Nurbaiti Nurbaiti
Universitas Syiah Kuala

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Why Do We Learn English? Investigating the First Year Students’ Motives to Learn English in Aceh Nurbaiti Nurbaiti; Yunisrina Qismullah Yusuf; Asnawi Muslem; Nurul Inayah
VELES Voices of English Language Education Society Vol 7 No 1 (2023): VELES VOICES OF ENGLISH LANGUAGE EDUCATION SOCIETY
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/veles.v7i1.6015

Abstract

Integrative and instrumental motivation both play crucial roles in language learning, so it is crucial for teachers to determine which students' motivations are predominant in a classroom. The motivation of first-year students to learn English was examined in this study. It involved 77 first-year students from the Department of English Education at Universitas Syiah Kuala in Banda Aceh, 56 of whom were females and 21 of whom were males. The research tool utilized to gather the data was a questionnaire. The Attitude/Motivation Test Battery served as its model. The acquired data were analyzed using the Statistical Package for Social Science version 23. The results demonstrated that instrumental motivation's mean score (M=44.18) is higher than integrative motivation's (M=43.38). However, there was little difference (at 0.92 percent ). Therefore, it can be said that these students were driven by both integrative and instrumental motivations. Both of these types of motivations are closely related, and they both function as learning objectives with a lot of value. They benefit by way of the students’ learning outcomes as they become more proficient and successful in the target language.
PENERAPAN PERILAKU K3 PADA PEMBELAJARAN DASAR TEKNIK MENJAHIT DI SMKN 3 BANDA ACEH Fara Fajrina; Fadhilah Fadhilah; Nurbaiti Nurbaiti
Jurnal Busana & Budaya Vol 3, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v3i1.34359

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Perilaku K3 Pada Pembelajaran Dasar Teknik Menjahit diSMKN 3 Banda Aceh, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, 1) Seberapa seringkahsiswamengalamikecelakaankerjasaatpembelajaranpraktekmenjahitsepertitertusukjarumpadajarinyakarenatidakmematuhiSOPpenggunaanMesinsaatpraktek,2)Bagaimana tingkat kesadaran siswa mengenai pentingnya K3 di ruang praktek, 3) Apakahsiswa disiplin dalam memenuhi peraturan saat di ruang praktek seperti menggunakan alatpelindung diri saat praktek ? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecelakaankerjadi ruangpraktek,untukmeningkatkanpengetahuansiswatentangK3,danuntukmenumbuhkan kesadaran siswa dalam menerapkan K3 di ruang praktek. Pendekatan dalampenelitianiniadalahpendekatankuantitatifdenganmetodedeskriptif,penelitianinidilakukandenganpenelitiansurveyyangmanainformasinyadikumpulkandenganmenggunakan kuisioner. Menurut Sugiyono (2013 : 199) penelitian survey adalah penelitianyang di lakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang di pelajari adalah datayangdiambildarisampelyangdiambildaripopulasi.Hasilpenelitianberdasarkanmasalah, kajian teori pertanyaan serta pernyataan yang diajukan pada saat penelitian yaitu,penerapan perilaku K3 di SMKN 3 Banda Aceh sudah tergolong dalam kategori tinggi,terbukti dari aspek-aspek yang di teliti hanya sedikit siswa yaitu berjumlah 4 siswa dari 61siswa yang menjadi sampel penelitian yang masih kurang motivasi dalam menerapkan K3padapembelajaranDasarTeknikMenjahit,penelitianinijugamengungkapkanbahwapenerapan perilaku K3 pada pembelajaran Dasar Teknik Menjahit di SMKN 3 Banda Acehpada siswa kelas XI Tata Busana sangat baik hingga mencapai angka kecelakaan nihil atauzero accident.Selama penelitian berlangsung dapat dipastikan bahwa siswa SMKN 3 BandaAcehsudahberpengalamandalambidangpenerapan perikaku KesehataKeselamatanKerja.KataKunci:PenerapanPerilakuK3,Mata PelajaranDasar TeknikMenjahit
Eksplorasi Teknik Destruktif Pada Bahan Denim Untuk Pembuatan Produk Tas Sara Nuraini; Novita Novita; Nurbaiti Nurbaiti
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v5i2.51785

Abstract

Denim merupakan salah satu kain yang memiliki karakteristik sangat kuat dan kokoh, penguraiannya dalam lingkungan membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun. Penggunaan bahan limbah denim dengan adanya pengaplikasian teknik destruktif dalam pembuatan produk fesyen merupakan salah satu cara alternatif yang dapat dikembangkan untuk mengurangi permasalahan dari bahan limbah denim. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mendesain dan membuat produk tas menggunakan limbah bahan denim dengan pengaplikasian teknik destruktif untuk dapat mengetahui daya tarik mahasiswa Departemen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga konsentrasi Tata Busana terhadap produk tas yang dihasilkan. Penelitian menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Tata Busana tahun 2020 dan 2021 yang telah lulus Mata Kuliah Kerajinan dengan jumlah 62 orang. Hasil eksperimen berbahan limbah denim yang diciptakan berupa pembuatan produk tas Rucksack dan Tote bag dengan pengaplikasian teknik destruktif. Produk tas Rucksack model pertama menggunakan jenis bahan Selvedge denim dengan motif Orchid Flower, model tas Tote bag kedua dan ketiga menggunakan jenis bahan katun denim dengan motif ornamen Aceh dan motif tumbuhan Impatiens Haukeri. Ketiga model tas yang dihasilkan pengerjaannya menggunakan teknik destruktif. Teknik destruktif dikerjakan melalui proses perobekan dan dilakukan pencabutan benang sehingga tercipta teskstur tertentu berupa serat-serat benang yang terurai tanpa akhir penyelesaian. Teknik destruktif yang digunakan berupa pengerasan material denim, teknik pola gradasi dan teknik unfinished/ripped. Tanggapan responden menunjukkan bahwa produk tas Tote bag III lebih diminati oleh konsumen diikuti dengan produk tas Rucksack model I dan tas Tote bag model II. Keunggulan dari produk tas Tote bag III terdapat pada desain, motif, penempatan teknik pola gradasi, teknik unfinished/ripped dan ketertarikan terhadap produk tas Tote bag III menunjukkan bahwa sebanyak 62,9% menyatakan sangat menyukai diikuti tas Rucksack I sebanyak 58,1% dan tas Tote bag II sebanyak 35,5% dari tanggapan responden.Kata kunci: Limbah Denim, Teknik Destruktif, Rucksack, Tote bag.