Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Education that liberates and educates according to the perspective of the Qur’an Ahmad Zain Sarnoto; Sri Tuti Rahmawati; Lamya Hayatina
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 9, No 4 (2021): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/163200

Abstract

This study examines the concept of Islamic education with the paradigm of liberation and educating in the Quran. Islam which is based on the Quran has verses relating to education and the spirit of liberation. In addition to explaining universal principles, the Quran also presents historical figures as lessons. In general, Islamic education idealizes the birth of educational output that frees itself from the lusts that pollute the soul and frees its people from various kinds of social problems, such as injustice, economic inequality, discrimination and oppression. This type of research is library research. The approach used is an educational approach. His analytical theory uses hermeneutics and liberation education. The findings of this study: first, the verses of the Quran can be grouped into; verses of education and verses of liberation education. Second, Islamic education with a liberation paradigm must be in the form of practice, with a real social contribution; besides that it must also be based on the value of devotion and worship. This research contributes to the study of the interpretation of the Quran as well as the discipline of Islamic education, by presenting the category of verses of the Quran about education with a liberation paradigm.
IMPLEMENTASI TEORI BEHAVIORISTIK DALAM PEMBIASAAN BACAAN SHOLAT DI RA DZAROTUL MUTMAINNAH SETU TANGERANG SELATAN Faridatul Husna; Lamya Hayatina; Ika
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 9 No. 2 (2020): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengangat tentang pentingnya stimulus dalam proses pembelajaran dalam pembiasaan bacaan sholat, untuk membentuk tingkah laku anak, dengan motivasi dari lingkungan sekitar akan sangat mempengaruhi respon dalam pembiasaan bacaan sholat. Teori behavioristik dalam pembelajaran merupakan upaya membentuk tingkah laku yang diinginkan dengan tepat. Dengan pembiasaan pembelajaran anak usia dini dalam tingkat Raudhathul Athfal (RA), dengan stimulus yang diberikan guru akan merangsang anak dengan berbagai respon yang diterima. Implementasi behavioristik dalam pembiasaan bacaan sholat di RA Dzarotul Mutmainnah dengan berbagai tahapan pembelajaran seperti kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Dalam kegiatan tersebut adanya respon yang didapat siswa maka pendekatan yang muncul dalam tahap-tahap pembelajaran dengan yang diberikan guru seperti membaca keras, latihan, praktek dan pemodelan, dengan pendekatan yang diberikan reinforcement dan punishment, dengan munculnya hukuman belajar behavioristik seperti, connetionism (koneksionisme) dengan Law of Exercise (hukum latihan) dan Law of Readines (hukum kesiapan), Classical Conditioning (pengkondisian atau persyaratan klasik) dengan Law of Responden Conditioning (hukum pembiasaan yang dituntut) dalam pembiasaan bacaan sholat respon anak baik dan berhasil. Pembiasaan bacaan sholat, anak didik membentuk prilaku yang positif dengan stimulus yang diberikan guru dengan penguatan pembiasaan membuat anak cakap dalam pembiasaan bacaan sholat
The Role of Murobbi in Formation of Santri Morals at the Tahfizh Qur'an Islamic Boarding School Al Azka Putri Cisauk Tangerang Ike Nita Nur Sundari; Lamya Hayatina; Amri Sanusi
Journal of Indonesian Islamic Studies Vol 1, No 2 (2022): Journal of Indonesian Islamic Studies (April)
Publisher : State Islamic Institute of Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.397 KB)

Abstract

The main purpose of coaching in Islam is to form good morals or character. In the current era of globalization, you can find information quickly; if you cannot choose the right one, it can reduce morals among students. Therefore, the existence of moral development for students is very important. The moral formation, namely the polite attitude of students from their words and actions, aims to improve morality, especially polite attitudes towards Ustaz, ustazah, seniors, juniors, and other friends. The method or technique carried out in the research process is an effort in science that is used to obtain facts and principles patiently, carefully, and qualitatively. The problems studied in this study are: how is the role of murobbi in the formation of the morals of students in the female Tahfizh Qur'an Al Azka Islamic boarding school, and also the supporting and inhibiting factors for the formation of the students' morals in the female Tahfizh Qur'an Al Azka Islamic boarding school.
IMPLEMENTASI TEORI BEHAVIORISTIK DALAM PEMBIASAAN BACAAN SHOLAT DI RA DZAROTUL MUTMAINNAH SETU TANGERANG SELATAN Faridatul Husna; Lamya Hayatina; Ika
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 9 No. 2 (2020): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.729 KB)

Abstract

Penelitian ini mengangat tentang pentingnya stimulus dalam proses pembelajaran dalam pembiasaan bacaan sholat, untuk membentuk tingkah laku anak, dengan motivasi dari lingkungan sekitar akan sangat mempengaruhi respon dalam pembiasaan bacaan sholat. Teori behavioristik dalam pembelajaran merupakan upaya membentuk tingkah laku yang diinginkan dengan tepat. Dengan pembiasaan pembelajaran anak usia dini dalam tingkat Raudhathul Athfal (RA), dengan stimulus yang diberikan guru akan merangsang anak dengan berbagai respon yang diterima. Implementasi behavioristik dalam pembiasaan bacaan sholat di RA Dzarotul Mutmainnah dengan berbagai tahapan pembelajaran seperti kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Dalam kegiatan tersebut adanya respon yang didapat siswa maka pendekatan yang muncul dalam tahap-tahap pembelajaran dengan yang diberikan guru seperti membaca keras, latihan, praktek dan pemodelan, dengan pendekatan yang diberikan reinforcement dan punishment, dengan munculnya hukuman belajar behavioristik seperti, connetionism (koneksionisme) dengan Law of Exercise (hukum latihan) dan Law of Readines (hukum kesiapan), Classical Conditioning (pengkondisian atau persyaratan klasik) dengan Law of Responden Conditioning (hukum pembiasaan yang dituntut) dalam pembiasaan bacaan sholat respon anak baik dan berhasil. Pembiasaan bacaan sholat, anak didik membentuk prilaku yang positif dengan stimulus yang diberikan guru dengan penguatan pembiasaan membuat anak cakap dalam pembiasaan bacaan sholat
KONSELING SPIRITUAL SEBAGAI UPAYA INTERVENSI MENGATASI PERILAKU BOLOS SISWA Yanto Yanto; Nur Hotimah; Lamya Hayatina; Adih Adih; Almaydza Pratama Abnisa
Hijri Vol 14, No 2 (2025): HIJRI (Author Geographical Coverage: Turkey and Indonesia)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/hijri.v14i2.26775

Abstract

Perilaku bolos siswa dipengaruhi faktor internal dan eksternal serta berdampak negatif pada diri dan sekolah. Konseling spiritual berpotensi sebagai pendekatan rehabilitatif yang menyentuh akar persoalan batin siswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji konseling spiritual sebagai pendekatan rehabilitatif siswa bolos, dengan menelusuri penyebab psikospiritual, mengembangkan model, dan menjelaskan proses pemulihan berbasis nilai keagamaan. Penelitian ini menggunakan studi kasus kualitatif di MTs. Mardliyyah Pamekasan untuk mendalami efektivitas konseling spiritual dalam mengintervensi perilaku bolos siswa melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Perilaku bolos siswa MTs. Mardliyyah Pamekasan disebabkan oleh faktor internal seperti masalah psikologis dan spiritual, termasuk kurangnya perhatian orang tua, tekanan akademik, dan lemahnya nilai keagamaan. Selain itu, pengaruh teman sebaya yang negatif turut memperparah kondisi. Untuk mengatasi hal ini, sekolah menerapkan konseling spiritual dengan tahapan eksplorasi nilai-nilai spiritual, refleksi perilaku bolos, penguatan relasi spiritual, dan komitmen perubahan. Guru BK berperan aktif dengan pendekatan empatik, mendorong kesadaran, tanggung jawab, dan pertumbuhan spiritual siswa agar lebih disiplin dan memiliki makna dalam pendidikan. Perilaku bolos siswa MTs. Mardliyyah Pamekasan dipicu faktor internal dan pengaruh teman sebaya. Konseling spiritual diterapkan melalui refleksi, pembinaan ibadah, dan penguatan nilai untuk memulihkan motivasi belajar.