Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Validitas E-Book Interaktif pada Submateri Psikotropika untuk Melatihkan Berpikir Kreatif Siswa Kelas XI SMA Siti Fathonah; Evie Ratnasari
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n1.p68-84

Abstract

Seiring berkembangnya kemajuan teknologi, bahan ajar dalam pembelajaran diharapkan mampu mengaplikasikan perkembangan teknologi dan melatihkan keterampilan yang dibutuhkan di abad 21 yaitu komunikasi dan berpikir kreatif. Keterampilan berpikir kreatif sangat penting dilatihkan kepada siswa agar dapat bersaing di era global. Salah satu bahan ajar yang sesuai dengan pembelajaran abad 21 adalah e-book interaktif. Bahan ajar e-book interaktif merupakan multimedia interaktif yang disusun untuk melatihkan siswa berpikir kreatif pada submateri psikotropika. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat e-book interaktif yang valid, sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan validitas e-book interaktif submateri psikotropika untuk melatihkan berpikir kreatif siswa kelas XI SMA. Proses pelaksanaan penelitian ini berjalan dari bulan Januari-Mei 2020. Penelitian ini menggunakan model pengembangan (Research and Development) atau R&D menurut Sugiyono (2013). Metode pengambilan data dilakukan dengan metode validasi dan metode angket. Parameter yang diukur adalah kelayakan teoritis yang ditentukan berdasarkan hasil validasi e-book interaktif, serta kelayakan empiris yang ditentukan berdasarkan respon siswa. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian memperlihatkan validitas e-book interaktif memperoleh interpretasi sebesar 91,67% dengan kategori sangat layak, sedangkan respon siswa menunjukkan respon positif dengan interpretasi 98,4% dengan kategori sangat praktis. Kata Kunci: E-book interaktif, validitas, psikotropika, berpikir kreatif
Profil dan Validitas Lembar Kegiatan Peserta Didik – Elektronik (E-LKPD) Berbasis Bioentrepreneurship untuk Melatihkan Keterampilan Berwirausaha dalam Era Industri 4.0 Jihan Damayanti; Evie Ratnasari
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p530-540

Abstract

Perkembangan IPTEK yang semakin pesat menuntun dunia global memasuki Era Industri 4.0. Hal tersebut tentu berdampak pada aspek pendidikan. Dibutuhkan pendidikan berbasis TIK dan kewirausahaan dalam merespon Era Industri 4.0 ini agar dihasilkan generasi yang mampu bersaing dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia global. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-LKPD berbasis bioentrepreneurship pada materi bioteknologi untuk melatihkan keterampilan berwirausaha peserta didik dalam Era Industri 4.0 melalui sintaks PjBL yang layak secara teoretis ditinjau dari aspek penyajian, isi, dan bahasa melalui validasi oleh para ahli. Dengan menggunakan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) tanpa tahap disseminate, perancangan e-LKPD dilakukan pada tahap design dan validasi dilakukan pada tahap develop. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. e-LKPD berbasis bioentrepreneurship pada materi bioteknologi telah berhasil dikembangkan dengan memuat integrasi sintaks Project Based Learning (PjBL) di dalamnya. Berdasarkan hasil validasi, e-LKPD memeroleh persentase validitas sebesar 100% dengan kategori sangat valid pada aspek penyajian, 96.5% dengan kategori sangat valid pada aspek isi, 100% dengan kategori sangat valid pada aspek kebahasaan, sehingga diperoleh persentase validitas keseluruhan aspek sebesar 98.8% dengan kategori sangat valid. Hasil tersebut menunjukkan bahwa e-LKPD berbasis bioentrepreneurship untuk melatihkan keterampilan berwirausaha dalam Era Industri 4.0 dinyatakan layak secara teoretis dengan kategori sangat valid dan dapat ditindaklanjuti untuk diujicobakan secara terbatas guna mengetahui validitas empiris yang dikembangkan. Kata Kunci: profil, validitas, e-LKPD, bioentrepreneurship, Era Industri 4.0.
Profil dan Kelayakan Teoretis LKPD “Sistem Pencernaan” berbasis Problem Based Learning untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Wulan Ega Sanjaya; Evie Ratnasari
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n2.p403-411

Abstract

Kemampuan berpikir kritis dibutuhkan untuk menghadapi tantangan abad ke-21. Enam kompetensi yang diukur dalam berpikir kritis yaitu mengintepretasi, mengekplanasi, mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan membuat solusi penyelesaian masalah. Keenam kompetensi berpikir kritis harus dikuasai ketika mempelajari materi sistem pencernaan. Peserta didik akan lebih mudah memahami penyampaian materi tersebut apabila diberikan dalam bentuk aktivitas pemberian masalah autentik. Kegiatan tersebut dapat ditunjang dengan menggunakan LKPD berbasis problem based learning (PBL) yang merupakan model pembelajaran dengan cara menuntut peserta didik untuk menghadirkan permasalahan nyata (autentik) sebagai acuan guna mendapatkan pengetahuan serta konsep. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan validitas LKPD Sistem Pencernaan berbasis PBL. Model penelitian ini ialah model instruksional Fenrich yang memiliki beberapa tahap yaitu menganalisis, merencanakan, merancang, mengembangkan, menerapkan, serta mengevaluasi dan merevisi. Kegiatan validasi dengan model intruksional Fenrich, dilaksanakan ketika pengembangan berdasarkan penilaian dari ahli pendidikan dan materi. Instrumen validasi terdiri dari lima puluh pertanyaan terkait aspek kelayakan penyajian, bahasa, isi, karakteristik LKPD berbasis problem based learning serta komponen kesesuaian LKPD untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis. Rincian rata-rata skor pada aspek kelayakan penyajian LKPD sebesar 4, aspek bahasa sebesar 3,7, aspek isi sebesar 3,8, aspek karakteristik LKPD berbasis PBL sebesar 3,8 dan aspek komponen kesesuaian LKPD untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis sebesar 3,8. LKPD yang dikembangkan dikategorikan sangat valid dengan rerata skor hasil validasi 3,8 dan layak untuk diuji coba.
PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU IPA MELALUI PENGAYAAN MATERI IPA BOTANI DI SMP AL FALAH SURABAYA Sari Kusuma Dewi; Yuliani Yuliani; Yuni Sri Rahayu; Evie Ratnasari; Novita Kartika Indah; Adi Maladona
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57763

Abstract

Pembelajaran merupakan serangkaian proses belajar mengajar yang mengacu pada serangkaian komponen yang saling berhubungan untuk mencapai tujuan. Salah satu komponen utama adalah guru. Setiap guru memiliki karakter dan latar belakang ilmu yang berbeda-beda, pengetahuan dan ketrampilan yang berbeda akan mempengaruhi kompetensi yang dimiliki. Pembelajaran IPA/Biologi yang dapat mengkonstruksi pengetahuan yang sesuai dengan karakteristik siswa, diperlukan kerja keras dan kompetensi seorang guru untuk melaksanakan pembelajaran terutama pada materi IPA Botani. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengayaan materi IPA Botani untuk menunjang kompetensi para guru IPA khususnya di SMP Al Falah Surabaya. Kegiatan ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan identifikasi kebutuhan guru IPA dan identifikasi berbagai materi sulit pada materi IPA Botani. kemudian menyusun instrumen bahan ajar materi pengayaan (hand out dan power point), serta evaluasi materi IPA Botani berupa lembar tes (pretest dan post test) dan angket respon guru tentang pelaksanaan kegiatan pelatihan untuk mengukur Tingkat kompetensi professional guru. Tahap Pelaksanaan adalah pelatihan pengayaan materi IPA Botani terhadap para guru, dan tahap Evaluasi adalah melihat tingkat kemampuan para guru terhadap materi IPA Botani yang sudah diberikan di pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa, guru dapat lebih memahami materi IPA Botani yang teridentifikasi sulit, dengan meningkatnya nilai tes sebesar 1,6%, Guru memiliki kemampuan untuk mencari konsep yang sulit pada materi IPA Botani, serta respon yang baik pada pelaksanaan pelatihan pengayaan materi IPA Botani.
Pengembangan LKPD pada Materi Transpor Pasif Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Melatih Keterampilan Proses Sains Nanda Harum Dwi Prasasti; Evie Ratnasari
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p365-375

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka disesuaikan dengan tuntutan abad ke-21 memberikan dampak pada pembelajaran biologi yang memiliki hakikat selaras dengan keterampilan proses sains (KPS). KPS yaitu kemampuan ilmiah yang berhubungan dengan menemukan sesuatu dengan percobaan. KPS yang menjadi dasar dalam penyelidikan ilmiah perlu didukung dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk mencapai elemen capaian pembelajaran. Penelitian dilakukan untuk mengembangkan LKPD pada materi transpor pasif berbasis inkuiri terbimbing untuk melatih KPS dilihat berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Metode pengumpulan data menggunakan instrumen validasi, observasi keterlaksanaan, angket respons, dan tes indikator KPS. Uji coba terbatas untuk 20 peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Hasil menunjukkan validitas LKPD 3,94 yang tergolong sangat valid, kepraktisan LKPD melalui keterlaksanaan dengan persentase 100% dan angket respons sebesar 94,37% yang tergolong sangat praktis, dan keefektifan LKPD sebesar 3,77 yang tergolong sangat baik. Dengan demikian, LKPD dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk diimplementasikan dalam pembelajaran biologi materi transpor pasif karena mampu melatihkan KPS peserta didik kelas XI.