Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Kuat Tekan Campuran Beton dengan tambahan Serat Tembaga dan Serbuk Besi Prabowo Setiawan; Djoko Susilo Adhy; Muhamad Rusli Ahyar
Pondasi Vol 26, No 2 (2021): Jurnal Pondasi
Publisher : UNISSULA Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pondasi.v26i2.18638

Abstract

Limbah adalah zat-zat sampah yang merupakan hasil dari suatu proses produksi. Jika limbah dibiarkan tanpa ada suatu proses pengolahan tertentu maka dikhawatirkan akan mencemari lingkungan. Contoh limbah yang dapat merusak lingkungan adalah limbah serbuk besi dan serat-serat tembaga. Dalam perkembangan teknologi material beton, banyak dilakukan penelitian tentang pemanfaatan limbah yang dapat digunakan sebagai bahan campuran beton. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah serbuk besi dan serat tembaga pada campuran beton terhadap kuat tekan beton. Pengujian kuat tekan beton dilakukan berdasarkan standar uji SNI 03-1974-1990. Pengujian dilakukan dengan acuan beton normal dengan mutu rencana 20 MPa. Pembuatan sampel benda uji dilakukan dengan cara memberikan variasi penambahan serbuk besi sebesar 2%, 2,5%, dan 3% dan variasi penambahan serat tembaga sebesar 1%, 1,5%, dan 2% dari berat volume beton. Semua sampel diuji ketika umur beton mencapai 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat tekan optimum beton dengan penambahan serbuk besi dan serat tembaga menggunakan variasi serbuk besi 2% dan serat tembaga 2%, mempunyai kuat tekan 22,702 MPa dengan kenaikan 0,403% dari beton normal.
Analysis of Occupational Accident Sources in a Construction Project: A Case Study of the Pulokulon-Jambon Road Project Yutata Wicaksana; Eko Muliawan Satrio; Muhamad Rusli Ahyar
Technema: Journal of Intelligent Engineering and Computing Vol. 1 No. 3 (2026): Technema: Journal of Intelligent Engineering and Computing
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Occupational accidents remain a critical concern in road construction because construction activities involve heavy equipment, construction materials, changing workplace conditions, and continuous interaction between workers and machinery. This study aims to identify occupational accident types, accident sources, severity levels, and work-stage patterns in the Pulokulon–Jambon Road Improvement Project, Grobogan Regency, Central Java. A descriptive quantitative case-study design was employed, involving 15 project personnel selected through purposive sampling based on their direct involvement in construction activities. Primary data were collected through questionnaires and complemented by direct observations, semi-structured interviews, and project documentation. The data were analyzed descriptively using frequencies, percentages, and mean values to characterize accident occurrence across time, type, source, severity, and construction stages. The findings show that accidents occurred most frequently in the afternoon, accounting for 46.7% of recorded cases. Slipping was the dominant accident type at 33.3%, while slippery or uneven road-surface conditions represented the largest accident-source category at 33.3%. Construction materials and heavy equipment each contributed 26.7% of the identified accident sources, whereas work equipment accounted for 13.3%. Minor accidents dominated the severity distribution at 66.7%, followed by moderate cases at 26.7% and severe cases at 6.6%. The findings provide project-specific evidence supporting targeted OSH improvement through workplace-surface control, material organization, PPE compliance, safe work procedures, and heavy-equipment interaction management.