Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI CUCI TANGAN ENAM LANGKAH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN 2 SETROKALANGAN Muhammad Naufal Ar Rosyad; Diana Aprilia; Ima Nur Faizah; Indah Ayu Sundari; Yayuk Mundriyastutik; Nunung Agus Firmansyah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2707

Abstract

Mencuci tangan dengan sabun merupakan salah satu langkah sederhana dan efektif dalam mencegah penyebaran penyakit menular seperti diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus. Namun, tingkat kesadaran dan kepatuhan anak usia sekolah dalam menerapkan kebiasaan mencuci tangan yang benar masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hidup bersih dan sehat serta keterampilan mencuci tangan anak-anak sekolah dasar melalui media edukatif berupa poster dan video edukasi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, media edukatif berupa poster dan video. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman anak-anak mengenai manfaat dan prosedur mencuci tangan yang benar yaitu  sebelum intervensi, sekitar 55% anak belum memahami pentingnya mencuci tangan dan cara yang benar, namun setelah edukasi, terjadi peningkatan kesadaran dan keterampilan sebesar 80% dalam menerapkan enam langkah mencuci tangan sesuai standar kesehatan. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis visual dan praktik langsung lebih efektif dalam menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang berkelanjutan dengan metode yang menarik dan interaktif guna memastikan kebiasaan mencuci tangan dapat dipertahankan dalam jangka panjang dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. AbstractHandwashing with soap is one of the simple and effective steps in preventing the spread of infectious diseases such as diarrhea, acute respiratory infections (ARI), and diseases caused by bacteria and viruses. However, the level of awareness and compliance of school-age children in implementing proper hand washing habits is still low. This community service activity aims to improve the understanding and skills of washing hands of elementary school children through educational media in the form of posters and educational videos. The methods used include interactive lectures, demonstrations, focus group discussions, and hands-on practice. The results showed a significant increase in children's understanding of the benefits and proper handwashing procedures. Before the intervention, most children did not understand the importance of handwashing and the correct method, but after the education, there was an increase in their awareness and skills in applying the six steps of handwashing according to health standards. The success of this activity shows that a visual and hands-on educational approach is more effective in instilling clean and healthy living habits. Therefore, continued educational efforts with engaging and interactive methods are needed to ensure that handwashing habits can be maintained in the long term and contribute to improving the quality of public health.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Nifas tentang Perawatan Tali Pusat Terbuka dan Optimalisasi Nutrisi melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat Ima Nur Faizah; Indah Puspitasari
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2898

Abstract

Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Bayi (AKB) merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat serta menjadi indikator keberhasilan kesehatan. Salah satu upaya penting adalah pelayanan kebidanan berkelanjutan atau Continuity of Care (CoC). Studi kasus ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan holistik kepada Ny. N, primigravida yang mendapat pelayanan di Puskesmas Gribig. Asuhan komprehensif dilakukan sejak usia kehamilan 35 minggu, meliputi masa hamil, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir. Hasil menunjukkan tidak ada perbedaan antara teori dan kasus. Bidan memberikan edukasi nutrisi, anjuran penggunaan ASI booster untuk meningkatkan produksi ASI, serta perawatan tali pusat bayi dengan metode terbuka guna mencegah infeksi dan mempercepat pelepasan tali pusat. Disimpulkan bahwa tidak terdapat kesenjangan antara teori dan praktik, dan bidan harus mampu memberikan asuhan berkelanjutan pada seluruh tahapan kebidanan, termasuk KB.