Slamet Hargono
Jurusan Teknik Sipil FT. UNDIP Jl. Prof. H. Soedarto SH., Tembalang, Semarang, 50275

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERENCANAAN LONG STORAGE KEMALANG KABUPATEN KLATEN JAWA TENGAH Tony Susanto; Muhammad Idu Zaman Suquti; Sriyana Sriyana; Slamet Hargono
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.408 KB)

Abstract

Irrigation water demand and raw water in Klaten regency is increasing in line with population growth. Raw water needs in Klaten regency have been obtained from well water. For the Government in this case the Department of Water Resources Management (PSDA) seeks to develop new sources of raw water by building Kemalang Long Storage. As the rainy season water reservoir, water reservoir can also be efficiently used in the dry season. Design of long storage Kemalang aims to meet the needs of raw water in three districts Karangnongko, Manisrenggo and Kebonarum and irrigation water to irrigate an area of 322 ha. Based on the mainstay discharge analysis by the method of F.J Mock obtained the discharge mainstay minimum of 125 liters/sec. For the body design of the long storage dam used the flood discharge hydrological data HSS Gamma I method with flood discharge plan 50 years return period amounted 43,432 m3/sec. Kemalang Long Storage reservoir volume is 27.235,10 m3. Long storage is planned to supply raw water at 0,138 m3/sec and irrigation water needs by 23 liters/sec/ha. The planned long storage dam 14,5 m high, with a base elevation ponds +348,00 m, +362,5,00 m dam crest elevation, surveillance 1,5 m high, 6 m wide dam crest, upstream slope of 1:3, 1:2,25 downstream slope. In planning this Kemalang Long Storage used Ogee threshold type spillway width 10 m with a height of 1,5 m and a spillway crest elevation of +359,00 m, using an eject pond flat type III with a length of 9,5 m. This project implementation is scheduled for 24 weeks with a budget plan of Rp.5.166.595.000,00.
EVALUASI DERMAGA PETIKEMAS TANJUNG PRIOK JAKARTA UTARA agung fitra siregar; surya adi kusuma; slamet Hargono; suripin suripin
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKArus petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 8,3% per tahun selama lima tahun terakhir ini. Pada tahun 2017, petikemas yang ditangani sebanyak 1,009 juta TEU's, atau meningkat 33% dari tahun 2016. Untuk itu diperlukan evaluasi kinerja dermaga dalam melayani arus petikemas dan evaluasi struktur dermaga dalam proses bongkar muat di masa depan.Evaluasi kinerja dermaga menggunakan indikator nilai yard occupancy ratio (YOR), utilitas container crane (UCC) dan rubber tyred gantry ratio (URTG). Untuk proyeksi kinerja dermaga menggunakan proyeksi model regresi linier dengan menggunakan data arus barang pada tahun 2001 hingga 2017. Dari proyeksi arus barang akan didapatkan kebutuhan alat untuk bongkar muat dan dievaluasi kemampuan struktur plat, balok, dan tiang pancang dengan pedoman SNI 03-2847-2013.Hasil evaluasi menunjukkan nilai BOR 46,1 % untuk tahun ini sesuai dengan standar yang disarankan UNCTAD yaitu masih berada dibawah 50%. Untuk proyeksi arus petikemas menunjukkan peningkatan setiap tahunnya dan pada tahun 2028 arus petikemas sebesar 1.321.368 TEUs dengan kinerja YOR 70%, UCC 84,50% , dan URTG 94,77% sesuai dengan Keputusan Direktur Jendral Perhubungan dikategorikan kurang baik karena melebihi batas yang telah ditetapkan. Evaluasi struktur menunjukkan tebal plat 350 mm tulangan D19 dengan penulangan dua arah, dimensi balok sebesar 800 x 1000 mm tulangan utama D25 dengan tulangan torsi D16 dan pondasi tiang pancang dimensi 400 mm tulangan D19.
STUDI PERENCANAAN SUBMERGED DAN NON SUBMERGED BREAKWATER UNTUK PENANGANAN ABRASI DI PANTAI MOROSARI DEMAK Zhafarina Hafizha Kautsar; Tubagus Nauval Dzaki; Sriyana Sriyana; Slamet Hargono
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 7, Nomor 4, Tahun 2018
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pantai Morosari, Kevamatan Sayung, Kabupaten Demak adalah salah satu pantai yang mengalami abrasi disetiap tahunnya ditambah dengan penurunan tanah menyebabkan banjir rob, sehingga menenggelamkan pemukiman warga serta ekosistem mangrove. Tujuan studi yaitu mengembalikan daratan pantai yang tenggelam akibat abrasi dengan merencanakan bangunan pelindung pantai. Perencanaan bangunan pelindung pantai berupa bangunan submerged dan non submerged breakwater yang ditempatkan rangkap sejajar pada dua lokasi, yaitu dari arah barat laut garis pantai sebagai lokasi 1 dan dari arah barat daya garis pantai sebagai lokasi 2. Simulasi terhadap tinggi gelombang dan periode gelombang maksimum menggunakan program MIKE21, menunjukkan bahwa reduksi gelombang oleh submerged breakwater sebesar 80% sedangkan submerged breakwater sebesar 66,67%. Simulasi perubahan garis pantai menunjukkan kemajuan garis pantai sejauh +100m. Simulasi terhadap deformasi tanah pada dasar bangunan menunjukkan deformasi tanah terbesar setelah pembangunan adalah 31,41 mm. Penentuan kedalaman cerucuk bambu pada bangunan pelindung pantai menggunakan program FoundationProV1 menghasilkan kedalaman cerucuk 20m untuk non submerged breakwater dan 12m untuk submerged breakwater. Hasil perhitungan dimensi menunjukkan konstruksi pada Lokasi 1 akan mempunyai cost yang relatif jauh lebih besar dibandingkan Lokasi 2, namun efektivitas dalam melindungi wilayah pantai pada Lokasi1 lebih baik dibandingkan Lokasi2