Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kinerja Keuangan Perusahaan Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Ditinjau Dari Rasio Keuangan (Studi Pada Perusahaan Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun2015-2018) Budhiyanto, Arif; Swandari, Fifi; Jikrillah, Sufi
Jurnal Nusantara Aplikasi Manajemen Bisnis Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Nusantara Aplikasi Manajemen Bisnis
Publisher : UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nusamba.v5i2.15029

Abstract

Abstract The aim of this research is to examine and analyse the impact of activity ratio with fixed assets turnover, total assets turnover, and working capital turnover on profitability ratio with return on assets and return on equity as the measurement standart. The objects of this research were Food and Beverages Industries listed at BEI in 2015-2018 period. According to the above objectives, six hypotheses have been formulated. The samples in this research were taken by “sampling jenuh” method using certain criteria to be fulfilled. This research used 16 samples, which one of them did not fulfill the criteria, two of them have negatif financial report and three of them have not continue published financial report. To solve the problem, this research used multiple regression analysis processed by SPSS 16.0. The result of the research showed that fixed assets turnover, total assets turnover and working capital turnover had impacts on return on assets in the first equation. In the second equation fixed assets turnover and working capital turnover had impact on return on equity. Meanwhile, total asset turnover did not have impact on return on equity in second equation. Keywords: Fixed assets turnover, Total assets turnover, Working capital turnover Return on assets, Return on equity
Strategi Peningkatan Kualitas UMKM Melalui Literasi Keuangan Dan Manajemen Keuangan Kewirausahaan Di Kota Banjarmasin Jikrillah, Sufi
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.16971

Abstract

Abstrak               Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk di Kota Banjarmasin, namun masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, pemisahan keuangan usaha dan pribadi, serta rendahnya literasi keuangan digital. Kondisi ini berdampak pada keterbatasan akses permodalan, rendahnya daya saing, dan lemahnya kemampuan adaptasi terhadap transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan manajemen keuangan kewirausahaan melalui program pelatihan terstruktur bagi UMKM binaan Dinas Koperasi Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui survei kebutuhan, sosialisasi, dan pelatihan tatap muka yang melibatkan narasumber berkompeten di bidang keuangan dan pemasaran digital. Materi yang diberikan meliputi pencatatan keuangan sederhana, pengelolaan utang dan piutang, pemisahan keuangan usaha dan pribadi, perencanaan keuangan jangka panjang, serta pemanfaatan teknologi finansial dan platform pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai konsep dasar literasi keuangan, mulai dari pencatatan arus kas, perencanaan anggaran, hingga strategi pembiayaan jangka panjang. Pengenalan teknologi keuangan digital seperti dompet elektronik, aplikasi akuntansi sederhana, dan peer to peer lending juga meningkatkan kemampuan mereka dalam mengakses pendanaan, mengelola transaksi, dan memperluas pasar melalui saluran digital. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan literasi keuangan berbasis pelatihan praktik mampu meningkatkan profesionalisme, efisiensi, dan daya saing UMKM di era ekonomi digital. Program serupa dapat direplikasi di daerah lain dengan menyesuaikan kebutuhan lokal, serta dilengkapi dengan dukungan infrastruktur digital dan pendampingan berkelanjutan.