Andi Asmawati
Bagian Farmasi STIKES Pelamonia Kesdam VII Wirabuana, Makassar

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Media Farmasi

ANALISIS KANDUNGAN MERKURI (Hg) PADA SEDIAAN KRIM PEMUTIH YANG BEREDAR DI PASARAN KOTA MAKASSAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Ririn Muliana; Andi Asmawati; Dedy Ma’ruf
Media Farmasi XXX Vol 14, No 2 (2018): Media Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1181.007 KB) | DOI: 10.32382/mf.v14i2.592

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis kadar merkuri (Hg) dalam sediaan krim pemutih yang beredar di pasaran Kota Makassar dengan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar merkuri (Hg) dalam sediaan krim pemutih yang beredar di pasaran kota Makassar dan bagaimana keamanan sediaan krim pemutih yang sesuai dengan PERMENKES dan Badan POM. Dalam penelitian ini menggunakan lima sampel krim pemutih yang diambil dari beberapa pasar di kota Makassar yang diperoleh secara acak. Pengukuran kadar merkuri dalam sampel menggunakan spektrofotometer serapan atom pada panjang gelombang 253,7 nm, sampel dilarutkan dengan cara dekstruksi basah untuk menghilangkan zat-zat organiknya sebelum dilakukan analisis. Hasil penelitian menunjukkan adanya logam merkuri (Hg) yang terkandung dalam krim pemutih dengan kadar masing-masing adalah sampel 1 yaitu 5, 98 ug/g sampel 2 yaitu 717,49 ug/g, sampel 3 yaitu 4362,9 ug/g, sampel 4 yaitu 17,41 ug/g dan sampel 5 yaitu 0,93 ug/g. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya logam merkuri (Hg) yang terkandung dalam sampel menandakan bahwa krim pemutih yang digunakan sebagai sampel penelitian ini tidak aman untuk digunakan sebagaimana tercantum dalam PERMENKES tahun 1998 dan Keputusan Badan POM tentang kosmetik. Kata kunci : Merkuri, Krim Pemutih, Spektrofotometri Serapan Atom (SSA)
KANDUNGAN RHODAMIN B PADA SEDIAAN LIP TINT YANG DIGUNAKAN MAHASISWI STIKES PELAMONIA A Asmawati; Desi Reski Fajar; Tuti Alawiyah
Media Farmasi XXX Vol 15, No 2 (2019): MEDIA FARMASI
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.927 KB) | DOI: 10.32382/mf.v15i2.1122

Abstract

Rhodamine B is a synthetic dye used for coloring paper, textiles, or inks. However, it irritates the respiratory tract, apart from being carcinogenic. In high concentrations, Rhodamine B might lead to liver damage. The purpose of this study is to determine the presence of rhodamine B content in lip tint used by female students of the Institute of Health Science Pelamonia.  The study uses a thin layer chromatography and UV-Vis spectrophotometry methods. The qualitative analysis of rhodamine B was carried out by thin-layer chromatography (TLC) using eluent ethyl acetate, n-butanol, and ammonia (55:20:25) which produces pink stains in case it is viewed visually and yellow fluorescence under UV light 254 nm. Importantly, quantitative analysis was performed by determining the levels of UV-Vis spectrophotometry with a wavelength of 545 nm. There are four samples analyzed with codes A1, A2, A3, and A4. The results showed that from the qualitative analysis using the thin layer chromatography method, there were two samples containing rhodamine B, including A2 and A4 codes.  Also, the rhodamine B levels in the sample examined with A2 were 34.0 mg/kg and 41 9 mg/kg for A4.Keywords: Lip Tint, Rhodamin B, Thin Layer Chromatography, UV-Vis SpectrophotometryRhodamin B merupakan pewarna sintesis yang biasa digunakan untuk pewarna kertas, tekstil maupun tinta. Rhodamin B dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan dan merupakan karsinogenik,rhodamin B dalam konsentrasi yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada kandungan rhodamin B pada sediaan lip tint yang digunakan mahasiswi STIKES Pelamonia dengan menggunakan metode kromatografi lapis tipis dan berapa kadar kandungan rhodamin B pada sediaan lip tint yang digunakan mahasiswi STIKES Pelamonia dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Analisis kualitatif rhodamin B dilakukan dengan metode kromatografi lapis tipis (KLT) dengan menggunakan eluen etil asetat, n-butanol, amoniak (55:20:25) yang menghasilkan noda berwarna merah muda jika dilihat secara visual dan memberikan fluoresensi kuning jika dilihat dibawah sinar UV 254 nm. Analisis kuantitatif dilakukan dengan menentukan kadar pada spektrofotometri UV-Vis dengan panjang gelombang 545 nm. Terdapat empat sampel yang dianalisis dengan kode sampel A1, A2, A3, dan A4. Hasil menunjukkan bahwa dari analisis kualitatif menggunakan metode kromatografi lapis tipis terdapat dua sampel yang mengandung rhodamin B yaitu sampel dengan kode A2 dan A4, kadar rhodamin B pada sampel yang diperiksa dengan kode A2 sebesar 34,0 mg/kg dan untuk sampel kode A4 sebesar 41,9 mg/kg.Kata Kunci:  Lip Tint, Rhodamin B, Kromatografi Lapis Tipis, Spektrofotometri UV-Vis
KANDUNGAN SERAT BUAH NIPAH (Nypa fruticans Wurmb) DAN POTENSINYA DALAM MENGIKAT KOLESTEROL SECARA IN VITRO Taufiq Dalming; Aliyah Aliyah; Mufidah Mufidah; Veronica Margareth D; Andi Asmawati
Media Farmasi XXX Vol 14, No 1 (2018): Media Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.555 KB) | DOI: 10.32382/mf.v14i1.149

Abstract

Nypa fruticans Wurmb merupakan tumbuhan yang banyak terdapat di Indonesia dan buahnya diketahui mengandung karbohidrat dan dapat dikembangkan sebagai sumber pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar serat dalam buah nipah dan kemampuannya dalam mengikat kolesterol secara in vitro. Buah nipah yang diperoleh dari Kabupaten Barru diambil daging buahnya kemudian diolah menjadi tepung dan dianalisis. Analisis kandungan serat dilakukan dengan menggunakan metode Van Soest dan uji pengikatan kolesterol dilakukan dengan metode Liebermann-Burchard terhadap larutan kolesterol sebelum dan sesudah ditambahkan buah nipah sebanyak 10 mg, 30 mg, 50 mg. Hasil penelitian ini menunjukkan kadar serat  46,18%. Uji pengikatan kolesterol menunjukkan bahwa buah nipah dengan bobot 10, 30, dan 50 mg secara berturut-turut mampu mengikat kolesterol sebanyak 8,17%, 36,12%, dan 52,03%. Disimpulkan buah nipah dapat mengikat kolesterol.