Rebriarina Hapsari
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH CUCI TANGAN TERHADAP PENURUNAN JUMLAH BAKTERI PADA HOSPITAL PERSONNEL DI RS NASIONAL DIPONEGORO Yesita Novia Hertina; Endang Sri Lestari; Rebriarina Hapsari
DIPONEGORO MEDICAL JOURNAL (JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO) Vol 8, No 2 (2019): JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University, Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.899 KB) | DOI: 10.14710/dmj.v8i2.23833

Abstract

Latar belakang : Infeksi nosokomial merupakan infeksi yang didapatkan oleh seseorang saat berada maupun setelah kembali dari rumah sakit dan dapat terjadi pada petugas kesehatan maupun pasien. Cuci tangan merupakan cara yang sederhana untuk mencegah transmisi infeksi nosokomial dengan mereduksi jumlah bakteri pada tangan. Penurunan jumlah bakteri dipengaruhi oleh agen cuci tangan dan prosedur cuci tangan yang dilakukan. Tujuan : Menghitung perbedaan jumlah bakteri sebelum dan sesudah cuci tangan menggunakan hand rub pada tenaga kesehatan di RS Nasional Diponegoro. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subyek penelitian terdiri dari 54 tenaga kesehatan RS Nasional Diponegoro Semarang dengan mengambil swab kulit telapak tangan menggunakan kapas lidi steril, di kultur pada media nutrient agar selama 18 sampai 24 jam, kemudian dihitung koloni bakteri yang tumbuh pada media dan dianalisis perbedaannya. Hasil : Terdapat penurunan jumlah bakteri sebelum dan sesudah mencuci tangan menggunakan hand rub pada 52 subyek dan 2 subyek mengalami peningkatan jumlah bakteri. Penurunan jumlah bakteri dengan uji Wilcoxon Signed-rank Test memiliki nilai p=0,000. Faktor pekerjaan, jenis kelamin, training PPI dasar, merek hand rub dan tanggal kadaluwarsa diuji dengan Kruskal-Wallis test dan Mann-Whitney U test dengan hasil yang tidak bermakna (p>0,05). Kesimpulan : Terdapat penurunan jumlah bakteri yang bermakna antara sebelum dan sesudah cuci tangan menggunakan hand rub yang ternyata efektif untuk mengurangi jumlah bakteri pada tangan tenaga kesehatan di RS Nasional Diponegoro. Faktor pekerjaan, training PPI dasar, jenis kelamin, merek dan tanggal kadaluwarsa hand rub tidak berpengaruh terhadap selisih bakteri.Kata Kunci : hand rub, tenaga kesehatan, jumlah bakteri, infeksi nosokomial
Effect of Immersion Time in Sweet Orange and Tangerine Peel Juice on Teeth Whitening (In Vitro Study) Putri Febiana Puspitaningrum; Rebriarina Hapsari; Indah Lestari Vidyahayati
Journal of Indonesian Dental Association Vol. 7 No. 2 (2024): October
Publisher : Indonesian Dental Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32793/jida.v7i2.1079

Abstract

Introduction: Tooth discoloration is an aesthetic problem that greatly affects appearance. The use of chemicals to treat tooth discoloration requires high cost and can cause tooth hipersensitivity. Sweet orange peel and tangerine peel contain organic acids and d-limonene which have the potential to be alternative bleaching agents. Objective: To determine the effect of immersion time in sweet orange peel juice (Citrus sinensis (L.) Osbeck) and tangerine peel juice (Citrus reticulata Blanco) on teeth whitening. Methods: This research was an experimental in vitro study using 30 post-extraction maxillary first premolars divided into 3 groups. Group 1 was soaked in sweet orange peel juice, group 2 was soaked in tangerine peel juice, and group 3 (negative control) was soaked in distilled water. Samples were soaked in coffee solution for 7 days and then soaked according to groups for 1 hour, 3 hours, and 5 hours. Color changes were observed with blinding method using the VITAPAN classical shade guide. Data were analyzed using Wilcoxon Sign Rank Test and Kruskal Wallis Test. Results: Sweet orange peel juice, tangerine peel juice, and distilled water showed significant differences in the observed values ​​(p<0.05) after 1 hour, 3 hours, and 5 hours of immersion. The biggest difference on the observed value was obtained after 5 hours of immersion in sweet orange peel juice and tangerine peel juice. Based on the Kruskal Wallis test and the Post Hoc Test, there are no significant differences on the average value of tooth color observations (p>0.05) between sweet orange peel juice and tangerine peel juice after 1 hour, 3 hours, and 5 hours of immersion. Conclusion: The longer the immersion time in sweet orange peel juice and tangerine peel juice, the greater the effect of teeth whitening.