Taufiq Hidayanto
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IDENTIFIKASI KESULITAN MAHASISWA DALAM LITERASI MATEMATIKA KONTEN RUANG DAN BENTUK Kamaliyah Kamaliyah; Taufiq Hidayanto; Dewi Nisrina Nadia
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v11i1.11943

Abstract

Hasil PISA menunjukkan rendahnya kemampuan siswa Indonesia yang berusia 15 tahun, khususnya literasi matematika. Beberapa studi PISA konten ruang dan bentuk menyebutkan bahwa mayoritas siswa kesulitan dalam penyelesaian soal yang diberikan. Selain itu, sebagian besar literasi matematika mahasiswa dalam kategori rendah dan mereka kesulitan dalam menyelesaikan masalah konteks lingkungan lahan basah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan mahasiswa calon guru dalam literasi matematika konten ruang dan bentuk menggunakan masalah konteks lingkungan lahan basah. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Lambung Mangkurat sejumlah 41 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes. Data dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan mahasiswa dalam literasi matematika konten ruang bentuk adalah (1) membuat representasi geometri yang tepat dari informasi yang diberikan, (2) memodelkan permasalahan secara matematis dari informasi implisit, (3) ketidaktelitian dalam memproses jawaban, (4) menginterpretasikan jawaban yang realistik. Kata kunci: Kesulitan, Literasi Matematika, Ruang dan Bentuk Abstract: The performance of 15-year-old Indonesian students in PISA is still low, especially in mathematical literacy. Several PISA studies on space and shape content stated that most students had difficulty in solving the questions given. In addition, the majority of student teacher candidates' mathematical literacy is in the low category and they have difficulty in solving problems in the context of the wetland environment. This study aims to identify the difficulties of student teacher candidates in mathematical literacy of space and shape content using problems in the context of the wetland environment. This research is a qualitative research, while the method used is descriptive method. The subjects of this study were 41 students of the Mathematics Education Study Program, Universitas Lambung Mangkurat. The data collection technique used in this study is a test. The data were analyzed with the stages of data reduction, data presentation, and data verification. The results showed that students' difficulties in mathematical literacy in the content of shape and space were (1) making a precise geometric representation of the information provided, (2) modeling problems mathematically from implicit information, (3) inaccuracy in processing answers, (4) interpreting answers realistically.Keywords: difficulties, mathematical literacy, space and shape
ANALISIS MISKONSEPSI PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN TES DIAGNOSTIK FOUR-TIER PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI ALJABAR KELAS VII Alya Farhana Maulida; Iskandar Zulkarnain; Taufiq Hidayanto
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 5 No 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Misconceptions are cognitive structures that exist in students but are different from the proper concepts. The purpose of this study was to describe the categories of misconceptions about algebra seen from the four-tier diagnostic test and find out the causes of misconceptions. The research instrument was a four-tier diagnostic test that consisted of four levels, namely multiple-choice questions, the confidence level of answers, reasons, and the confidence level of reasons. This research was conducted using a descriptive qualitative method which aims to study a problem in-depth and describe the misconceptions that occur in algebra. The research subjects were 21 students of class VII A at SMPN 2 Pelaihari. The research results obtained were that there were misconceptions in the sub-matter showing algebraic elements of 38,10%, determining algebraic forms of 42.85%, and performing operations on algebraic forms of 71,40%. This can be seen from the pattern of answers BJ-YJ-SA-YA (Correct Answer-Sure Answer-Incorrect Reason-Sure Reason) and SJ-YJ-SA-YA (Incorrect Answer-Sure Answer-Incorrect Reason-Sure Reason). The cause of misconceptions about algebraic material is that the learning methods used by teachers are less popular with students because they are considered boring and students' low interest in learning algebra.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN SMART APPS CREATOR PADA MATERI BENTUK ALJABAR Muhammad Ilyasin Akbar; Hidayah Ansori; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol 3 No 2 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i2.1407

Abstract

Pesatnya perkembangan IPTEKS pada kehidupan sehari-hari berdampak terhadap perkembangannya dalam dunia pendidikan. Perlunya pengembangan media pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini untuk mempermudah guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Terutama pengembangan media pembelajaran berbasis android pada materi bentuk aljabar karena memberikan kemudahan dalam penyajian materi sehingga mempermudah peserta didik dalam pemahaman konsep bentuk aljabar. Media pembelajaran berbasis android materi bentuk aljabar yang dikembangkan ini dapat diakses pengguna di manapun dan kapanpun. Tujuan penelitian ini ialah menghasilkan media pembelajaran berbasis android pada materi bentuk aljabar yang valid serta mengetahui kepraktisan media pembelajaran berbasis android pada materi bentuk aljabar. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan model 4-D dengan penelitian yang dibatasi hanya sampai pada tahap pengembangan (Develop) dengan uji validasi dan uji kepraktisan kepada peserta didik. Validasi dilakukan oleh dua orang validator dan diperoleh 3,47 pada validitas materi dan 3,41 pada nilai validitas media yang keduanya termasuk pada kriteria valid. Sedangkan untuk kepraktisan media pembelajaran berdasarkan angket peserta didik memperoleh rata-rata kepraktisan senilai 81,7% yang termasuk kriteria praktis. Dengan demikian media pembelajaran berbasis android yang dihasilkan termasuk kategori valid dan praktis.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS MASALAH DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS KELAS VIII SMP/MTS Nopi Ariani; Iskandar Zulkarnain; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol 3 No 2 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i2.1861

Abstract

Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berperan sebagai sarana pendukung pembelajaran guna meningkatkan partisipasi aktif peserta didik. Dalam ma-teri teorema Pythagoras, masih ada guru yang belum menggunakan LKPD karena keterbatasan keterampilan dalam membuat LKPD yang bisa mengaktifkan dan memudahkan peserta didik memahami materi. Sebagai upaya membantu guru dalam memberikan kesempatan luas kepada peserta didik aktif dan terlibat langsung pada pembelajaran ialah melalui pengem-bangan LKPD berbasis masalah dengan pendekatan Pendidikan Matemat-ika Realistik konteks lingkungan lahan basah agar lebih bermakna. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis masalah dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik konteks lingkungan lahan basah pada materi teorema Pythagoras kelas VIII SMP/MTs yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model Plomp yang terdiri atas fase investigasi awal, fase perancangan, fase realisasi/konstruksi, fase tes, evaluasi, dan revisi. Hasil uji kevalidan LKPD oleh dua validator sebesar 3,13 dengan kriteria valid. Hasil uji kepraktisan dengan 21 peserta didik dan satu pendidik sebe-sar 3,71 dan 3,93 dengan kriteria sangat praktis. Hasil uji keefektifan sebe-sar 90% dengan kriteria efektif. Dengan demikian, dihasilkan LKPD berbasis masalah dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik konteks lingkungan lahan basah pada materi teorema Pythagoras kelas VIII SMP/MTs yang valid, praktis, dan efektif.