Indah Budiarti
PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIGITAL KONTEKS LAHAN BASAH MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME BANGUN RUANG Riska Normadaniah; Karim Karim; Indah Budiarti
JURMADIKTA Vol 3 No 2 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i2.1712

Abstract

Keterbatasan interaksi guru dan siswa akibat pandemic covid-19, membuat proses pembelajaran kurang maksimal. Materi yang dianggap sulit yaitu bangun ruang sisi datar karena memiliki cakupan materi yang banyak dan bersifat abstrak. Saat melakukan pembelajaran jarak jauh siswa juga terbatas dalam memahami konsep pembelajaran karena adanya kendala jaringan internet di daerah tempat tinggal siswa. Oleh karena itu diperlukan bahan ajar yang bisa digunakan siswa secara offline yang mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar digital berbasis android dengan konteks lingkungan lahan basah pada materi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar. Pada penelitian ini akan dilakukan uji validitas oleh tiga orang validator. Metode penelitian yang digunakan ialah pengembangan Research and development (R&D) dengan model 4D, namun hanya dibatasi sampai tiga tahap yaitu Define, Design, Develop. Pada penelitian ini akan dilakukan uji validitas oleh tiga validator. Dari hasil validasi materi, untuk tingkat kelayakan materi dari aspek konteks/isi dengan nilai validitas 85,4%, kelayakan bahasa dengan nilai validitas 93,75%. Pada aspek kelayakan penyajian dengan nilai validitas 87,5%. Sehingga dari hasil penelitian ahli materi terhadap bahan ajar masuk dalam kriteria Sangat Layak dengan nilai validasi total 87,5%. Data hasil validasi media diperoleh total 77,2% dengan kriteria Layak. Dengan demikian, diperoleh bahan ajar digital berbasis android dengan konteks lingkungan lahan basah pada materi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar yang layak digunakan.
ANALISIS BERPIKIR KRITIS SISWA BERKATEGORI TINGGI MENGGUNAKAN WATSON-GLASER CRITICAL THINKING APPRAISAL DITINJAU DARI JENIS KELAMIN Putri Andini Gunawan; Hidayah Ansori; Indah Budiarti
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v11i2.16133

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan kemampuan yang mengarahkan seseorang untuk mengambil keputusan terhadap kesimpulan yang tepat. Jenis kelamin merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kemampuan seseorang. Pengukuran tingkat kemampuan berpikir kritis matematis dapat dilakukan menggunakan instrumen tes Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA). Materi yang digunakan dalam mengukur kemampuan ini adalah persamaan dan fungsi kuadrat. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas IX berkategori tinggi menggunakan Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA) ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan jenis deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari siswa laki-laki dan siswa perempuan yang memenuhi kategori tinggi pada nilai akademik matematika. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kemampuan berpikir kritis matematis siswa laki-laki berkategori tinggi mencapai kategori TBK 0 atau tidak kritis, (2) kemampuan berpikir kritis matematis siswa perempuan berkategori tinggi mencapai kategori TBK 1 atau kurang kritis, dan (3) kemampuan berpikir kritis matematis siswa laki-laki berkategori tinggi sedikit lebih rendah dibandingkan dengan siswa perempuan berkategori tinggi. Kata kunci: Berpikir kritis, persamaan dan fungsi kuadrat, WGCTA, jenis kelamin Abstract: Mathematical critical thinking skills is skills that directs someone make decisions to the right conclusions. Gender is one of the factors that can distinguish someone's level skills. Measuring the level of mathematical critical thinking skills can be done by using the Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA) test instrument. One of the lessons that can be used to measure these skills is quadratic equations and functions. The purpose of this research is to describe the mathematical critical thinking skills of IX-grade students by using Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA) in terms of gender. This research used a qualitative approach with the descriptive type of research. The subjects of this research consisted of male and female students who met the high category in mathematics academic scores. The data collecting techniques used were tests, interviews, and documentation. The data analysis techniques carried out were data reduction, data presentation, and conclusion. The results of the research show that: (1) the critical thinking skills of male students reach TBK category of 0 or not critical, (2) the critical thinking skills of female students reach TBK category 1 or less critical, and (3) the critical thinking skills of male students are slightly lower than female students. Keywords: Critical thinking, quadratic equations and functions, WGCTA, gender