Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Front Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 12 No. 2 Agustus 2017 Farika Tono Putri
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 2 (2017): Volume 12, Nomor 2, Agustus 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.149 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v12i2.1622

Abstract

Front Matter Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 12 No. 1 April 2017 Farika Tono Putri
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 12, No 1 (2017): Volume 12, Nomor 1, April 2017
Publisher : Jurusan Teknik Mesin - Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.992 KB) | DOI: 10.32497/jrm.v12i1.1623

Abstract

Desain Opacity Meter dengan Image Processing Berdasarkan Risk Based Measurement Argi Ananda Wardana; Diky Eryanto; Farika Tono Putri; Ragil Tri Indrawati; Saifudin Saifudin; Suroto Munahar
Borobudur Engineering Review Vol 2 No 1 (2022): Industrial Engineering and Emission Control
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/benr.6936

Abstract

Gas buang mesin diesel merupakan salah satu penyebab terjadinya pemanasan global. Kandungan gas buang ini diantarnya opacity yang berasal dari polutan warna hitam. Unsur karbon dari pembakaran mesin diesel yang ada dalam opacity sangat berbahaya bagi lingkungan. Untuk itu, opacity hasil pembakaran mesin diesel perlu dikendalikan. Metode pengendalian ini diantaranya dengan melakukan pengukuran gas buang menggunakan opacity meter test bench. Harga sangat mahal, tidak praktis dan memerlukan tempat khusus merupakan kelemahan dari opacity meter test bench. Oleh karena itu, Penelitian ini mengusulkan pengembangan opacity meter berdasarkan digital image processing. Kelebihan alat yang dikembangkan memiliki harga cukup terjangkau, praktis dan proses pengolahan dapat dilakukan secara online. Alat ini bekerja berdasarkan perbedaan warna pada gas buang. Kamera menangkap warna gas buang disimpan dalam file jpg. File jpg selanjutnya dikonvert dalam data digital RGB (Red Green Blue). Selain merubah data digital, penelitian ini merancang program yang dapat bekerja dalam komputer. Opacity meter test bench dapat untuk memvalidasi program yang dirancang. Alat yang dikembangkan diuji pada kendaraan micro bus dan pick up. Hasil uji opacity pada kendaraan micro bus memiliki opacity sebesar 19,9% dan nilai RGB (217, 224, 246). Pada saat yang sama, Uji opacity pada kendaraan pick up menghasilkan opacity 20,9% dan nilai RGB (193, 214, 215). Validasi dengan opacity meter test bench terbaca kurang dari 5%. Untuk itu, Desain opacity meter dengan image processing yang telah dibuat sudah dapat beroperasi dan dapat dikembangkan pada penelitian selanjutnya.
Analisis Dampak Penambahan Filler Abu Sekam Padi Pada Komposit Polipropilena Berpenguat Serat Rami Terhadap Ketangguhan Impak Michael Yossia Gultom; Sri Hastuti , S.T., M.T. IPP.; Faiz Listyanda; Xander Salahudin; Eko Saputra; Wahyu Isti Nugroho; Farika Tono Putri; Ragil Tri Indrawati
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 4 No 1 (2026): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2026.4.1.19799

Abstract

Plastik telah berkembang menjadi material utama pengganti kayu, logam, dan bahan konvensional lainnya, termasuk pada industri otomotif, karena memiliki kekuatan yang cukup baik, organisme, ketahanan terhadap korosi dan bahan kimia, serta biaya produksi yang relatif ekonomis. Namun, peningkatan penggunaan berkontribusi terhadap akumulasi limbah plastik yang membahayakan lingkungan. Salah satu solusi yang dikaji adalah pengembangan komposit berbasis serat alam dengan penambahan filler abu sekam padi (ASP). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi abu sekam padi (ASP) terhadap sifat mekanik komposit serat rami bermatriks polipropilena (PP) yang diproduksi menggunakan metode hot press . Pengujian dan analisis sifat mekanik dilakukan melalui uji impak ASTM D5942 dan analisis foto makro permukaan patahan. Hasil menunjukkan komposisi optimum pada 5% ASP, 85% PP, dan 10% serat rami dengan energi serap 0,79 J dan ketangguhan 0,024 J/mm². Pengamatan makro menampilkan mekanisme dominasi fiber pull-out dan adanya beberapa void , yang menunjukkan penyerapan energi melalui pelepasan serat dan menginfeksi antarmuka sehingga retakan tidak berkembang secara signifikan.
Optimizing curing parameters to enhanced the compressive strength and toughness properties of Resin-Coated Sand (RCS) in foundry applications Ampala Khoryanton; Sri Harmanto; Ahmad Mamba’udin; Abdul Syukur Alfauzi; Hery Tristijanto; Zaenal Abidin; Padang Yanuar; Farika Tono Putri; Wahyu Isti Nugroho; Timotius Anggit Kristiawan; Friska Ayu Fitriani Sugiono; Iman Mujiarto; Elfrida Rizky Riadini; Yuris Bahadur Wirawan
Jurnal Polimesin Vol 23, No 2 (2025): April
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v23i2.6124

Abstract

Conventional heating methods remain prevalent among small and medium-sized enterprises (SMEs) for aluminum mold thermal regulation during resin-coated sand (RCS) core production. Inconsistent thermal regulation significantly alters the characteristics of resin-coated sand cores. This study aims to investigate the effect of curing parameters on the compressive strength and toughness of the resin-coated sand. The RCS specimens were prepared using an aluminum mold that underwent controlled thermal treatment in an electrical furnace. The thermal treatment is performed by processing specimens across a curing temperature range of 200-300°C and varying curing time from 3 to 15 minutes. HDPE polymer was proposed as the RCS binder. Compressive and impact tests were carried out to determine the characteristics of resin-coated sand. The results showed a non-linear relationship between curing parameters and mechanical properties. Although moderate curing time and higher temperatures initially improve compressive strength and toughness, exceeding optimal thresholds leads to the degradation of these mechanical characteristics. The highest mechanical properties (compressive strength = 38.4 MPa, toughness = 0.43 MPa) are achieved through a curing temperature of 250°C and a curing time of 9 minutes. This study provides valuable insights into determining the optimal parameters for processing resin-coated sand cores or molds with superior compressive and toughness properties.
PENERAPAN DAUR ULANG (RECYCLE) PASIR SILIKA DALAM PROSES PEMBUATAN CETAKAN PASIR UNTUK MENEKAN BIAYA PRODUKSI DI CV. RAM TEGAL Padang Yanuar; Ampala Khoryanton; yuris wirawan; Hery Tristijanto; Timotius Anggit Kristiawan; Farika Tono Putri; Abdul Syukur Alfauzi; Sri Harmanto; Wahyu Isti Nugroho; Zaenal Abidin; Friska Ayu Fitrianti Sugiono; Elfrida Rizky Riadini; Iman Mujiarto; Ahmad Mamba'udin; Evan Bagas Satya; Anoeng Prasetyo; Tegar Aprilio Mahendra
ABDIMAS UNWAHAS Vol. 11 No. 1 (2026): Abdimas Unwahas
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v11i1.15346

Abstract

Objek yang menjadi mitra kegiatan pengabdian adalah CV. Rejeki Abadi Machinery (CV RAM) yang bergerak di bidang pengecoran logam. Dalam proses produksinya, perusahaan menggunakan pasir silika sebagai bahan utama dalam pembuatan cetakan untuk komponen pompa. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah belum dimanfaatkannya limbah dari proses pengecoran di CV.RAM khususnya pasir silica, sehingga biaya produksi menjadi tinggi. Solusi yang diberikan adalah pasir silica setelah digunakan direcycle sehingga dapat menekan biaya produksi. Metode yang akan dipakai untuk pelaksanaan rencana tersebut yaitu: tahapan perencanaan, pelaksanaan program dan pendampingan sampai evaluasi kegiatan mitra. Hasil pengabdian yang dilakukan dengan teknologi tepat guna berupa mesin pengayak pasir yaitu kebutuhan pasir silika baru mencapai 25 ton per bulan, berkurang menjadi 16 ton per bulan setelah alat diterapkan. Hal ini menunjukkan efisiensi penggunaan pasir silika daur ulang sebesar 9 ton per bulan. Meskipun harga pasir silika tetap Rp. 800.000,- per ton, total biaya pembelian menurun dari Rp. 20.000.000,- menjadi Rp. 12.800.000,- per bulan, sehingga penghematan biaya perbulan dapat dicapai sebesar Rp. 7.200.000,- atau 36% dari total biaya sebelumnya.