Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

VALIDITAS KARTU MAKE A MATCH PADA MATERI SEL KELAS XI SMA DIANA APRILIA
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sel merupakan salah satu materi pembelajaran biologi yang diajarkan pada siswa kelas XI SMA. Karakteristik materi sel yaitu banyak istilah asing yang susah dipahami dan hafalan. Alternatif solusi diperlukan sehingga kegiatan pembelajaran berlangsung menyenangkan dan mengesankan. Oleh karena itu, penelitian pengembangan kartu Make a Match pada materi sel dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan kartu Make a Match yang valid dan mendeskripsikan validitas kartu Make a Match. Kartu yang baik adalah kartu yang valid berdasarkan segi penyajian maupun isi. Segi penyajian misalnya visual kartu sedangkan segi isi misalnya penulisan kalimat dan materi. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ASSURE (Analyze Learner, State Objective, Select Method, Media, and Material, Utilize Materials, Require Learner Participant, dan Evaluate and Revise). Penelitian dilakukan pada bulan November 2015 hingga Mei 2016 di Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya. Kartu Make a Match yang dikembangkan memperoleh penilaian sebesar 3,76 (sangat valid) sehingga dapat disimpulkan bahwa kartu Make a Match pada materi sel valid berdasarkan penilaian ahli.
EDUKASI CUCI TANGAN ENAM LANGKAH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN 2 SETROKALANGAN Muhammad Naufal Ar Rosyad; Diana Aprilia; Ima Nur Faizah; Indah Ayu Sundari; Yayuk Mundriyastutik; Nunung Agus Firmansyah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2707

Abstract

Mencuci tangan dengan sabun merupakan salah satu langkah sederhana dan efektif dalam mencegah penyebaran penyakit menular seperti diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus. Namun, tingkat kesadaran dan kepatuhan anak usia sekolah dalam menerapkan kebiasaan mencuci tangan yang benar masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hidup bersih dan sehat serta keterampilan mencuci tangan anak-anak sekolah dasar melalui media edukatif berupa poster dan video edukasi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, media edukatif berupa poster dan video. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman anak-anak mengenai manfaat dan prosedur mencuci tangan yang benar yaitu  sebelum intervensi, sekitar 55% anak belum memahami pentingnya mencuci tangan dan cara yang benar, namun setelah edukasi, terjadi peningkatan kesadaran dan keterampilan sebesar 80% dalam menerapkan enam langkah mencuci tangan sesuai standar kesehatan. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis visual dan praktik langsung lebih efektif dalam menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang berkelanjutan dengan metode yang menarik dan interaktif guna memastikan kebiasaan mencuci tangan dapat dipertahankan dalam jangka panjang dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. AbstractHandwashing with soap is one of the simple and effective steps in preventing the spread of infectious diseases such as diarrhea, acute respiratory infections (ARI), and diseases caused by bacteria and viruses. However, the level of awareness and compliance of school-age children in implementing proper hand washing habits is still low. This community service activity aims to improve the understanding and skills of washing hands of elementary school children through educational media in the form of posters and educational videos. The methods used include interactive lectures, demonstrations, focus group discussions, and hands-on practice. The results showed a significant increase in children's understanding of the benefits and proper handwashing procedures. Before the intervention, most children did not understand the importance of handwashing and the correct method, but after the education, there was an increase in their awareness and skills in applying the six steps of handwashing according to health standards. The success of this activity shows that a visual and hands-on educational approach is more effective in instilling clean and healthy living habits. Therefore, continued educational efforts with engaging and interactive methods are needed to ensure that handwashing habits can be maintained in the long term and contribute to improving the quality of public health.