Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh penambahan Fly Ash sebagai bahan stabilisasi Tanah Lempung terhadap daya dukung pondasi dangkal Lisa Fitriyana; Eko Muliawan Satrio
Pondasi Vol 27, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNISSULA Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/pondasi.v27i2.28387

Abstract

ABSTRACTBlora-Purwodadi Provincial Road KM 4, Tamanrejo Village, Tunjungan District, Blora Regency is often found damage which indicates that the land is problematic so that the building on it will be at risk of damage. This study aims to determine the type of native soil and the effect of adding fly ash mixture to the bearing capacity of the soil. This research study is to find the optimum value of native soil and soil using the percentage of fly ash mixture of 8%, 13%, 18%, 23%, respectively. The tests carried out in the laboratory are water content, specific gravity, filter analysis, Atterberg Limit, Direct shear, Modified Proctor, and CBR. The results of laboratory testing will be analyzed for the bearing capacity of the soil and the bearing capacity of the shallow foundation. The hypothesis of this study explains that stabilization with fly ash added will increase the bearing capacity of the soil.Keywords: Stabilization, Fly Ash, soil bearing capacity, shallow foundation  ABSTRAKJalan Provinsi Blora-Purwodadi KM 4, Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora seringkali ditemukan kerusakan yang terindikasi tanah tersebut bermasalah sehingga bangunan di atasnya akan beresiko mengalami kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tanah asli dan pengaruh penambahan campuran fly ash terhadap daya dukung tanah. Studi penelitian ini untuk mencari nilai optimum tanah asli dan tanah menggunakan prosentase campuran fly ash masing-masing sebesar 8%, 13%, 18%, 23%. Pengujian yang dilakukan di laboratorium yaitu uji kadar air, berat jenis, analisa saringan, Atterberg Limit, Direct shear, Proktor Modified, dan CBR. Hasil dari pengujian laboratorium akan dilakukan analisa daya dukung tanah dan daya dukung pondasi dangkal. Hipotesis penelitian ini menjelaskan stabilisasi dengan bahan tambah fly ash akan meningkatkan daya dukung tanah. Kata kunci: Stabilisasi, Fly Ash, daya dukung tanah, pondasi dangkal
Analisis Debit Banjir dan Perencanaan Tanggul Menggunakan Aplikasi HEC-RAS (Studi Kasus Sungai Banjir Kanal Timur Kota Semarang) Diar Nilam Kamilia Setiyono; Ari Sentani; Eko Muliawan Satrio
JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIM Vol 2 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jtsukrim.v2i2.771

Abstract

Sungai Banjir Kanal Timur di Kota Semarang, Indonesia, memiliki peran krusial sebagai saluran drainase utama, namun sering kali mengalami luapan yang mengakibatkan banjir saat musim hujan. Fenomena ini terjadi karena debit banjir yang melebihi kapasitas tampung saluran, sehingga diperlukan penanganan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit banjir menggunakan metode hidrologi rasional dan HSS Gama 1, serta merencanakan dimensi tanggul menggunakan pemodelan hidrolika dua dimensi dengan aplikasi HEC-RAS. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan data numerik berupa curah hujan, debit air, dan tata letak Sungai Banjir Kanal Timur dari Sta 2+000 hingga Sta 4+000. Hasil analisis menunjukkan bahwa debit banjir Q_50 yang diperoleh adalah sebesar 243.51 m3/detik menggunakan analisis metode HSS Gama 1. Berdasarkan hasil tersebut, dimensi tanggul yang direncanakan memiliki tinggi 3 meter dari dasar sungai dan lebar 3 meter, yang diharapkan mampu mengatasi luapan air.
Evaluasi Kinerja K3 Pada Proyek Pembangunan Gedung Ibrahim Tower Tahap 1 Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang Alan Adi Nugroho; Eko Muliawan satrio
Journal of Engineering and Applied Technology Vol 2 No 1 (2026): : June: Scripta Technica: Journal of Engineering and Applied Technology
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/f8ca6d09

Abstract

This study evaluates Occupational Health and Safety (OHS) performance in the Ibrahim Tower Phase 1 Construction Project at Roemani Muhammadiyah Hospital, Semarang, using a field-based empirical quantitative descriptive-evaluative approach. The research integrates hazard identification, frequency rate measurement, and assessment of preventive implementation to determine overall safety performance. From 203 identified potential hazards within the project’s SMK3 documentation, 39 were verified as actual occurrences, representing 19.21 percent of the total identified hazards. Frequency Rate calculations based on 985,600 working hours indicate that all actual hazard variables fall within the low-risk category (FR ≤ 5), demonstrating controlled accident intensity. Questionnaire analysis involving managerial and operational personnel reveals good to very good levels of preventive implementation, supporting the low frequency findings. The integration of documented safety systems, empirical verification, quantitative risk measurement, and organizational commitment suggests that the project’s OHS management system functions effectively.  
Analysis of Occupational Accident Sources in a Construction Project: A Case Study of the Pulokulon-Jambon Road Project Yutata Wicaksana; Eko Muliawan Satrio; Muhamad Rusli Ahyar
Technema: Journal of Intelligent Engineering and Computing Vol. 1 No. 3 (2026): Technema: Journal of Intelligent Engineering and Computing
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Occupational accidents remain a critical concern in road construction because construction activities involve heavy equipment, construction materials, changing workplace conditions, and continuous interaction between workers and machinery. This study aims to identify occupational accident types, accident sources, severity levels, and work-stage patterns in the Pulokulon–Jambon Road Improvement Project, Grobogan Regency, Central Java. A descriptive quantitative case-study design was employed, involving 15 project personnel selected through purposive sampling based on their direct involvement in construction activities. Primary data were collected through questionnaires and complemented by direct observations, semi-structured interviews, and project documentation. The data were analyzed descriptively using frequencies, percentages, and mean values to characterize accident occurrence across time, type, source, severity, and construction stages. The findings show that accidents occurred most frequently in the afternoon, accounting for 46.7% of recorded cases. Slipping was the dominant accident type at 33.3%, while slippery or uneven road-surface conditions represented the largest accident-source category at 33.3%. Construction materials and heavy equipment each contributed 26.7% of the identified accident sources, whereas work equipment accounted for 13.3%. Minor accidents dominated the severity distribution at 66.7%, followed by moderate cases at 26.7% and severe cases at 6.6%. The findings provide project-specific evidence supporting targeted OSH improvement through workplace-surface control, material organization, PPE compliance, safe work procedures, and heavy-equipment interaction management.
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PENGGUNAAN ALAT BERAT PADA PEKERJAAN GALIAN TANAH PROYEK NORMALISASI SUNGAI WULAN PAKET III: Analysis of the Effectiveness and Efficiency of Heavy Equipment Use in Earth Excavation Work for the Wulan River Normalization Project, Package III Ryanta Akbar Rahmantara; Ghoutsillah Sofia Ardhi; Muhamad Rusli Ahyar; Eko Muliawan Satrio
JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIM Vol 3 No 2 (2026): JTS UKRIM - September
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jtsukrim.v3i2.863

Abstract

Pekerjaan tanah merupakan salah satu aktivitas utama pada Proyek Normalisasi Sungai Wulan Paket III yang memiliki kontribusi besar terhadap durasi pelaksanaan dan biaya proyek karena melibatkan penggunaan alat berat secara intensif. Oleh karena itu, diperlukan analisis terhadap produktivitas dan kombinasi alat berat agar pelaksanaan pekerjaan dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Penelitian difokuskan pada pekerjaan galian tanah di STA P.424+50 sampai dengan STA P.428+50 dengan menggunakan data pelaksanaan periode November–Desember 2025. Metode penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, perhitungan volume pekerjaan, serta analisis produktivitas alat berat. Hasil perhitungan pada kondisi eksisting dibandingkan dengan sepuluh alternatif kombinasi alat berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi aktual penggunaan alat berat memerlukan biaya sebesar Rp3.584.573.000 dengan durasi pelaksanaan 418 jam (52 hari kerja). Evaluasi menunjukkan bahwa Alternatif 5 merupakan kombinasi paling efektif dan efisien, yaitu menggunakan 5 unit Excavator PC300 untuk galian, 3 unit Excavator PC300 untuk loading, 6 unit Heavy Dump Truck, dan 4 unit Bulldozer. Kombinasi tersebut menghasilkan biaya sebesar Rp3.238.034.750 dengan durasi 48 hari kerja, menghemat biaya Rp346.538.250 serta mempercepat waktu pelaksanaan selama 4 hari.