Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Info-Teknik

Damage Tolerance Analysis of Weld Joint Aqli Mursadin; Mastiadi Tamjidillah
INFO-TEKNIK Vol 2, No 1 (2001): INFOTEKNIK VOL. 2 NO. 1 2001
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v2i1.446

Abstract

This research explores the development and the implementation of damage tolerance analysis on weld joints.  Two geometry types of weld joint are investigated subject to cyclic loadings.  The experimental results are used for establishing residual strength diagram and crack growth diagram for both of types.  The results show that the strength behavior may be quite different for different geometry types, even if the materials are the same.
Analisis Alternatif Produk Baling-Baling Dengan Pendekatan Rekayasa Nilai Mastiadi Tamjidillah; aqli mursadin
INFO-TEKNIK Vol 3, No 1 (2002): INFOTEKNIK VOL. 3 NO. 1 2002
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v3i1.452

Abstract

Pengembangan produk menjadi hal yang penting untuk dikaryakan, dengan melakukan pengembangan produk akan selalu memiliki kemampuan bersaing dan mampu mengantisipasi perkembangan kebutuhan konsumen, dalam arti kata produk tersebut memiliki fungsi-fungsi yang berkembang pada konsumen. Produk baling-baling pada mulanya hanya dilihat sebagai fungsi penggerak saja, tetapi perkembangan konsumen menimbulkan kebutuhan lain, sehingga dikembangkan fungsi-fungsi lainnya. Pengembangan fungsi tersebut akan menimbulkan alternatif-alternatif produk, selanjutnya dengan penerapan Rekayasa Nilai (Value engineering) akan didapat alternatif yang mampu memenuhi fungsi-fungsi tersebut dan menghasilkan suatu nilai (score) yang dapat digunakan sebagai patokan untuk menenntukan alternatif.Rekayasa Nilai merupakan pendekatakan yang sistematis dan terorganisir. Studi ini dapat mengidentifikasikan biaya-biaya yang tidak diperlukan dalam suatu desain, mencoba menampilkan ide-ide baru yang berkaitan dengan produk yang sedang dikembangkan dan meningkat performansi produk tersebut dengan cara mencari material baru ataupun teknologi yang dapat digunakan.Hasil analisa ini merupakan suatu usulan pemilihan cetakan baling-baling kapal secara umum. Dengan melakukan implementasi studi ini, perlu dijabarkan lebih lanjut oleh para ahli (multi disipliner) dibidangnya. Hasil akhir perhitungan setelah dibandingkan dengan biayanya didapatkan 8 alternatif memiliki nilai (Value) yaitu sebesar 1.9665. nilai (Value) tersebut menunjukkan bahwa performasi yang dimiliki oleh alternatif desain tersebut. Dengan memiliki kemampuan daya saing yang lebih dari alternatif desain yang lain. Alternatif 8 adalah baling-baling dengan seri desain the N.P.L Standard B Screw Series dengan Spesifikasi desain antara lain Jumlah Daun (B) = 4 buah ; Diameter Baling-baling (D) = 8,4 Inch ; Ratio Poros Baling-Baling (dB) = 0,167. Ratio Gerak (Pm) = 0,8 Ratio Ketebalan (t) = 0,045 ; Ratio Area Dauan (aE) = 0,5 Sudut Sapuan (yR) = 12,0o bahan Baku Alumunium.
Perencanaan Produksi Agregat Dengan Metode Goal Programing Mastiadi Tamjidillah
INFO-TEKNIK Vol 4, No 1 (2003): INFOTEKNIK VOL. 4 NO. 1 2003
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v4i1.472

Abstract

A Production planning is very important to all activities in manufacturing company. For a company producing a variety of product the production planning will be complicated. In this case it’s necessary to make an aggregate production planning. A Company has goals to achieve the products, althought there differenciate between each other. Other wise, if needs to make a production planning that accommodate such goals.Goal programming model  can be used for aggregate production planning. This multi objective model can accommodate more than one goal which will be achieved by the company. Product demand forecasting is input for aggregate production planning. From this aggregate production planning, futhermore, disaggregation must be conducted, then it will be continued by raw material planning. The raw material planning is made by lot size each order economically.   The aim of goal programming model is to maximize profits, to minimize subcontract products amount, to minimize overtime labours cost and to minimize inventory amount. The results show that the goal programming model could accommodate three goals that will be achieved by the company, except that goal to maximize profit high goal is to minimize inventory amount. The comparison between planning and realitation show that the goal programming model could reduce the minimize overtime labours cost.