Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGENALAN PROFESI DAN PENGUATAN CITA-CITA PADA ANAK SEKOLAH DASAR MELALUI MEDIA POHON HARAPAN Ikrana Shafa Maura; Muhammad Saifuddin Zuhri; Niki Wigati; Aidatul Wardina Sya-Sya; Dias Tiara Putri Utomo
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6816

Abstract

Setiap orang pasti mempunyai harapan untuk memiliki masa depan yang cerah, dengan hal itu maka semua orang pasti memiliki cita-cita atau target untuk menetukan kehidupan di fase selanjutnya. Cita-cita dan harapan akan dimulai dengan melihat lingkungan sekitar dan edukasi yang diterima, mulai dari orang tua yang sudah mulai mengarahkan cita dam impian sang anak untuk masa depannya dan hal itulah menjadi pegangan anak dari usia dini, mereka akan mulai tumbuh dan berkembang untuk mengerja cita-cita yang sudah diimpikan sejak lama, oleh sebab itu sangatlah penting anak anak memiliki masa depan. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menguatkan cita-cita mereka adalah dengan mengenalkan berbagai macam profesi yang ada dan memotivasi mereka untuk terus berjuang untuk mewujudkan cita-citanya. Oleh karena itu, tim pengabdian mengadakan program edukasi dan motivasi penguatan cita cita dengan media Pohon Harapan terhadap anak-anak di SD Negeri Plabuhanrejo, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan. Dengan adanya program tersebut maka diharapkan anak anak di Desa Plabuhanrejo bisa menjadi orang-orang sukses, karena kesuksesan itu bukan hanya dimiliki orang orang yang ada di kota tetapi desa adalah buah pemikiran bagi anak anak yang memiliki harapan besar.
The Interrelation of Language Learning Strategies and English Proficiency among Medical Students Finaty Ahsanah; Dias Tiara Putri Utomo
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 10 No. 1 (2022): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v10i1.2670

Abstract

This study investigated language learning strategies used by medical students and its relation to students’ English proficiency. The study was conducted at Universitas Muhammadiyah Lamongan, the participant involved in this study were 74 medical students from three different departments; physiotherapy, midwifery, and pharmacy.  The language learning strategies data were obtained from the Oxford’s Strategy Inventory for Language Learning (SILL), while the English proficiency level was obtained from the students’ EPT scores. Data analysis was carried out using SPSS – descriptive statistics and Pearson Correlation. The findings revealed that the participants frequently used strategies were memory strategies by the mean of 3.11, followed by metacognitive strategies at 3.06, cognitive strategies at 2.97, social strategies at 2.95, compensation strategies at 2.94, and affective strategies at 2.91.  Meanwhile, the Pearson Correlation or ŕ value was .054 ≤ 0.05, and the sig. (2 tailed) value was .064 ≥ 0.05. It can be concluded that there was no interrelation between the use of language learning strategies and students’ English proficiency. Therefore, students’ English proficiency does not affect language learning strategies preference. The findings of this current study might be useful as input for English teachers and learners to build an effective classroom environment. 
Pemanfaatan Media PowerPoint Interaktif dalam Pembelajaran IPAS Materi Perkembangbiakan Tumbuhan di Sekolah Dasar Andri Setyawan; Isabella Khoirina Reinata; Dias Tiara Putri Utomo
Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar Vol 6 No 2 (2023): November
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dikdas.v6i2.30593

Abstract

One of the interactive learning materials that elementary teachers can use is PowerPoint. This study aimed to determine the effectiveness of using PowerPoint interactive learning media in improving 4th grade primary school students’ knowledge of  IPAS subjects, especially materials on plant varieties. This study used a pre-experimental research design with  group pretest-posttest. The study was conducted during odd semesters of the 2023/2024 school year. The study sample included all 4th grade students, with up to 22 students sampled through a total sampling technique. The instruments used in this study were pretest and posttest questionnaires. The collected data were analyzed using descriptive statistics test, normality test, and paired sample t test. The results of statistical analysis showed that  the mean value from pre-test (61.81) to post-test (84.09) increased by 37%. The paired sample t-test results show a statistically significant value of 0.000, so it can be concluded that there is a difference between before and after the intervention. Therefore, primary school teachers are encouraged to use  learning media to improve students’ learning outcomes.
Interactive comics and family engagement to foster personal hygiene autonomy in children with special needs Dias Tiara Putri Utomo; Suhariyati Suhariyati; Nahardian Vica Rahmawati
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 22 No. 1 (2026): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v22i1.14815

Abstract

[Bahasa]: Anak berkebutuhan khusus (ABK) sering menghadapi kendala dalam menjaga personal hygiene secara mandiri akibat keterbatasan pemahaman dan keterampilan motorik halus. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang adaptif serta keterlibatan aktif orang tua untuk membangun kebiasaan kebersihan diri yang efektif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman praktik kebersihan melalui pemanfaatan media komik interaktif sebagai sarana edukasi serta menumbuhkan kemandirian personal hygiene pada ABK. Program ini dilaksanakan pada periode Mei hingga September 2025 dengan menggunakan pendekatan Participatory Community Engagement. Intervensi dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu sosialisasi, pendidikan dan pelatihan, implementasi, serta evaluasi. Kegiatan pendidikan dan pelatihan berfokus pada praktik personal hygiene yang didukung dengan penggunaan media komik interaktif meliputi kegiatan cuci tangan sesuai pedoman WHO, menggosok gigi, dan memotong kuku. Evaluasi program dilakukan dengan menganalisis data pre-test dan post-test menggunakan instrumen lembar ceklis yang diisi oleh orang tua. Hasil evaluasi pada 25 ABK menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator personal hygiene. Pada 6 langkah cuci tangan sesuai pedoman WHO terdapat peningkatan kemandirian dari 64% menjadi 80%. Pada aktivitas menggosok gigi, kemandirian siswa meningkat dari 64% menjadi 76%. Sebaliknya, memotong kuku menunjukkan tingkat kemandirian terendah, di mana sebelum intervensi, hanya 52% ABK yang menunjukkan tingkat kemandirian, yang kemudian meningkat menjadi 56%% kemandirian. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif dan keterlibatan orang tua berkontribusi positif dalam meningkatkan kemandirian personal hygiene pada ABK. Kata Kunci: anak berkebutuhan khusus, keterlibatan orang tua, komik interaktif, kebersihan diri, participatory community engagement  [English]: Children with special needs (CSN) frequently face challenges in maintaining personal hygiene independently due to limited comprehension and fine motor skills. Therefore, adaptive educational media and active parental involvement are necessary to foster effective personal hygiene habits. This community service project aims to enhance the understanding of hygiene practices through interactive comics as an educational tool while cultivating personal hygiene independence among CSN. The program was conducted from May to September 2025 using a Participatory Community Engagement Approach. Interventions were carried out across several stages: socialization, education and training, action, and evaluation. The education and training activities focused on personal hygiene practices supported by interactive comics, covering handwashing according to WHO guidelines, toothbrushing, and nail trimming. Program evaluation analyzed pre-test and post-test data using checklist instruments completed by parents. Results among 25 CSN demonstrated improvements across all personal hygiene indicators. For the WHO 6-step handwashing technique, independence increased from 64% to 80%. In toothbrushing activities, student independence rose from 64% to 76%. Conversely, nail trimming yielded the lowest baseline independence, rising from 52% prior to intervention to 56% independence. These findings indicate that interactive media and parental involvement contribute positively to increasing personal hygiene independence among CSN. Keywords: children with special needs, parental engagement, interactive comics, personal hygiene, participatory community engagement
Pengaruh Interactive Video terhadap Peningkatan Pengetahuan Penanganan Cedera dengan Metode RICE pada Komunitas Pecinta Alam di SMA Negeri 1 Lamongan Muhammad Mahendra Dharma Saput; Siti Sholikhah; Dias Tiara Putri Utomo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1026

Abstract

Komunitas pecinta alam merupakan kelompok siswa rentan karena melibatkan fisik berat dan lingkungan yang memiliki risiko tinggi mengalami cedera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Interactive Video terhadap metode RICE untuk pengetahuan penanganan cedera pada komunitas pecinta alam di SMA Negeri 1 Lamongan. Desain penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Populasi sebanyak 30 remaja dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan intervensi dari 30 remaja memiliki pengetahuan kategori sedang yaitu sebanyak 15 responden (50,0%). Setelah dilakukan intervensi hampir seluruhnya yaitu 27 remaja memiliki pengetahuan kategori tinggi (90,0%). Hasil analisa data didapatkan P-Value = 0,000 (< 0,05) artinya ada pengaruh Interactive Video terhadap metode RICE untuk pengetahuan penanganan cedera pada komunitas pecinta alam di SMA Negeri 1 Lamongan. Interactive Video menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan penanganan cedera melalui metode RICE pada komunitas pecinta alam karena Interactive Video efektif meningkatkan retensi memori dan pemahaman remaja karena informasi yang diterima menjadi lebih jelas dan menarik.