Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : BANGUN REKAPRIMA

PENERAPAN IPTEKS LAS LITRIK DENGAN PENYAMBUNGAN LOGAM UNTUK KEBUTUHAN RUMAH TANGGA BAGI REMAJA PUTUS SEKOLAH DAN PEKERJA BANGUNAN Ukiman Ukiman; Dadiyono Amat Pawiro; Imam Nurhadi; Suwarto Suwarto; Suroso Suroso; Yusetyowati Yusetyowati
Bangun Rekaprima Vol 6, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.133 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v6i1.1931

Abstract

Penduduk umr 18 tahun sampai dengan 24 tahun di kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang kebanyakan  mata pencahariannya masih dalam ketidak pastian., misalnya  bekerja berpindah pindah di mana yang dapat menghasilkan. Mereka tidak mempunya profesi keahlian tertentu. Dengan kondisi tersebut, maka dapat diasumsikan  bahwa masih adnya pengangguran terutama pada remaja putus sekolah.. Banyak bermunculan usaha –usaha pengelasan ,tetapi yang menjadi permasalahan adalah pekerja las listrik  yang digunakan masih didatangkan dari luar Rembang. Sehingga hal ini kurang efektif dan tidak efisien untuk pengusaha, karena pengusaha  harus menyediakan tempat tinggal untuk pekerja. Dengan harapan pengusaha-pengusaha las listrik tidak kesulitan mecari pekerja , dan kelangkaan tenaga las listrik dapat teratasi dan dapat menekan biaya pengeluaran, serta dapat menyejahterakan masyarakat kalangan bawah yang ada didaerah Rembang dan sekitarnya maka tim pengabdiaan masyarakat Politeknik Negeri Semarang mengadakan kegiatan ini. Metode yang digunakan adalah pelatihan  yang meliputi  tentang teknik dasar las listrik serta pemotongan menjadi benda jadi sepeti teralis,pintu, daun jendela, rangka atap dan lain sebagainya.
Analisis Kuantitas Dan Kontinuitas Sistem Penyediaan Air Bersih Pada Kawasan Graha Candi Golf Semarang Wasino Wasino; Parhadi Parhadi; Suwarto Suwarto; Triwardaya Triwardaya; Royswan Isgandhi; Yustinus Eka Wiyana
Bangun Rekaprima Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.442 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v5i2.1577

Abstract

Graha Candi Golf adalah kawasan perumahan yang dikembangkan oleh PT.Candi Golf Boulevard sejak Tahun 1997, saat ini menguasai lahan lebih dari 360 hektar. Dari lahan seluas itu, 40 hektar digunakan untuk lapangan golf, dan 40 hektar untuk pembangunan sektor 1 dengan jumlah rumah 300 unit. Pembangunannya sudah diselesaikan akhir tahun 2007, selanjutnya tahun 2008 dikembangkan Golf Residen sektor 2, yang menempati lahan seluas 30 hektar, dengan jumlah rumah sebanyak 300 unit. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih pada kawasan tersebut pengembang memanfaatkan air sungai sebagai air baku, yang dilengkapi Instalasi Penjernihan Air (IPA). Selanjutnya air hasil pengolahan dialirkan melalui sistem perpipaan sampai ke rumah. Tujuan penelitian ini adalah melakukan kajian kuantitas dan kontinuitas dari sistem penyediaan air bersih di kawasan Graha Candi Golf. Adapun metode penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data- data priper berupa peta daerah pelayanan, dan jumlah penduduk. Selanjutnya melakukan analisis pendistribusian air bersih dengan menggunakan program EPANET versi 2.0. Program EPANET merupakan program computer (EPA–software) dengan tampilan windows yang dapat melakukan simulasi periode tunggal atau majemuk dari perilaku hidrolis dan kualitas air pada jaringan pipa bertekanan. Dengan analisis simulasi yaitu melacak aliran air (flow) pada pipa dan tekanan (pressure )di setiap titik (node). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pemakaian air penuh (Q peak) Pada pemakaian air penuh (Q peak), kinerja sistem jaringan air bersih di Graha Candi Golf ditunjukkan melalui output Epanet versi 2, yaitu 42,47% kecepatan pada links <0,3 m/detil, dan 6,79% tekanan pada node <10 m sehingga belum bisa memenuhi aspek kuantitas dan kontinuitas. Sedangkan pada pemakaian air tidak penuh (Q 50%), adalah 24,57% kecepatan pada lings <0,3 m/detik, dan , 0,98% tekanan pada node <10 m. Pada kondisi tersebut aspek kuantitas dan kontinuitas juga belum bisa dipenuhi.