Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Pengendalian Produk Cacat Pada Produsen Pintu Toilet Berbahan Gavalum Polos Dengan Metode SQC Nuaf Maulana Nugroho; Ade Ima Afifa Himayati; Nunung Agus Firmansyah
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.659

Abstract

PT.X adalah perusahaan yang memproduksi pintu toilet berbahan gavalum non color. Dalam proses produksinya sudah memiliki Quality Control, masih terdapat kemungkinan peningkatan cacat produk yang menyebabkan peningkatan akumulasi defect di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisa faktor-faktor penyebab cacat produk dan memberikan rekomendasi perbaikan terkait cacat tersebut. Analisis dilakukan menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC), dengan penerapan Check Sheet, Histogram, Diagram Pareto, Peta Kendali p, dan Diagram Sebab Akibat untuk menentukan prioritas perbaikan. Hasil dari penelitian ini ditemukan 5 faktor penyebab cacat produk diantaranya manusia, metode, materiam, mesin dan lingkungan dari pareto di peroleh cacat utama penyok & karat (29,5%, 51 cacat), bergaris (15,6%, 27 cacat), penyok (14,5%, 25 cacat), dan lapisan tidak rata (10,4%, 18 cacat), Sedangkan dari peta kendali proses produksi terkendali dengan kondisi peta kendali sebagai berikut proporsi di antara 0.011475-0.033486 tidak melewati batas atas maupun bawah yang memiliki nilai diantara 0.038327-0.042573 dan 0.000212-0.004458. penyebab utama tidak terkendalinya peta kendali dengan cacat terbesar berupa 39 penyok & karat, 11 penyok, 11 lapisan tidak rata. Dengan saran perbaikan pemilihan suplayer yang baik, perbaikan mesin secara berkala, pelatihan, pembuatan SOP yang terperinci dan pengawasan kebersihan lingkungan. dengan penerapan saran perbaiakan ini di harapkan mampung mengurangi cacat produk.
Analisis Pengendalian Produk Cacat Pada Produsen Pintu Toilet Berbahan Gavalum Polos Dengan Metode SQC Nuaf Maulana Nugroho; Ade Ima Afifa Himayati; Nunung Agus Firmansyah
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.659

Abstract

PT.X adalah perusahaan yang memproduksi pintu toilet berbahan gavalum non color. Dalam proses produksinya sudah memiliki Quality Control, masih terdapat kemungkinan peningkatan cacat produk yang menyebabkan peningkatan akumulasi defect di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisa faktor-faktor penyebab cacat produk dan memberikan rekomendasi perbaikan terkait cacat tersebut. Analisis dilakukan menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC), dengan penerapan Check Sheet, Histogram, Diagram Pareto, Peta Kendali p, dan Diagram Sebab Akibat untuk menentukan prioritas perbaikan. Hasil dari penelitian ini ditemukan 5 faktor penyebab cacat produk diantaranya manusia, metode, materiam, mesin dan lingkungan dari pareto di peroleh cacat utama penyok & karat (29,5%, 51 cacat), bergaris (15,6%, 27 cacat), penyok (14,5%, 25 cacat), dan lapisan tidak rata (10,4%, 18 cacat), Sedangkan dari peta kendali proses produksi terkendali dengan kondisi peta kendali sebagai berikut proporsi di antara 0.011475-0.033486 tidak melewati batas atas maupun bawah yang memiliki nilai diantara 0.038327-0.042573 dan 0.000212-0.004458. penyebab utama tidak terkendalinya peta kendali dengan cacat terbesar berupa 39 penyok & karat, 11 penyok, 11 lapisan tidak rata. Dengan saran perbaikan pemilihan suplayer yang baik, perbaikan mesin secara berkala, pelatihan, pembuatan SOP yang terperinci dan pengawasan kebersihan lingkungan. dengan penerapan saran perbaiakan ini di harapkan mampung mengurangi cacat produk.
PENGELOLAAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH DALAM USAHA MENGURANGI LIMBAH SAMPAH DI LINGKUNGAN DESA BAE KUDUS Findasari Findasari; Taftazani Ghazi Pratamana; Nunung Agus Firmansyah; Sam’ani Intakoris; Hanin Fitria; Nurul Putri Shafira
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1810

Abstract

Abstrak Permasalah dasar yang terjadi di setiap Kota di Indonesia adalah sampah. Banyak timbunan sampah yang telah mencemari lingkungan. Selain sampah industri, sampah rumah tanggalah yang banyak dihasilkan di Indonesia. Timbunan sampah rumah tangga seharusnya dapat dikurangi dengan pengelolaan dan pengolahan sampah yang benar agar sampah tersebut dapat dimanfaatkan kembali dan menjadi barang yang bernilai ekonomi untuk di jual sehingga mendapatkan keuntungan. Penyuluhan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga dalam pengelolaan dan pengolahan sampah rumah tangga untuk didaur ulang menjadi barang daur ulang yang bernilai ekonomi. Pengabdian ini melibatkan pihak Bank Sampah, serta warga Desa Bae dalam kegiatan pengelolaan sampah. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan (terdiri dari penyuluhan dan aksi lapangan), dan evaluasi. Manfaat yang diperoleh oleh warga Desa Bae yaitu dapat meningkatkan pengetahuan dalam memanfaatkan sampah plastik menjadi suatu produk yang dapat dimanfaatkan kembali dan bernilai ekonomis.
PENGUATAN EKONOMI USAHA MIKRO DAN KECIL MELALUI SERTIFIKAT HALAL “SELF DECLARE” Tuti' Nadhifah; Nunung Agus Firmansyah; Ahmad Nur Syafiq; Nurul Islamiyah; Alif Kiky Listiyati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2238

Abstract

PPH or what can be called Halal Product Process Assistance in PDM Kudus is a community service activity where this service assists micro and small business actors in PDM Kudus City in order to assist in making or processing the halal products or services they have. The Free Halal Certification Program (SEHATI) is a program planned by the government and is free of charge, meaning it is free. This program is offered by the Ministry of Religion through BPJPH or commonly referred to as the body that administers halal product guarantees. The SEHATI program was initiated with the aim of being a strategy to accelerate the increase in the number of micro and small business actors to become halal certified. This service activity uses the PAR (Participatory Action Research) method. The PAR method was chosen because this service activity involves community participation, especially PDM members, in assisting activities regarding the halal product process in Kudus City. The business actors who are accompanied are business actors who become and take part in PDM (Regional Muhammadiyah Leadership) lectures with various kinds of food products. Mentoring activities apart from training micro and macro business actors, also assist micro and small business actors in filling out the SJPH Manual and filling in business actor statements via the SiHalal application. Apart from that, this assistance also helps small and micro business actors in PDM in inputting data into the SiHalal application, after which verification and validation are carried out on products or services registered in the SiHalal application in the SEHATI program. Based on this, the result of this service activity is obtaining halal certification for products or services by micro and small business actors in PDM Kudus City. This mentoring activity serves to obtain more added value and further guarantee a product or service that they are proposing to obtain a halal certificate through the SEHATI (Free Halal Certificate) program. Apart from that, the result of this service activity is to provide an explanation of the importance of halal certification. Apart from being able to guarantee the halalness of products, it can also be an economic booster such as increasing market share and increasing business competitiveness. Products will be more accepted in the market, especially among Muslim consumers who need halal products in both domestic and international markets.
EDUKASI CUCI TANGAN ENAM LANGKAH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN 2 SETROKALANGAN Muhammad Naufal Ar Rosyad; Diana Aprilia; Ima Nur Faizah; Indah Ayu Sundari; Yayuk Mundriyastutik; Nunung Agus Firmansyah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2707

Abstract

Mencuci tangan dengan sabun merupakan salah satu langkah sederhana dan efektif dalam mencegah penyebaran penyakit menular seperti diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus. Namun, tingkat kesadaran dan kepatuhan anak usia sekolah dalam menerapkan kebiasaan mencuci tangan yang benar masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hidup bersih dan sehat serta keterampilan mencuci tangan anak-anak sekolah dasar melalui media edukatif berupa poster dan video edukasi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, media edukatif berupa poster dan video. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman anak-anak mengenai manfaat dan prosedur mencuci tangan yang benar yaitu  sebelum intervensi, sekitar 55% anak belum memahami pentingnya mencuci tangan dan cara yang benar, namun setelah edukasi, terjadi peningkatan kesadaran dan keterampilan sebesar 80% dalam menerapkan enam langkah mencuci tangan sesuai standar kesehatan. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis visual dan praktik langsung lebih efektif dalam menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang berkelanjutan dengan metode yang menarik dan interaktif guna memastikan kebiasaan mencuci tangan dapat dipertahankan dalam jangka panjang dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. AbstractHandwashing with soap is one of the simple and effective steps in preventing the spread of infectious diseases such as diarrhea, acute respiratory infections (ARI), and diseases caused by bacteria and viruses. However, the level of awareness and compliance of school-age children in implementing proper hand washing habits is still low. This community service activity aims to improve the understanding and skills of washing hands of elementary school children through educational media in the form of posters and educational videos. The methods used include interactive lectures, demonstrations, focus group discussions, and hands-on practice. The results showed a significant increase in children's understanding of the benefits and proper handwashing procedures. Before the intervention, most children did not understand the importance of handwashing and the correct method, but after the education, there was an increase in their awareness and skills in applying the six steps of handwashing according to health standards. The success of this activity shows that a visual and hands-on educational approach is more effective in instilling clean and healthy living habits. Therefore, continued educational efforts with engaging and interactive methods are needed to ensure that handwashing habits can be maintained in the long term and contribute to improving the quality of public health.
PENINGKATAN LITERASI TRANSFORMASI DIGITAL PADA PELAKU UMKM DI DESA SADANG, KECAMATAN JEKULO, KUDUS Nunung Agus Firmansyah; Darsin Darsin; M. Adhitya Wardhana; Mu’aida Wijayanti; Lailiyani Khoirunnisa
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2304

Abstract

Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu menggunakan media pemasaran digital untuk mencapai tujuan jangka panjang mereka dan menjangkau pasar global yang lebih luas. Dengan demikian, kesadaran akan mulai mengakses berbagai platform e-commerce digital. Saat ini, UMKM menjadi andalan pemerintah untuk meningkatkan ketahanan ekonomi nasional. Sejauh ini, ada sekitar 993 bisnis UMKM di kabupaten Kudus, menurut data dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Provinsi Jawa Tengah. Bisnis skala kecil pun harus mampu mengikuti perubahan di era revolusi industri 4.0. Seperti mulai menggunakan internet untuk pemasaran, misalnya. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pelaku UMKM tentang transformasi digital dan strateginya untuk meningkatkan penjualan via marketplace. Kegiatan pengabdian kali ini mencakup penyampaian materi, pelatihan untuk membuat akun marketplace, mentoring, dan pemantauan penjualan. Pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan PKM sejumlah 24 orang bertempat di Balai Desa Sadang Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, dengan peserta sebanyak 35 orang.
TRANSFORMASI PRODUK DAN ANALISIS PERSEPSI PENGGUNA PRODUK JASA, STUDI KASUS PADA LAYANAN RASYIIDU Nunung Agus Firmansyah; Mua'dzah Mua'dzah
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 1, No 2 (2020): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v1i2.1027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui transformasi produk pada layanan Rasyiidu dan persepsi pengguna dari layanan Rasyiidu yang berbasis semi-online dan paperless. Layanan Rasyiidu adalah suatu produk jasa penyelenggaraan ujian try out untuk siswa SLTA tingkat akhir yang akan melakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Layanan Rasyiidu yang sebelum 2018 dilakukan secara offline dan paper based dirubah menjadi semi-online dan paperless. Transformasi produk ini dilakukan dengan tujuan dapat memberikan layanan try out yang lebih memuaskan serta dapat menjangkau pengguna yang lebih banyak dan lebih mendekatkan pada model pelaksanaan UNBK yang sesungguhnya. Penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif berdasarkan persepsi dari pengguna layanan Rasyiidu yang terdiri dari Siswa, Guru dan Kepala Sekolah. Pengambilan datanya dilakukan dengan wawancara dan menyebarkan quisioner serta pengambilan data langsung. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa transformasi produk dapat dilakukan pada layanan Rasyiidu yang semula offline dan paperbased menjadi semi-online dan paperless dengan fitur yang mirip dengan UNBK. Berdasarkan persepsi dari pengguna, diketahui bahwa para pengguna menunjukkan kepuasan dengan menggunakan layanan Rasyiidu, hal ini ditunjukkan dengan repeat order yang mencapai 93%.
ANALISIS MANAJEMEN KETEPATAN WAKTU(JIT), KUALITAS LAYANAN ELEKTRONIK, TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN ELEKTRONIK DI PADA E-COMMERCE BLIBLI Muhammad Adhitya Wardhana; Yunus Mustaqim; Nunung Agus Firmansyah
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 4, No 1 (2023): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v4i1.1809

Abstract

AbstrakDengan kemajuan dan kecanggihan internet, membuat hal seperti jual belibarang, beralih menggunakan internet dengan aplikasi e-commerce. Sehingga antara pelanggan dan penjual tidak perlu bertatap muka langsung untuk melakukan pembelian dan penjualan barang. Blibli merupakan salah satu situs jual beli e-commerce terbesar di Indonesia yang menjadi wadah untuk menyediakan kegiatan jual beli secara elektronik. Alasan lebih lanjut peneliti melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah selama ini Blibli dapat mengelelola Kualitas manajemen ketepatan waktu (JIT), Kualitas Pelayanan Elektronik, yang nantinya akan berpengaruh terhadap Kepuasan Pelayanan para penggunanya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner sebagai sumber data. Subyek penelitian yang akan diteliti adalah masyarakat, pelajar dan lainnya yang ada di seluruh Indonesia yang familiar atau pernah bertransaksi menggunakan Blibli. Sebanyak 50 Kuesioner Online telah disebar saat ini untuk uji validitas dan uji reliabilitas dan sebanyak 150 Kuesioner Online disebar kepada responden di seluruh Indonesia. Alat analisis data yang digunakan adalah menggunakan Structural Equation Model (SEM) AMOS.Kata Kunci: Blibli, Manajemen Ketepatan Waktu (JIT), Kualitas layanan elektronik, Kepuasan konsumen elektronik.
MANAJEMEN RISIKO K3 PADA DIVISI PRODUKSI MENGGUNAKAN FMEA DAN RCA DI PT.XYZ Mu’adzah Mu’adzah; Nunung Agus Firmansyah
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 1, No 2 (2020): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v1i2.1024

Abstract

Adanya kemungkinan kecelakaan kerja pada perusahaan manufaktur akan menjadi salah satu penyebab terhambatnya proses produksi. Kewajiban untuk menyelenggarakaan Sistem Manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3)  pada perusahaan melalui Undang-undang Ketenagakerjaan Pasal 86 Ayat 1 tahun 2003. Masalah keselamatan dan kesehatan kerja secara umum di Indonesia masih sering terabaikan. Hal ini ditunjukkan dengan masih tingginya angka kecelakaan kerja. PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur Kertas di Kabupaten Kudus, perusahaan ini menghasilkan produk packaging. Perusahaan memiliki masalah manajemen yang kompleks, salah satunya sering terjadinya kecelakaan kerja pada saat proses produksi. Pada penelitian ini akan diteliti mengenai identifikasi risiko K3 yang berkaitan dengan kegiatan produksi. Dalam penelitian ini akan digunakan metode penilaian menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Setelah diidentifikasi dan dinilai risiko-risiko tersebut akan dilakukan usulan perbaikan menggunakan metode RCA (Root Cause Analysis). Dilihat dari risiko yang perlu segera di atasi melihat nilai RPN nya, kemudian di breakdown dalam risk prioritazion matrix, maka ada 5 risiko tinggi yang perlu diatangani dengan segera, yaitu: layout 5S tidak di perhatikan/ pelanggaran area-area 5S, kecelakaan dalam penggunaan forklift, Kecelakaan kerja saat mesin error, organ tubuh operator cidera/ patah, operator terjepit mesin saat perbaikan, dan Jalur evakuasi maintenance saat mesin error tidak safety.
SIMULASI PENENTUAN LOKASI CABANG DAN PENJUALAN PRODUK MOBIL PT XYZ DENGAN METODE MONTE CARLO Hanin Fitria; Nunung Agus Firmansyah; Muadzah Muadzah
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 4, No 1 (2023): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v4i1.1807

Abstract

AbstrakSelama ini pemiliki perusahaan dalam mengambil keputusan untuk penentuan kelayakan lokasi baru usaha, seperti pabrik mobil, masih mengalami kesulitan karena masih menggunakan sistem manual. Dan juga tanpa adanya faktor-faktor apa saja yang dijadikan landasan untuk pembukaan lokasi usaha baru sehingga nantinya permasalahan tersebut akan menyebabkan penilaian. Pemodelan dan simulasi adalah sebuah perangkat untuk melakukan uji coba dengan tujuan mendapatkan alternatif terbaik untuuk mendukung pengambilan keputusan dalam menyelesaikan suatu permasalahan tertentu, data yang digunakan adalah data masa lalu. Hasil perhitungan data pada kedua kota yaitu Bantul dan Surabaya akan digunakan bahan pertimbangan dalam menentukan kota yang akan dipilih sebagai cabang perusahaan dan kota yang dipilih sebagai lokasi penjualan produk, setelah melakukan perhitungan panjang disimpulkan bahwa kota Bantul yang memiliki potensi lebih besar untuk dipilih sebagai cabang baru perusahaan karena perhitungan job cost sheet yang rendah.Kata Kunci: pemodelan, simulasi, monte carlo