Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SPEKTRUM INDUSTRI

PENJADWALAN FLOWSHOP DENGAN MENGGUNAKAN SIMULATED ANNEALING Muhammad Firdaus; Ilyas Masudin; Dana Marsetya Utama
Spektrum Industri Vol. 13 No. 1: April 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/si.v13i1.1836

Abstract

This article apply a machine scheduling technique, named Simulate Annealing (SA) to schedule 8 jobs and 5 machines to minimize makespan. A flowshop production flow is chosen as a case study to collect data and attempted to reduce jobs’ makespan. This article also does a sensitivity analysis to explore the implication of the changes of SA parameters as temperature. The results shows that the completion time of the jobs uses SA algoritm can decrease the completion time of the jobs, about 5 hours lower than the existing method. Moreover, total idle time of the machines is also reduced by 2.18 per cent using SA technique. Based on the sensitivity analysis, it indicates that there is a significant relationship between the changes of temperatures and makespan and computation time. Keywords : scheduling,simulated annealing, makespan flow shop.
REDUCING WASTE DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING Akhmad Jakfar; Wahyu Eko Setiawan; Ilyas Masudin
Spektrum Industri Vol. 13 No. 1: April 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/si.v13i1.1837

Abstract

PT. XYZ is one of some cigarette companies in Indonesia. In producing cigarette, the firm requires a material named “etiket” which is produced by printing division for internal consumers of PT. XYZ. merupakan salah satu dari beberapa produsen rokok di Indonesia yang telah dikenal masyarakat. In order to produce “etiket”, there are some wastes occurred. One of wastes occurred in printing division is product defects. This paper attempts to identify wastes in the division of printing using Lean Manufacturing approach by applying Value Stream Mapping (VSM) method. The results from Cause Root analysis found that the problems caused the defects in production process. It shows that the most wastes occurs in the printing division are product defect and waiting time. The product defects are caused because there is no standard applied in processing the product and poor inspections by management, while the causes of waiting time wastes is because of lack of carrier and no standard in each process. The recommendation can be suggested to the company are adding some carrier (product’s transporter), creating process standard in each process. Keywords : Lean Manufacturing, Value Stream Mapping, Value Stream Analysis.
PENJADWALAN JOB SHOP STATIK DENGAN METODE SIMULATED ANNEALING UNTUK MEMINIMASI WAKTU MAKESPAN Moh. Husen; Ilyas Masudin; Dana Marsetiya Utama
Spektrum Industri Vol. 13 No. 2: Oktober 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/si.v13i2.2689

Abstract

Penjadwalan bagi perusahaan adalah aspek yang sangat penting, karena penjadwalan merupakan salah satu elemen perencanaan dan pengendalian produksi, sehingga perusahaan dapat mengirim barang sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, agar diperoleh waktu total penyelesaian yang minimum. Dalam penelitian ini, penjadwalan menggunakan metode Simulated Annealing (SA) dengan bantuan Matlab diharapkan dapat menghasilkan waktu total penyelesaian (makespan) lebih cepat dari penjadwalan yang ada pada perusahaan. Metode SA mensimulasikan proses annealing pada pembuatan materi yang terdiri dari butiran Kristal atau logam. Tujuan dari proses ini adalah menghasilkan struktur kristal yang baik dengan menggunakan energi seminimal mungkin. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah perusahaan belum mempertimbangkan makespan dalam penyelesaian produk dan penjadwalan produksi untuk produk paket satu rumah kos-kosan. Hal ini berdasarkan data produksi yang terjadi keterlambatan dilihat dari waktu penyelesaian (makespan) produksi, sehingga perusahaan harus menambah 2-5 hari lagi untuk bisa menyelesaikan keseluruhan produk. Dengan menggunakan metode SA menghasilkan makespan 23 jam, lebih cepat 2 jam dari pada penjadwalan awal. Kata kunci : penjadwalan, job shop, simulated annealing, idle time, makespan.