Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Impact of Training and Development on Teacher Performance Nurul Faudiah; Fadhilah Fadhilah; Fitriana Fitriana; Rosmala Dewi
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 8 No 3 (2023): Management of Islamic Education
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndh.v8i3.4361

Abstract

Improving teacher performance still needs to continue to be improved, considering that there are still many bad records about teacher performance or uneven teacher performance. One way to improve teacher performance is by providing training and development to them. This research aims to find gaps in previous research and reanalyze them so that several research questions are asked, the first is how does training influence teacher performance? secondly, how development affects teacher performance and the last is how training and development influence teacher performance simultaneously. This research uses quantitative research which obtains data from respondents using a questionnaire that has been tested on an instrument with a 1-5 Likert scale. To test the instrument, use data validity and reliability tests. Meanwhile, the data analysis technique uses the classic assumption test (linearity test, normality test, heteroscedasticity test, and multicollinearity test). The regression test used uses multiple linear regression, F-test, and T-test to test the hypothesis in this research. The test results show that training and development have a significant influence on teacher performance, while development also has a significant influence on teacher performance. Simultaneously, teacher performance is influenced by training and development. An important finding is how important the resignation indicator of the development variable has an active role in influencing teacher performance with indicators of planning, implementation, and learning innovation as well as learning evaluation.
Analysis of entrepreneurial readiness of family welfare education study program students concentrating in culinary arts Yuli Heirina Hamid; Fadhilah Fadhilah; Laili Suhairi; Yuri Gagarin; Abdullah Abdullah
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 13 No. 3 (2023)
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v13i3.54483

Abstract

Research on student readiness for entrepreneurship is very important to understand how to enter the business world better. This study aims to describe the entrepreneurial readiness of students of the Family Welfare Education Study Program specializing in Culinary Arts at Syiah Kuala University. This type of research is descriptive quantitative. The study population was 150, with a sample of 100 students. The sampling technique used is proportional random sampling. Data collection was done using a questionnaire that was tested for validity and reliability. Data were analyzed through descriptive analysis using the assessment categorization method based on the average score and percentage assessment. The results concluded that the entrepreneurial readiness of students is in the moderate category. This study shows that the personality, motivation, skills, and knowledge of students are not sufficient to foster entrepreneurial readiness, especially in the Family Welfare Education Study Program specialization in Culinary Arts, Syiah Kuala University. This research will make a new contribution to the academic literature related to student entrepreneurial readiness, especially in the context of the Family Welfare Education Study Program with a concentration in Catering, by enriching our understanding of the factors that influence student readiness to run a business in the culinary field.
PENERAPAN PERILAKU K3 PADA PEMBELAJARAN DASAR TEKNIK MENJAHIT DI SMKN 3 BANDA ACEH Fara Fajrina; Fadhilah Fadhilah; Nurbaiti Nurbaiti
Jurnal Busana & Budaya Vol 3, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v3i1.34359

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Perilaku K3 Pada Pembelajaran Dasar Teknik Menjahit diSMKN 3 Banda Aceh, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, 1) Seberapa seringkahsiswamengalamikecelakaankerjasaatpembelajaranpraktekmenjahitsepertitertusukjarumpadajarinyakarenatidakmematuhiSOPpenggunaanMesinsaatpraktek,2)Bagaimana tingkat kesadaran siswa mengenai pentingnya K3 di ruang praktek, 3) Apakahsiswa disiplin dalam memenuhi peraturan saat di ruang praktek seperti menggunakan alatpelindung diri saat praktek ? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecelakaankerjadi ruangpraktek,untukmeningkatkanpengetahuansiswatentangK3,danuntukmenumbuhkan kesadaran siswa dalam menerapkan K3 di ruang praktek. Pendekatan dalampenelitianiniadalahpendekatankuantitatifdenganmetodedeskriptif,penelitianinidilakukandenganpenelitiansurveyyangmanainformasinyadikumpulkandenganmenggunakan kuisioner. Menurut Sugiyono (2013 : 199) penelitian survey adalah penelitianyang di lakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang di pelajari adalah datayangdiambildarisampelyangdiambildaripopulasi.Hasilpenelitianberdasarkanmasalah, kajian teori pertanyaan serta pernyataan yang diajukan pada saat penelitian yaitu,penerapan perilaku K3 di SMKN 3 Banda Aceh sudah tergolong dalam kategori tinggi,terbukti dari aspek-aspek yang di teliti hanya sedikit siswa yaitu berjumlah 4 siswa dari 61siswa yang menjadi sampel penelitian yang masih kurang motivasi dalam menerapkan K3padapembelajaranDasarTeknikMenjahit,penelitianinijugamengungkapkanbahwapenerapan perilaku K3 pada pembelajaran Dasar Teknik Menjahit di SMKN 3 Banda Acehpada siswa kelas XI Tata Busana sangat baik hingga mencapai angka kecelakaan nihil atauzero accident.Selama penelitian berlangsung dapat dipastikan bahwa siswa SMKN 3 BandaAcehsudahberpengalamandalambidangpenerapan perikaku KesehataKeselamatanKerja.KataKunci:PenerapanPerilakuK3,Mata PelajaranDasar TeknikMenjahit
KONSTRIBUSI HASIL BELAJAR CIPTA KARYA TERHADAP KESIAPAN MAHASISWA MEMBUKA USAHA DALAM MENCIPTAKAN PRODUK BUSANA DIKALANGAN REMAJA Nur Istira; Fadhilah Fadhilah; Fitriana Fitriana
Jurnal Busana & Budaya Vol 3, No 1 (2023): Edisi April
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v3i1.34101

Abstract

Kesiapan mahasiswa membuka usaha dapat dilihat melalui hasil belajar Mata Kuliah Cipta Karya selama satu semesterpembelajaran .Penelitian ini bertujuan untuk mengindetifikasi konstribusi hasil belajar cipta karya dalam menciptakan produk busana dikalangan remaja.Mengindetifikasi kesiapan mahasiswa membuka usaha, serta menganalisis konstribusi hasil belajar cipta karya terhadap kesiapan mahasiswa membuka usaha.Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2019 yang telah lulus Mata Kuliah Cipta Karya sebanyak 64 mahasiswa.Pengumpulan datamenggunakan angketdan dokumentasi.Uji coba instrumen dilakukan terhadap 64 mahasiswa yang telah lulus Mata Kuliah Cipta Karya angkatan 2019.Analisi data melalui uji analisis deskriptifdan diadakanpengujian prasyarat analisis meliputi uji normalitas, linearitas, regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil Belajar Cipta Karya dari 64 responden dengan kategori nilai A sebanyak 34 responden sebesar (53.1 %) dengan nilai tertinggi.Kesiapan Mahasiswa Membuka Usaha dari 64 responden sebanyak 23 responden sebesar (35.9%) dengan kategori tinggi.Hasil uji pengaruh dari uji F dapat disimpulkan menunjukkan tidak ada pengaruh variabel hasil belajar Cipta Karya (X) terhadap kesiapan mahasiswa membuka usaha (Y) .Ujit menyatakankoefisien regresi tersebut bernilai positif. Ho diterima dan Haditolak artinyatidak terdapat pengaruh antara hasil belajar Cipta Karya.Sedangkan dari uji R Square variabel hasil belajar Cipta Karya terhadap kesiapan mahasiswa membuka usaha sebesar 2.5 %.Interprestasi r membuktikan pengaruh hasil belajar cipta karya terhadap kesiapaan mahasiswa membuka usaha berada pada kategori sangat rendah.Disarankan kepada mahasiswa lulusan Mata Kuliah Cipta Karya untuk selalu tekun,semangatuntuk berani membuka usaha,memajukan usaha, serta selalu mengembangkan usaha busana lebih percaya diri, menerima tantangan dalam dunia usaha.KataKunci :Hasil Belajar Cipta Karya, Kesiapan Membuka Usaha
Eksplorasi Pembuatan Motif Kerawang Gayo Lues Menggunakan Teknik Slashing Pada Busana Ready To Wear Isma Sinarta Tarigan; Fadhilah Fadhilah; Novita Novita; Agung Rorhi Prayudha
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v5i2.51788

Abstract

Teknik slashing merupakan salah satu metode fabric manipulation untuk menghasilkan tekstur dan visual baru pada kain. Namun, penggunaannya dalam busana bermotif tradisional, khususnya motif Kerawang Gayo Lues dari Aceh masih sangat terbatas. Motif tersebut pada umumnya diwujudkan melalui teknik bordir, sulam, atau printing. Teknik slashing berpotensi memberikan tampilan visual yang segar tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain busana ready to wear dengan menerapkan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknik slashing, menerapkan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknik slashing pada busana ready to wear, dan mengetahui pendapat informan terhadap kualitas produk busana ready to wear dengan penerapan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknik slashing. Penelitian menggunakan metode ekperimen terapan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan secara terstruktur melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menerapkan teknik purposive sampling, dengan subjek penelitian yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu meliputi 1 dosen dan 3 mahasiswa Tata Busana yang memahami teknik pembuatan Fabric manipulation, 1 orang kurator budaya etnis Gayo yang memiliki pemahaman tentang motifkerawang Gayo. Analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) dua model busanaready to wearberhasil dikembangkan dengan penerapan motif kerawang Gayo Lues menggunakan teknikslashing(2) produk ini memiliki keunikan, nilai estetika tinggi, dan berhasil menonjolkan identitas visual motif kerawang Gayo Lues secara modern. Mayoritas informan menyatakan bahwa mereka lebih menyukai busana model 2. Preferensi ini didasarkan pada tampilan visual model tersebut yang dinilai lebih berwarna namun tetap mempertahankan keharmonisan desain. Selain itu, penerapan teknik slashing pada model 2 dianggap lebih presisi dibandingkan dengan model 1. Temuan ini mengindikasikan bahwa model 2 lebih relevan dengan preferensi target audiens, khususnya kalangan muda yang menggemari gaya busana berkarakter tegas.Kata Kunci: Fabric Manipulation, Teknik Slashing, Kerawang Gayo Lues
Penerapan Motif Kain Tenun Songket Aceh Besar Pada Produk Pakaian Ready To Wear Dengan Teknik Digital Printing Cut Fidiyah Risya Azilla; Fadhilah Fadhilah; Fitriana Fitriana; Agung Rorhi Prayudha
Jurnal Busana & Budaya Vol 5, No 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v5i2.51787

Abstract

Kain tenun songket Aceh Besar merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai-nilai budaya serta keindahan yang tinggi. Meskipun diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO, motif tradisional kain tenun songket Aceh Besar kurang dikenal di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Fenomena ini disebabkan karena busana siap pakai (ready to wear) dengan teknik digital printing yang terdapat dipasaran pada umumnya menggunakan motif-motif modern, sangat jarang ditemui yang menggunakan motif tradisional khususnya motif tenun songket Aceh Besar pada produk tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkankan motif kain tenun songket Aceh Besar pada busana ready to wear dengan menggunakan teknik digital printing dan mengetahui daya tarik informan terhadap produk yang dihasilkan serta mengetahui peluang untuk produk ini di pasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian eksperimen terapan sebagai bagian dari metode kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, dokumentasi, wawancara, dan eksperimen terapan. Hasil dari penelitian ini adalah dua produk pakaian ready to wear menggunakan desain motif geulima meupucok dan ireh halua dengan dua model dengan warna yang berbeda. Produk I berupa gamis berwarna biru dengan penerapan motif tenun songket Aceh Besar pada bagian lapisan depan yang bersambung dengan badan depan, dan produk II berupa kemeja wanita bewarna coklat dengan penerapan motif pada bagian badan depan. Diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai motif tradisional Aceh Besar menjadi inspirasi bagi desainer dan produsen untuk memanfaatkan motif-motif budaya lokal dalam busana siap pakai, serta ikut andil dalam pelestarian dan pengenalan kembali warisan budaya Indonesia.Kata Kunci: Motif tenun songket Aceh Besar, busana ready to wear, digital printing.