Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUKURAN KINERJA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA X KEBUN KERTOSARI MENGGUNAKAN METODE PERFORMANCE PRISM Gusti Ayu Putu Agung; Andrew Setiawan; Winda Amilia
UNEJ e-Proceeding 2018: Pembangunan Pertanian dan Peran Pendidikan Tinggi Agribisnis: Peluang & Tantangan di Era Indus
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja perusahaan adalah ukuran tingkat keberhasilan dalam mengelola perusahaan sumber daya. Selama ini sistem pengukuran kinerja di PTPN X Kebun Kertosari tidak mewakili kinerja organisasi secara komprehensif dan integratif. Oleh karena itu, pengukuran kinerja perlu dilakukan pada PTPN X Kebun Kertosari menggunakan Performance Prism dan Scoring OMAX untuk meningkatkan kinerja perusahaan secara maksimal. Penelitian ini dilakukan secara bertahap dengan pembobotan untuk mengetahui skala prioritas masing-masing KPI, sistem penilaian dengan metode matriks tujuan (OMAX) dan sistem lampu lalu lintas untuk mengetahui tingkat masing-masing KPI di perusahaan. Dari hasil pengukuran kinerja PTPN X Kebun Kertosari terdapat 3 KPI yang telah sesuai dengan harapan dan 3 KPI yang masih memiliki kinerja yang cukup tetapi perlu dipertimbangkan. Dengan demikian disimpulkan bahwa kinerja PTPN X Kebun Kertosari kurang baik
Aplikasi Pupuk Cair Berbasis Limbah Organik pada Sistem Hidroponik Abdullahil Mubarok; Gibran Aulia Rahman Haryadi; Aini Wafiroh; Fajar Bayu Krisnajati; Yeni Zumrotul Azimah; Nurul Qomariyah; Zaki Mubarok; Salsabila Khairunnisa; Nurul Hidayatul Ummah; Nidya Shara Mahardika; Andrew Setiawan
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v7i1.850

Abstract

Pertanian hidroponik merupakan solusi modern yang efisien dengan memanfaatkan larutan nutrisi sebagai sumber hara utama. Namun, penggunaan AB Mix sebagai nutrisi hidroponik sering terkendala oleh harga yang tinggi dan ketersediaan yang tidak stabil, khususnya bagi petani skala kecil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan pupuk organik cair (POC) berbasis limbah organik hasil dekomposisi maggot Black Soldier Fly (BSF) yang diformulasikan dengan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Jamur Keberuntungan Abadi (JAKABA) sebagai alternatif AB Mix. Program dilaksanakan bersama Kelompok Tani Tirto Bakti II di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, melalui metode pelaksanaan yang meliputi observasi, formulasi dua jenis pupuk alternatif (Formula 1: AB Mix 30% + POC Maggot 60% + JAKABA 5% + PGPR 5%; Formula 2: AB Mix 30% + POC Maggot 65% + JAKABA 2% + PGPR 3%), pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa POC maggot yang dikombinasikan dengan PGPR dan JAKABA memiliki potensi sebagai nutrisi hidroponik yang ekonomis, ramah lingkungan, dan efektif dalam mendukung pertumbuhan tanaman selada keriting, dimana Formula 2 menunjukkan hasil pertumbuhan tinggi tanaman yang mendekati kontrol AB Mix 100% (15,04 cm vs 17,6 cm pada 35 HST) serta mampu mempertahankan kestabilan pH larutan nutrisi pada kisaran netral. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa peningkatan kapasitas petani dalam memproduksi nutrisi hidroponik mandiri, pengurangan biaya produksi hingga 50,7% untuk pembelian AB Mix, serta penguatan kelembagaan kelompok tani. Formulasi POC maggot BSF, PGPR, dan JAKABA berhasil menjadi alternatif pengganti parsial AB Mix yang efektif dan aplikatif, serta memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan limbah organik menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
Optimasi Formula Pewarna Alami Berbasis Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Afkir Hasil Foam-Mat Drying Dengan Metode Simplex Lattice Design (SLD) Andi Eko Wiyono; Winda Amilia; Herlina Herlina; Andrew Setiawan; Ola Riska Aprilia Intan Aghata; Dewi Ayu Savitri
JURNAL REKAYASA DAN MANAJEMEN AGROINDUSTRI Vol 12 No 2 (2024): Juni
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Faculty of Agricultural Technology, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JRMA.2024.v12.i02.p08

Abstract

Inferior red dragon fruit has the potential as a source of natural dye. This research aimed to examined the quality of natural dye powder as a referenced for optimization. To optimized the formula for natural dye powder based on rejected dragon fruit, and to examined the physical and chemical quality of natural dye powder at the optimum formula. The varied ingredients in this research were ascorbic acid and tween 80. The upper and lower limits of use of both ingredients were 3% and 1% for ascorbic acid, as well as 1% and 0.5% for tween 80. The method used laboratory experimental method and quantitative analysis data. The experimental design used in this research was an experiment with the application of the simplex lattice design (SLD) method, so that several formulas were obtained based on the variation of two factors. Results of the observation data were inputted into the Design-Expert version 13 application so that a regression equation is obtained to determine the optimum formula. All data were presented in tables and graphs and analyzed descriptively. The results showed that F5 (ascorbic acid 3%: tween 80 0.5%) was the optimum formula because it had the highest desirability of 0.998 with a water content of 2.15%; total dissolved solids 9.66%; pH 3.766; L 53.71, a 14.20; b 7.39; dissolved time 61.33 seconds; Chroma 16,00; Hue 27.33ᵒ (red), and anthocyanin content 3,37 mg/mL. On exposure to the sun, outdoor and indoor experienced the highest degradation, namely 30.48% and 0.93%, respectively.