modeling parameters of GR4J are obtained from the criterion of the smallest discrepancies between calculated and observed data, which are Nash-Sutcliffe Coefficient (NS), the correlation coefficient values and methods of Relative Volume Error (RVE). There are three stages in this modeling, namely: model calibration, model verification and model validation. Model calibration is carried out by using the first five years of data and verification of models uses the second five years of data. Comparisons of GR4J with other two rainfall-runoff models, Mock and SAC-SMA Models, were also carried. Results of this study indicate that GR4J model shows better performance than the Mock models and SAC-SMA models in terms of the criterion evaluated. Keywords: Tajum watershed, water availability, rainfall-runoff, GR4J models
Karakteristik Batako Self Compacting Concrete (SCC) Limbah Ban Bekas untuk Material Dinding Bangunan Ramah Lingkungan Nastain Nastain; Yanuar Haryanto
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 24, No 2 (2023): Techno Volume 24 NO.2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/techno.v24i2.18252

Abstract

Batako merupakan salah satu material alternatif dinding yang murah, kuat, dan mudah dalam pengerjaannya. Tetapi mempunyai kelemahan antara lain berat dan mudah pecah. Penggunaan potongan limbah ban bekas dalam campuran batako diharapkan dapat meningkatkan ketahanan batako, sehingga ringan dan tidak mudah pecah. Metode penelitian dilakukan menggunakan benda uji dinding dengan ukuran batako 34,5 x 12 x 9 cm. Campuran batako antara semen : agregat adalah 1 : 6 dengan mengunakan fas 0,6.  Sedangkan kadar % volume ban bekas divariasi sebesar 50%, 55%, 60%, 65%, 70% dan 75% tehadap volume agregat. Kelecakan campuran ditingkatkan dengan penambahan superplasticizer sebesar 0,5% terhadap berat semen sehingga didapatkan campuan beton SCC. Karakteristik fisik dan mekanik dinding batako diketahui dengan melakukan pengujian berat satuan, kuat tekan, kuat lentur dan kuat geser terhadap benda uji berdasarkan SNI 03-0348-1989, SNI 03-4165-1996 dan SNI 03-4166-1996. Hasil penelitian menunjukan bahwa berat satuan batako SCC adalah sebesar 913,02 kg/m3 sehingga termasuk kategori batako ringan atau menurun 52,9% dibandingkan batako tanpa ban bekas. Sedangkan nilai kuat tekan, kuat lentur dan kuat geser dinding batako akan menurun dengan meningkatnya penambahan kadar ban bekas.