Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI FLASH ASAM BASA DENGAN METODE HANNAFIN DAN PECK Andi Asmawati; Taufiq Dalming
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 10, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v10i2.6907

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh media animasi flash materi konsep asam basa yang valid, praktis dan efektif. Penelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan Hannafin dan Peck dengan prosedur penelitian yaitu (1) analisis kebutuhan, (2) desain (3) pengembangan/implementasi. Subjek uji coba pada penelitian ini yaitu mahasiswa tingkat I  DIII Farmasi Stikes Pelamonia yang berjumlah 23 mahasiswa.  Pengumpulan data dengan menggunakan angket, lembar wawancara, lembar validasi, lembar observasi, dan dokumentasi untuk mengetahui penilaian validator, dosen, dan mahasiswa  terhadap media, dan untuk mengetahui kebutuhan dalam pengembangan media. Media pembelajaran animasi flash materi konsep asam basa yang telah dikembangkan masuk pada kategori valid dengan rata-rata aspek 4,5, praktis dan efektif. Kepraktisan yangdinilai dari keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media masuk pada kategori terlaksana seluruhnya. Keefektifan diukur dari hasil belajar yang menunjukkan 82% dari 23 mahasiswa sudah tuntas, 96% mahasiswa  memberikan respon positif dan tanggapan guru terhadap media masuk kategori baik. Dari hasil kevalidan, kepraktisan dan keefektifan menunjukkan bahwa media layak untuk digunakan.
Pembekalan mental dan keterampilan pembuatan sabun padat pada anak binaan Panti Asuhan dan Tahfidz Amanah Kaharu Sudiang Taufiq Dalming; Dedy Ma`ruf
INDRA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.231 KB) | DOI: 10.29303/indra.v2i1.46

Abstract

Soul provision and skills of making Solid soap for the children assisted by the orphanage and tahfidz amanah Kaharu Sudiang are alternative activities in the context of strengthening the Islamic personality and provision of independence. Activities carried out in the form of demonstrations of making solid soap, mentoring, and watching movies together. The activity received good responses from the assisted children and participated in the activity enthusiastically. This activity became the starting point for similar activities with other themes.
ESCHERICHIA COLI PADA CINCAU HITAM DI PASAR KATANGKA KOTA MAKASSAR Dedy Maruf; Taufiq Dalming; Ifnur Ayu Fatimah Dinar
Media Farmasi XXX Vol 15, No 2 (2019): MEDIA FARMASI
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.376 KB) | DOI: 10.32382/mf.v15i2.1062

Abstract

Escherichia coli has the potential to be pathological for the body in certain levels. For instance, it easily grows Black Grass Jelly. The purpose of this study was to determine the contamination of Eschericia coli sold in the Katangka market in Makassar. Grass jelly was extracted in concentrations 10-1 10-2 10-3 and tested on lactose broth (LB) media, followed by affirmation on Eosin Methylene Blue Agar (EMBA) media. The results showed that the growth of Escherichia coli on the test media, and therefore, the Grass jelly samples in the Katangka market are contaminated with Escherichia coli bacteria.Keywords: Escherichia coli, Black Grass Jelly, Katangka Market.Escherichia coli dalam kadar tertentu dapat bersifat patologis bagi tubuh, salah satu media yang mudah ditumbuhi oleh Escherichia coli adalah Cincau Hitam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui cemaran Escherichia coli yang dijual di pasar katangka kota Makassar. Penelitian dengan metode observasi terhadap cincau yang diperoleh dari pasar katangka kota Makassar. Cincau di ekstrak pada konsetrasi 10-1 10-2 10-3 dan diuji pada media lactose broth (LB), dilanjutkan dengan penegasan pada media Eosin Methylen Blue Agar (EMBA), hasil penelitian menunjukan adanya pertumbuhan Escherichia coli pada media uji sehingga dapat diisimpulkan Sampel cincau yang ada di pasar katangka tercemar bakteri Escherichia coli.Kata kunci : Escherichia coli, Cincau Hitam, Pasar Katangka.
KANDUNGAN SERAT BUAH NIPAH (Nypa fruticans Wurmb) DAN POTENSINYA DALAM MENGIKAT KOLESTEROL SECARA IN VITRO Taufiq Dalming; Aliyah Aliyah; Mufidah Mufidah; Veronica Margareth D; Andi Asmawati
Media Farmasi XXX Vol 14, No 1 (2018): Media Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.555 KB) | DOI: 10.32382/mf.v14i1.149

Abstract

Nypa fruticans Wurmb merupakan tumbuhan yang banyak terdapat di Indonesia dan buahnya diketahui mengandung karbohidrat dan dapat dikembangkan sebagai sumber pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar serat dalam buah nipah dan kemampuannya dalam mengikat kolesterol secara in vitro. Buah nipah yang diperoleh dari Kabupaten Barru diambil daging buahnya kemudian diolah menjadi tepung dan dianalisis. Analisis kandungan serat dilakukan dengan menggunakan metode Van Soest dan uji pengikatan kolesterol dilakukan dengan metode Liebermann-Burchard terhadap larutan kolesterol sebelum dan sesudah ditambahkan buah nipah sebanyak 10 mg, 30 mg, 50 mg. Hasil penelitian ini menunjukkan kadar serat  46,18%. Uji pengikatan kolesterol menunjukkan bahwa buah nipah dengan bobot 10, 30, dan 50 mg secara berturut-turut mampu mengikat kolesterol sebanyak 8,17%, 36,12%, dan 52,03%. Disimpulkan buah nipah dapat mengikat kolesterol.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN TAMMATE (Lannea coromandelica) TERHADAP BAKTERI Propionilbacterium acnes DAN Escherichia coli Taufiq Dalming; abdul karim; nurlaela nurlaela
Media Farmasi XXX Vol 14, No 2 (2018): Media Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1225.555 KB) | DOI: 10.32382/mf.v14i2.598

Abstract

 ABSTRAKTelah dilakukan penelitian Uji daya hambat ekstrak daun tammate (Lannea Coromandelica) terhadap bakteri Propionilbacterium Acnes dan Escherichia Coli. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium yang bertujuan untuk mengetahui aktivitas daya hambat antibakteri ekstrak etanol 70% daun tammate (Lannea Coromandelica) terhadap bakteri Propionilbacterium Acnes dan Escherichia Coli. Pengujian dilakukan dengan metode disc diffusion yaitu dengan menggunakan Kontrol media adalah NA (Nutrient Agar). Dihasilkan zona hambatan dengan diameter berbeda yang diperoleh dari ekstrak etanol 70% daun tammate (Lannea coromandelica) pada bakteri Propionilbacterium acnes konsentrasi 10%, 20% yaitu 10,540 mm, 12,418 mm. Terhadap bakteri Escherichia coli konsentrasi 10%, 20% yaitu 9,203 mm, 10,208 mm.Kata kunci : Ekstrak daun tammate, Uji daya hambat, metode disc  diffusion, Propionilbacterium Acnes dan Escherichia Coli.  
FORMULASI LIPCREAM EKSTRAK DAUN TEH HIJAU (Camelia Sinensis L) Taufiq Dalming; Ira Widya Sari; Faulata Ainarti Agus
Media Farmasi XXX Vol 15, No 2 (2019): MEDIA FARMASI
Publisher : Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Makassar, Kementerian Kesehatan RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.153 KB) | DOI: 10.32382/mf.v15i2.1121

Abstract

Green tea leaves contain high antioxidants and are suitable in case they are developed as a Lip Cream formula. Besides, the antioxidant content is expected to increase lipcream stability. The purpose of this study was to formulate the lipcream extract of green tea leaf (Camelia sinensis L) with the best stability. Green tea leaf extraction (Camelia sinensis L) was made by the maceration method using 70% ethanol solvent. Tea leaf extraction resulted in extract rendament of 12.36%, and the formulations were arranged in 3 formulas with the concentration of tea leaf extract of 5%, 10%, and 15%. Also, evaluation was carried out on all formulae, including stability, homogeneity, organoleptic, and hedonic tests. Evaluation results showed that all three formulas have excellent stability. However, the 5% formula is the most preferred in the hedonic analysis.Keywords: Lipcream, Green Tea Leaf (Camelia sinensis L) Extract.Daun teh hijau mengandung antioksidan yang tinggi dan cocok bila dikembangkan sebagai formula Lip Cream selain itu kandungan antioksidan diharapkan dapat meningkatkan kestabilan lipcream. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi lipcream ekstrak daun teh hijau (camelia sinensis L) yang memilki stabilitas terbaik. ekstraksi daun teh hijau (camelia sinensis L) dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, hasil ekstraksi daun teh menghasilkan rendamen ekstrak sebanyak 12,36%. Formulasi disusun sebanyak 3 formula dengan konsentrasi ekstrak daun teh 5%, 10%, dan 15%. Evaluasi dilakukan terhadap semua formula meliputi uji stabilitas, uji homogenitas, uji organoleptis, dan uji hedonik. Hasil evaluasi menunjukkan ketiga formula memiliki stabilitas yang baik, Formula yang paling banyak disenangi pada uji hedonik adalah formula 5%.Kata Kunci: Lipcream, ekstrak daun teh hijau (Camelia sinensis L).
FORMULASI DAN UJI EFEKTIFITAS SAMPO MINYAK KAYU PUTIH (Melaleuca cajuputi) SEBAGAI PEDIKULOSIDA Taufiq Dalming Taufiq; Dedi Ma'ruf; Audri Larasati Milenia
JURNAL KATALISATOR Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Katalisator Volume 7 Nomor 1, April 2022
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.804 KB) | DOI: 10.22216/katalisator.v7i1.681

Abstract

Kutu rambut manusia (Pediculus humanus capitis)merupakan serangga utama di kepala yang dapat mengganggu aktivitas seseorang dan dapat menyebabkan penyakit. Pedikulosida merupakan insektisida yang dapat membunuh kutu, pedikulosida dapat diperoleh dari bahan kimia dan bahan alam, salah satu pedikulosida dari bahan alam adalah Minyak Kayu Putih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah minyak kayu putih dapat dibuat dalam sediaan sampo dan efektivitasnya sebagai pedikulosida setelah dibuat menjadi  sampo.Formulasi sampo minyak kayu putih dibuat menjadi 4 formula dengan konsentrasi minyak kayu putih 15%, 20%, 25%, dan 30%. Formulasi sampo terdiri dari basis sampo dan minyak kayu putih, serta aroma green tea untuk mengimbangi aroma minyak kayu putih. Sampo yang didapatkan berbentuk kental, memiliki aroma khas, berwarna putih, pH 8 dan tinggi busa 1,2-1,7 cm. Rata-rata % kematian kutu 79,1% hingga 100%, hasil ini lebih baik dibanding dengan produk pedikulosida yang hanya sampai 25% jumlah kematian kutu selama 45 menit. Disimpulkan minyak kayu putih yang diaplikasikan dalam formula sampo efektif sebagai pedikulosida.
Peran Tim Kesehatan Kodam XIV/ Hasanuddin Dalam Penanggulangan Bencana Alam Luther Loginsi; Andi Yusuf; Rahmawati Azis; Taufiq Dalming
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v12i2.1069

Abstract

The role of the Kodam XIV / Hasanuddin and TNI health teams in natural disaster management is essential to provide health services and prevent more casualties. However, a deeper understanding of the effectiveness and challenges faced is needed. This study aims to analyze the role of Kodam XIV / Hasanuddin Health in natural disaster management, focusing on mitigation governance, early warning, and disaster preparedness. This research uses qualitative descriptive methods to describe what is happening in the field in related agencies. Data is collected through observation, interviews, and documentation by applying source, data, and time triangulation to ensure the validity and credibility of the information obtained. This research was conducted in West Sulawesi, a province prone to floods, tsunamis, earthquakes, etc. The Health Team of Kodam XIV / Hasanuddin plays an active role in disaster risk management by carrying out mitigation in the form of wave containment infrastructure development and normalization, as well as conducting early warning through the installation of EWS tools controlled by BPBD and BMKG, and conducting training, socialization, and preparing disaster risk reduction plans in the preparedness cycle. It was concluded that the health team of Kodam XIV/Hasanuddin has a central role in disaster risk management by implementing various programs such as mitigation, early warning, and preparedness, as well as providing education and training to the community to increase awareness and response to disasters.
Peran Tim Kesehatan Kodam XIV/ Hasanuddin Dalam Penanggulangan Bencana Alam Luther Loginsi; Andi Yusuf; Rahmawati Azis; Taufiq Dalming
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v12i2.1069

Abstract

The role of the Kodam XIV / Hasanuddin and TNI health teams in natural disaster management is essential to provide health services and prevent more casualties. However, a deeper understanding of the effectiveness and challenges faced is needed. This study aims to analyze the role of Kodam XIV / Hasanuddin Health in natural disaster management, focusing on mitigation governance, early warning, and disaster preparedness. This research uses qualitative descriptive methods to describe what is happening in the field in related agencies. Data is collected through observation, interviews, and documentation by applying source, data, and time triangulation to ensure the validity and credibility of the information obtained. This research was conducted in West Sulawesi, a province prone to floods, tsunamis, earthquakes, etc. The Health Team of Kodam XIV / Hasanuddin plays an active role in disaster risk management by carrying out mitigation in the form of wave containment infrastructure development and normalization, as well as conducting early warning through the installation of EWS tools controlled by BPBD and BMKG, and conducting training, socialization, and preparing disaster risk reduction plans in the preparedness cycle. It was concluded that the health team of Kodam XIV/Hasanuddin has a central role in disaster risk management by implementing various programs such as mitigation, early warning, and preparedness, as well as providing education and training to the community to increase awareness and response to disasters.
Formulation and Evaluation of Hydrogel Preparations from Jeneponto Horse Oil (Equus caballus) Siti Saharah Abdullah; A. Asmawati Saad; Taufiq Dalming; Dwi Resky Lestari
International Journal Of Health Science Vol. 5 No. 3 (2025): November : International Journal of Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v5i3.6275

Abstract

Horse oil, traditionally used as a medicinal remedy, contains essential amino acids that contribute to the repair of bones, muscle tissues, and skin, particularly in wound healing. Hydrogel preparations serve as topical wound dressings that provide a cooling effect, reduce inflammation, and support faster wound recovery. The aim of this research was to develop and evaluate the stability of a hydrogel formulated with horse oil (Equus caballus). The study involved heating horse fat at 105°C for two hours using an oven, followed by formulating the extracted oil into a hydrogel with a sodium carboxymethyl cellulose (NaCMC) base. The preparation underwent several tests including organoleptic, homogeneity, pH, spreadability, adhesion, viscosity, and stability evaluations. Results showed that formulations F1, F2, and F3 satisfied all evaluation criteria and maintained stability without changes in physical characteristics or pH levels.