Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : Jurnal Repositor

Rancang Bangun Sistem Informasi Rekam Medis Menggunakan Model Rapid Application Development (RAD) Muhammad Amin; Maskur Maskur; Wildan Suharso
Jurnal Repositor Vol 2 No 2 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v2i2.375

Abstract

Sistem rekam medis Rumah Sakit Wijaya Kusuma Lumajang digunakan untuk mengelola data rekam medis yang meliputi data pendaftaran dan data medis pasien. Dimana sistem rekam medis yang digunakan ada saat itu sudah tidak sesuai dengan kebutuhan petugas rekam medis saat ini, sehingga dibuatkan sistem yang baru khusus bagian rekam medis yang sesuai dengan kebutuhan petugas rekam medis dengan cara menambahkan dokumen elisitasi agar supaya sesuai dengan kebutuhan petugas rekam medis. Sistem tersebut berbasis website dengan menggunakan model pengembangan perangkat lunak Rapid Application Development (RAD) dengan adanya penambahan fitur perhitungan rekam medis otomatis yang dulunya perhitungan tersebut dilakukan secara manual, fitur untuk menampilkan diagram rekam medis, dan fitur kode ICD10 dan ICD 9 yang lebih lengkap sesuai dengan buku kamus besar kode rekam medis. Pengujian sistem rekam medis ini nantinya akan di uji dengan menggunakan pengujian Blackbox Testing dan pengujian User Acceptance Test (UAT). Sistem rekam medis yang dibuat dan kembangkan sudah digunakan pihak bagian rekam medis rumah sakit sampai saat ini.
Analisis Dan Perancangan Data Warehouse Evaluasi Mahasiswa Studi Kasus Pada Jurusan Teknik Informatika UMM Mohammad Agung Alifferiza Maulana; Maskur Maskur; Wildan Soeharso
Jurnal Repositor Vol 1 No 1 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v1i1.376

Abstract

Dalam rangka meningkat kualitas pendidikan secara berkelanjutan diperlukan suatu trobosan yang mampu melakukan analisa proses bisnis yang bertujuan untuk memudahkah eksekutif dalam melakukan pengambilan keputusan. Untuk mengatasi hal tersebut dibangun sebuah data warehouse yang berdasarkan laporan borang akreditasi khusus standard 3 mengenai mahasiswa. Penerapan data warehouse berguna untuk mendukung pengambilan keputusan di tingkat management. Model data warehouse yang di gunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Skema Star, dan menggunakan nine Step Metodology. Dengan pembangunan data warehouse, diharapkan dapat menghasilkan informasi yang berkenaan dengan evaluasi mahasiswa berdasarkan standard akreditasi dengan lebih cepat, sesuai dengan kebutuhan, serta menghasilkan informasi yang lebih ringkas. Dengan menggunakan sistem data warehouse juga dapat dihasilkan analisis multidimensi yang bersifat informasi analitis. Sehingga bermanfaat dalam pengambilan keputusan berkenaan dengan evaluasi mahasiswa.
Model Simulasi Rational Unified Process (RUP) Pada Pegembagan Perangkat Lunak Tuti Tia; Ilyas Nuryasin; Maskur Maskur
Jurnal Repositor Vol 2 No 4 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v2i4.390

Abstract

Pada pengembangan perangkat lunak terdapat beberapa jenis metodologi yang dapat digunakan, salah satunya adalah Rational Unified Process (RUP). RUP merupakan salah satu jenis proses pengembangan perangkat lunak yang digunakan di berbagai perusahaan perangkat lunak. Terdapat berbagai jenis proyek pada pengembangan perangkat lunak RUP, yaitu proyek yang dibangun dari awal dan memiliki skala kecil, proyek yang memiliki skala besar dan proyek pengembangan dari sistem yang sudah dibangun sebelumnya. Setiap jenis proyek memiliki kebutuhan yang berbeda, terutama dalam penggunaan setiap peran. Pada RUP terdapat beberapa peran penting yang tidak dapat dilakukan oleh satu individu karena harus bekerja pada saat bersamaan. Pada dasarnya tujuan dari RUP adalah dapat menghasilkan perangkat lunak yang berkualitas tinggi. Hal tersebut tidak dapat tercapai apabila penggunaan peran yang kurang tepat. Penelitian ini mengusulkan jumlah peran yang dibutuhkan untuk pengembangan perangkat lunak menggunakan RUP dengan membuat model simulasi. Tujuan dari pembuatan model simulasi ini adalah untuk mengetahui peran yang sesuai berdasarkan setiap jenis proyek. Hasil dari model simulasi yaitu berupa persentase dari setiap peran yang dibutuhkan, project manager memiliki persentase terbesar dibandingkan dengan peran lainnya, yaitu sebesar 76% pada proyek skala kecil dan 60% pada proyek skala besar.
Implementasi Metode Feature-Oriented Software Development (FOSD) Dalam Mengembangkan Learning Management System (LMS) Ahmad Salam Rahim; Maskur Maskur; Galih Wasis Wicaksono
Jurnal Repositor Vol 2 No 12 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v2i12.414

Abstract

Learning management system (LMS) merupakan sebuah media yang dibuat khusus untuk mempermudah proses belajar mengajar, pertukaran informasi dan mengumpulkan tugas secara online berbasis web. Di Indonesia, khususnya perguruan tinggi memiliki standar nasional pendidikan tinggi (SN Dikti) yang dibuat oleh kementerian riset, teknologi dan pendidikan tinggi no.44 tahun 2015 untuk mengatur sistem pembelajaran. Maka dari itu, perlu adanya penelitian yang dapat menyesuaikan fitur LMS dengan SN Dikti tersebut. Salah satu LMS yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah moodle, yaitu platform LMS yang open source dan dapat dikembangkan sendiri. Penelitian ini memanfaatkan moodle untuk mencari fitur yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran dan kemudian disesuaikan dengan standar proses pembelajaran pada SN Dikti. Hasil seleksi fitur akan diimplementasikan kedalam sistem moodle menggunakan metode pengembangan sistem yaitu feature-oriented software development (FOSD), FOSD memiliki empat tahapan pengembangan yaitu analisis domain, dimana fitur akan diseleksi untuk mendapatkan fitur yang sesuai. Hasilnya didapatkan 12 fitur pada moodle dan akan diimplementasikan. Tahapan selanjutnya desain domain dan spesifikasi dengan membuat model fitur, use case dan activity diagram. Tahap implementasi menggunakan moodle versi 3.5+ agar menjadi LMS yang dapat dikonfigurasi. Setelah itu tahapan konfigurasi produk dan generasi yaitu tahap pengujian 12 fitur dengan menggunakan metode blackbox.
Rancang Bangun Sistem Simulasi Evaluasi Borang Berdasarkan Pedoman BAN-PT Pada Standar 3,5 dan 6 Di Jurusan Teknik Informatika UMM Anisah Rahmatul Laily; Yuda Munarko; Maskur Maskur
Jurnal Repositor Vol 2 No 12 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v2i12.503

Abstract

Seiring perkembangan teknologi dan pesatnya persaingan antar kampus negeri maupun swasta untuk meningkatkan mutu akreditasi, maka dibuatlah perancangan sistem simulasi akreditasi yang dapat memberikan keputusan untuk mempermudah prodi mengambil keputusan. Dimana prodi dapat melakukan simulasi untuk mendapatkan nilai akreditasi yang diinginkan. Penilaian akreditasi berdasarkan buku pedoman Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pada perancangan dan implementasi perangkat lunak ini menghasilkan sebuah sistem simulasi akreditasi yang berbasis website Sehingga prodi dengan mudah menentukan keputusan. Pengembangan yang digunakan Software Development Life Cycle (SDLC) dan model pengembangan sistem simulasi akreditasi ini adalah waterfall. Sistem simulasi akreditasi yang dibangun telah melalui proses pengujian blackbox berdasarkan kebutuhan dan pengujian keseuaian menurut pakar. Hasil pengujian blackbox menunjukkan bahwa pengisian data pada setiap form berhasil dilakukan dengan sukses dan secara fungsional sistem tersebut dapat menghasilkan output yang diharapkan. Hasil pengujian kesesuaian pakar menunjukkan bahwa dari 5 pertanyaan terdapat 4 yang setuju dan 1 tidak setuju.
Rancang Bangun Sistem Informasi Pertandingan Pencak Silat Berbasis Website Menggunakan Metode User Centered Design (UCD) Akhyar Basyir; Maskur Maskur; Ilyas Nuryasin
Jurnal Repositor Vol 2 No 12 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v2i12.571

Abstract

Kejuaraan pencak silat akan lebih terukur dan lebih mudah jika menggunakan sistem digital karena sistem informasi pertandingan pencak silat dapat meminimalisir adanya human error dan dapat mengatur jalannya kejuaraa sehingga panitia kejuaraan akan lebih ringan kinerjanya[1]. Metode User Centered Design(UCD) di gunakan dalam sistem informasi ini karena banyaknya masukan, saran keinginan dari para wasit-juri, panitia dan peserta yang harapan kedepan mampu menjadikan sistem ini mudah di pakai dari berbagai kalangan. Keinginan dari pengguna untuk tampilan dan fitur dari sistem informasi sangatlah beragam, oleh karena itu peneliti memulai tahap Specify The Context of use yang akan mengidetifikasi siapa saja, untuk apa dan kondisi seperti apa pengguna mulai menggunakan sistem informasi ini[2]. Sistem informasi pertandingan pencak silat dirancang dan dibangun menggunakan metode User Centered Design sehingga prototype yang dihasilkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pengguna. Sistem informasi pertandingan pencak silat telah melalui tahap evaluasi dan pengujian menggunakan usability testing dengan skor 94,25% dan pengujian black box dengan hasil seluruh fitur yang dirancang berjalan sesuai harapan.