Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konsep Pendidikan Akhlak untuk Komunitas Anak Punk Menurut Pandangan Para Kiyai Cirebon dan Praktisi Pendidikan di Yayasan Wangsakerta Cirebon Abdul Rochman; Siti Fatimah; Muslihudin Muslihudin
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 1 (2021): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nature school education is an effort to change the behavior and attitudes carried out by various parties or elements of society which aims to increase knowledge, skills and public awareness about natural values ​​and issues of natural problems which in turn can move the community to take an active role in conservation and safety efforts. Environment for the benefit of present and future generations. Nature education can facilitate the achievement of high-level skills such as critical thinking, creative thinking, integrative thinking and problem solving. The concept that is offered from the nature-based school education system is a very interesting concept to explore more deeply. Wangsakerta Nature School, Karangdawa Hamlet, Setupatok Mundu Village, West Java is one of the many Nature Schools that have been established in various regions in Indonesia, located in shady rice fields and plantations, far from vehicle pollution. Abstrak Pendidikan sekolah alam adalah upaya mengubah prilaku dan sikap yang dilakukan oleh berbagai pihak atau elemen masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai alam dan isu permasalahan alam yang pada akhirnya dapat menggerakkan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian dan keselamatan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan yang akan datang. Pendidikan alam dapat mempermudah pencapaian keterampilan tingkat tinggi seperti berfikir kritis, berfikir kreatif, berfikir secara integrative dan memecahkan masalah.Konsep yang ditawarkan dari sistem pendidikan sekolah berbasis alam merupakan konsep yang sangat menarik untuk digali kembali lebih dalam lagi. Sekolah Alam Wangsakerta Dusun Karangdawa Desa Setupatok Mundu Jawa barat merupakan salah satu dari sekian banyak Sekolah Alam yang telah di didirikan diberbagai daerah di Indonesia, yang berlokasi di persawahan dan perkebunan yang rindang, jauh dari polusi kendaraan.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KURIKULUM 2013 PADA SEKOLAH BERBASIS PESANTREN DI SMK NU RAUDLATUL MUTA'ALLIMIN SINGARAJA INDRAMAYU Nanang Qosyim; UFN Muslihudin
Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam Vol. 5 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/oasis.v5i1.5666

Abstract

Persoalan budaya dan karakter bangsa masih menjadi sorotan banyak orang, lunturnya nilai-nilai karakter bangsa, hilangnya adab-adab kesopanan yang merupakan ciri karakter bangsa serta perkembangan teknologi dan pengaruh globalisasi menjadi tantangan tak terelakkan saat ini. Dalam kehidupan suatu negara pendidikan memegang peranan penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa, karena pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumberdaya manusia yang bertakwa dan berakhlak mulia. Untuk membangun dan memperkuat karakter bangsa, haruslah diawali dari lingkup terkecil, yaitu pendidikan di keluarga dan sekolah. Upaya mewujudkan nila-nilai tersebut dapat dilaksanakan melalui pembelajaran yang dapat mengadopsi semua nilai-nilai karakter bangsa yang akan di bangun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Historis-Filosofis yaitu penulis melakukan analisis data secara objektif tentang keadaan yang sebenarnya dari objek yang diteliti. Pada tahap pengumpulan data, dilakukan dengan cara menghimpun data dari berbagai literatur baik dari surat kabar, buku-buku dan jurnal internet yang berkaitan dengan obyek penelitian. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis isi (content analisys), dimana peneliti menjabarkan hasil penelitian berkaitan dengan implementasi pendidikan karakter dalam kurikulum 2013 pada sekolah berbasis Pesantren di SMK NU Raudlatul Muta’allimin, mengklasifikasikannya menurut bagian yang telah ditentukan untuk kemudian dicocokkan dengan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pelaksanaan Implementasi pendidikan karakter merupakan realisasi dari perencanaan kurikulum pendidikan karakter dan  program kegiatan pendidikan karakter yang telah disusun dan dimusyawarahkan sebelumnya bersama dalam kesatuan Tim Penyusun Kurikulum beserta stakeholder. Pelaksanaan pendidikan karakter di  SMK NU Raudlatul Muta’allimin Singaraja Indramayu adalah (1) melalui pengintegrasian kedalam mata pelajaran, yaitu dengan merumuskan nilai-nilai pendidikan karakter kedalam perangkat pembelajarn seperti silabus dan RPP, (2) pengintegrasian melalui mata pelajaran muatan lokal, (3) melalui pengembangan diri (Pembiasaan), terdiri dari kegiatan rutin, kegiatan terprogram, kegiatan spontan, kegiatan keteladanan, kegiatan penunjang, (4) melalui pembudayaan pendidikan karakter di sekolah. Selanjutnya guru bertugas memberikan pembelajaran tentang pendidikan karakter melalui ilmu pengetahuan yang diterapkan dalam kurikulum di sekolah, sedangkan keluarga dan masyarakat yang merupakan lingkungan tumbuh dan berkembangnya generasi muda memiliki peran yang lebih penting dalam proses pembentukan karakternya melalui agama dan norma-norma sosial yang dianut. Perlu adanya peran serta aktif semua komponen bangsa untuk membentuk pribadi generasi muda yang berkarakter dan religius, nasionalis, gotong-royong, dan integritasThe issue of culture and national character is still in the spotlight of many people, the fading of national character values, the loss of the courtesy of politeness that characterizes the nation's character and the development of technology and the influence of globalization are an inevitable challenge today. In the life of a country, education plays an important role to ensure the survival of the nation and nation, because education is a vehicle to improve and develop the quality of human resources who are virtuous and of good character. To build and strengthen the nation's character, it must start from the smallest scope, namely education in families and schools. Efforts to realize these values can be implemented through learning that can adopt all the values of the nation's character that will be built.This research is a qualitative study with the type of field research. In this study using the Historical-Philosophical approach, the writer conducts an objective analysis of data about the actual state of the object under study. At the data collection stage, it is done by collecting data from various literatures both from newspapers, books and internet journals related to the object of research. The data analysis technique used is content analysis, where researchers describe the results of research related to the implementation of character education in the 2013 curriculum in pesantren-based schools at SMK NU Raudlatul Muta'allimin, classifying them according to predetermined sections to then be matched with literature relevant.The results showed that: Implementation The implementation of character education is the realization of character education curriculum planning and character education program activities that have been prepared and discussed earlier together in the unity of the Curriculum Building Team and stakeholders. The implementation of character education at SMK NU Raudlatul Muta'allimin Singaraja Indramayu is (1) through integration into subjects, namely by formulating the values of character education into learning tools such as syllabi and lesson plans, (2) integration through local content subjects, (3) ) through self-development (habituation), consisting of routine activities, programmed activities, spontaneous activities, exemplary activities, supporting activities, (4) through civilizing character education in schools. Furthermore, the teacher is tasked with providing learning about character education through science that is applied in the curriculum in schools, while the family and community which are the environment for the growth and development of the younger generation have a more important role in the process of character formation through religion and social norms adopted. The active participation of all components of the nation is needed to shape the personality of the young generation of character and religious, nationalist, mutual cooperation, and integrity 
PENGELOLAAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN MAHASISWA Muslihudin Muslihudin; Wulan Andini
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol. 30 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ath.v30i1.6480

Abstract

AbstrakPengembangan keterampilan berpikir kreatif (creative thinking) dan kemandirian belajar sangat dibutuhkan di era ini. Di lain pihak, metode pembelajaran yang digunakan di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon dirasa belum dapat menggiring untuk pengembangan keduanya. Penelitian ini merupakan sebuah desain pendahuluan untuk perkuliahan subject spesifik pedagogy dengan bertujuan merancang pembelajaran berbasis project based learning sebagai alternatif metode pengembangan keterampilan berfikir kreatif (creative thinking) dan kemandirian belajar mahasiswa. Adapun metode penelitian menggunakan metode analisis deskriptif. Data dikumpulkan dari hasil wawancara dan observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pentingnya pembaharuan dan penyegaran perkuliahan subject spesific pedagogy yang meliputi: re-orientasi perkuliahan subject specific pedagogy sesuai dengan keberadaannya sebagai calon guru profesional; pembenahan terhadap empat komponen strategis kegiatan perkuliahan; serta pengembangan model perkuliahan yang sesuai dengan perspektif andragogy yang menempatkan pengalaman otentik dengan penguasaan teoritik secara proporsional.Kata kunci: berpikir kreatif, kemandirian belajar, project based learning  AbstractThe development of creative thinking skills and self-regulated learning is needed in this era. On the other hand, the learning method used in the Tarbiyah Faculty of Teacher Training and Teacher Training IAIN Nurjati Cirebon has not been able to lead to the development yet. This research was a preliminary design for specific subject pedagogy lecture aiming at designing project-based learning as an alternative method of developing students' creative thinking skills and self-regulated learning. The research method used was descriptive analysis method. The data were collected from interviews and observation. The results of the analysis show that the importance of the renewal and refreshment of specific subject pedagogy lectures includes: re-orientation of subject specific pedagogy lectures according to their existence as prospective professional teachers; revamping the four strategic components of lecture activities; and the development of lecture models that fit the perspective of andragogy that places authentic experience with theoretical mastery in a proportionate manner.Keywords: creative thinking, self regulated learning, project based learning