Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Discourse Multy Reprecentacy dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Kelas X SMA Negeri 15 Bone Jusman; Andi Hajar; Fitria Majid
Journal of Mandalika Literature Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v5i3.3523

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Siswa Kelas X SMA Negeri 15 Bone dengan menerapkan model pembelajaran Discourse Multy Reprecentacy. Subjek penelitian sebanyak 34 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pada setiap akhir siklus sesuai dengan materi yang diajarkan. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian awal di temukan bahwa, pada tes awal terdapat sebanyak 14 orang siswa atau sekitar 30% yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) dari jumlah keseluruhan siswa sebanyak 34 orang.Penerapan siklus I terdapat 16 orang siswa yang hasil belajarnya menunjukkan kategori tidak tuntas dengan jumlah persentase sebesar 30% dan 18 orang siswa yang hasil belajarnya berada dalam ketegori tuntas dengan persentase sebesar 70%. Sementara di siklus II terdapat 6 orang siswa yang hasil belajarnya berada didalam kategori tidak tuntas dengan persentase sebesar 15% dan 28 orang siswa yang hasil belajarnya masuk dalam kategori tuntas dengan jumlah persentase sebesar 85% dan siklus III siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) terdapat 34 orang siswa, jika di persentasekan sebesar 100%. Maka dapat disimpulkan dari data yang di dapatkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Siswa Kelas X.6 SMA Negeri 15 Bone mengalami peningkatan setelah dilaksanakan proses belajar mengajar dengan menerapkan model pembelajaran discourse multy reprecentacy (DMR).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEREMPUAN BERSTATUS MENIKAH UNTUK BEKERJA (STUDI KASUS KOTA SEMARANG) Fitria Majid; Herniwati Retno Handayani
Diponegoro Journal of Economics Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.45 KB) | DOI: 10.14710/djoe.410

Abstract

ABSTRACT Women want to actualize themselves in development by doing their transition role as labors who participate actively in making living. However, the domestic roles of married women such as  taking care of children and housework, causes the decision of married women whether working or no becomes more complex. In addition, the number of women Labor Force Participation Rate in Semarang is still not optimal, which is only about 52%-56%. It means, there is 44% - 48% that hasn’t been optimalized in labor market. Semarang city, the capital of Central Java Province, has geo-strategic location and the highest number of Regional Minimum Wage among 35 other regencies/cities in Central Java, so it attracts people to work in Semarang. The dependent variable of this research was married women decision to work. The independent variables were education leve, husband income level, and family size. In determining research location, this research uses “multistage sampling” method, and the collected data will be analyzed with “Binary Logistic Regression” model. The result of this research shows that the three independent variables used (education, husband income level, and family size) influence positively and significantly on married women decisions to work.
KAJIAN KETERKAITAN TINGKAT KEKRITISAN DAERAH RESAPAN AIR TERHADAP KEJADIAN BANJIR DI KOTA BALIKPAPAN Putra, Doni Prakasa Eka; Zam, Esa Pradindra Fassa Zaini Zam; Fitrianita, Dessy; Putra, Alih Janu; Majid, Fitria; Sigit, Arief Bandoro
Jurnal Geosaintek Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25023659.v12i2.9064

Abstract

Kota Balikpapan merupakan salah satu wilayah dengan tingkat urbanisasi tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur. Perkembangan pesat kawasan terbangun di kota ini menyebabkan berkurangnya daerah resapan air yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan hidrologi. Penurunan kemampuan lahan dalam meresapkan air hujan berkontribusi terhadap kejadian banjir dengan total 88 kasus tercatat pada periode 2019–2024 di Kota Balikpapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi zona tingkat kekritisan daerah resapan air dan menganalisis keterkaitannya dengan kejadian banjir. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan empat parameter berupa tata guna lahan, laju infiltrasi, kemiringan lereng, dan kedalaman muka air tanah. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kota Balikpapan didominasi oleh tingkat kekritisan baik. Validasi lapangan menunjukkan adanya keterkaitan antara tingkat kekritisan daerah resapan air dengan wilayah bahaya banjir. Kajian ini dapat menjadi dasar dalam perencanaan tata ruang dan strategi mitigasi banjir berkelanjutan di Kota Balikpapan.