Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Tedc

PROTOTIPE ALAT PROSES PENGOLAH MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL BERBASIS PLC, MIKROKONTROLER, DAN SISTEM SCADA Reni Listiana; Eva Damayanti; Dino Dwi Aryanto; Erwin Yusuf
Jurnal TEDC Vol 15 No 2 (2021): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.209 KB)

Abstract

SCADA berfungsi mengontral, memonitoring dan mengambil data logging yang sering digunakan pada plant industri. Pada saat ini penggunaan bahan bakar yang menggunakan batubara atau minyak bumi sangat banyak digunakan sehingga cadangan minyak dan batubara semakin hari semakin menipis yang mana bahan bakar tersebut tidak dapat diperbarui. Dengan berbekalkan ilmu, pengalaman serta dukungan dari orang-orang terdekat penulis mencoba untuk memberikan solusi dari masalah yang penulis termukan dengan merancang dan membuat prototype alat pengolah minyak jelantah menjadi biodiesel sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan yang menggunakan sistem kontrol PLC dan Mikrokontroler yang berbasis sistem SCADA. Yang mana sistem SCADA telah banyak digunakan di industri dan sangat bermanfaat serta sangat membantu untuk mengoperasikan dan memonitoring alat sehingga tercapainya keinginan output yang diinginkan. Pada sistem SCADA ini menggunakan software CX-Supervisor yang dirancang dengan beberapa sistem seperti alarm indikator,trend dan data logging sehingga dapat memudahkan jika terjadi trouble atau error pada alat. Pada sistem yang dirancang seperti alarm indikator,trend dan data logging berfungsi sebagai indikator apabila terjadi masalah pada sistem alat. Lalu untuk hasil dari sistem seperti alarm indikator, trend dan data logging menunjukan hasil yang stabil ketika alat sedang beroperasi dan akan memberikan sinyal error serta suara buzzer jika terjadi kesalahan pada sistem. Kata kunci : biodiesel, plc, mikrokontroler, scada
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN KONTROL PORTAL OTOMATIS DENGAN MENGGUNAKAN RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID) DAN SENSOR PASSIVE INFRA RED (PIR) BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535 Eva Damayanti; Terissa Nur’arini
Jurnal TEDC Vol 9 No 1 (2015): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.387 KB)

Abstract

Di era globalisasi sekarang ini, perkembangan teknologi berkembang dengan pesat yang ditandai denganhadirnya alat-alat yang mempunyai teknnlogi berbasis otomatisasi. Salah satu contoh yaitu Portal otomatisdengan kartu RFID. Alat ini dibuat dengan tujuan mempermudah pembukaan dan penutupan portal secaraotomatis. Selain itu portal ini juga membantu meningkatkan keamanan karena untuk membuka portal kitadiharuskan memiliki kartu RFID dengan kode yang telah terdaftar di database. Kode kartu yang dimiliki olehsetiap pengendara juga berbeda satu sama lain. Metode perancangan dilakukan melalui beberapa tahapanyaitu, studi literatur dari berbagai referensi, observasi, pengumpulan data dan tahapan persiapanperancangan. Portal yang dibuat ini hanya dapat dipakai untuk akses jalan satu arah. Selain itu portal otomatisyang dibuat ini khusus untuk pengendara sepeda motor, karena digunakan sensor PIR (Passive Infra Red)dimana hanya dapat mendeteksi gerakan manusia. Sensor PIR dipilih karena harganya terjangkau dan mudahdigunakan serta lebih menjamin keselamatan pengendara karena portal akan tertutup jika sensor sudah tidakmendeteksi adanya pengendara yang melewati portal. Seluruh sistem pengaturan pada portal ini dikontrol olehMikrokontroler Atmega 8535.Kata Kunci: Portal, otomatis, RFID, PIR, Mikrokontroler ATmega 8535,
PERANCANGAN SISTEM KENDALI PROSES POWDER COATING BERBASIS ARDUINO UNO DAN SMARTPHONE ANDROID Eva Damayanti
Jurnal TEDC Vol 10 No 3 (2016): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.952 KB)

Abstract

Proses powder coating ini dikendalikan dengan sistem pengendalian berbasis Arduino Uno dengan dua carapengendalian yang berbeda yaitu dengan cara manual melalui tombol-tombol pada panel kontrol manual dancara otomatis dengan sistem wireless melalui smartphone berbasis sistem Android. Alat ini tercipta karenadalam dalam prosesnya masih manual sehingga operator berhubungan langsung pada proses pengecatanyang berakibat pada kesehatan operator itu sendiri. Dengan adanya alat ini maka operator tidakberhubungan langsung dengan alat yang digunakan dan proses pengecatannya. Dengan terciptanya alat initentunya proses pengecatan dapat dilakukan secara otomatis tanpa perlu operator berhubungan langsungdengan proses pengecatan yang berdampak baik pada kesehatan operator.Kata Kunci: Arduino, Kendali, Komunikasi Wireless
THE PROTOTYPE STONE CHRUISHER Ariya Arsyad; Reni Listiana Listiana; Eva Damayanti
Jurnal TEDC Vol 17 No 1 (2023): JURNAL TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu dimanfaatkan sebagai bahan material yang sangat berguna untuk pembuatan rumah, gedung-gedung bertingkat, jalan dan lain sebagainya. Dalam penggunaannya, batu dibutuhkan dengan berbagai macam ukuran, dari yang besar hingga yang paling kecil (halus), maka dari itu dibutuhkannya sebuah mesin penghancur batu (Stone Crusher) yang dapat membantu dalam penghancuran batu sampai ukuran yang diinginkan. Maka tujuan dari penelitian ini adalah, untuk membuat alat pengontrolan dan pengawasan berdasarkan system control secara manual ataupun otomatis dengan menggunakan PLC Omron CP1E-E40SDR-A sebagai main control. Alat ini menggunakan Motor DC Power Windows, sebagai penggerak utama dalam pengangkutan batu, penghancuran, dan pembawa hasil ke tempat penampungan. Dan menggunakan HMI Nextion 5 inch sebagai interface untuk memonitoring (mengawasi) motor yang bekerja. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Berdasarkan hasil pengujian pada system manual, pada saat tombol Start M1 ditekan maka motor 1 akan hidup, saat tombol Start M2 ditekan maka motor 2 akan hidup, saat tombol Start M3 ditekan maka motor 3 akan hidup, dan apabila tombol Stop ditekan maka motor 1, motor 2, dan motor 3 akan mati. Sedangkan pengujian pada sistem otomatis, pada saat tombol Start auto ditekan maka motor 1 akan hidup, selama selang waktu 30 milidetik, dilanjutkan dengan motor 2 dan setelah selang waktu selama 30 milidetik dari motor 2 dilanjutkan dengan hidupnya motor 3. Dan pada saat tombol Stop ditekan maka, motor 1, motor 2, dan motor 3 akan mati. Sistem kontrol di stone crusher ini, juga dilengkapi dengan sistem pendeteksi logam yang berfungsi sebagai pengaman mata pisau stone crusher terhadap logam, yang dimana saat batu dibawa oleh konveyer 1 (motor 1), dan terdeteksi adanya logam, maka semua sistem pada stone crusher akan mati, dan buzzer pun akan menyalah, sampai logam yang terdeteksi dipindahkan. Pada system manual waktu tempuh rata-rata yang dibutuhkan pada konveyor 1 11,33 detik, pada penggilingan 21,58 detik, dan konveyor 2 6,19 detik. Dengan waktu tercepat pada konveyer 1 10,42 detik, penggilingan 15,21 detik, dan konveyer 2 05,43 detik. Sedangkan waktu terlama ditempuh pada konveyer 1 selama 12,19 detik, penggilingan 26,89 detik, dan konveyer 2 06,98 detik. Sedangkan pada system otomatis waktu kerja diambil secara keseluruhan proses kerja. yang dibutuhkan untuk proses pembawaan batu (konveyor 1), penggilingan (penghancuran), pembawaan hasil (konveyor 2) ke tempat penampungan. Rata-rata waktu kerja ditempuh 32.81 detik, dengan waktu tercepat ditempuh selama 31,15 detik, sedangkan waktu terlama ditempuh selama 33,76 detik. Kata Kunci: Material Batu, Programmable Logic Controller (PLC), Human Machine Interface (HMI), Motor Listrik.