Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KOPERASI UMKM PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN LAMPUNG UTARA Dharmawan Dharmawan
Derivatif : Jurnal Manajemen Vol 8, No 1 (2014): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jm.v8i1.42

Abstract

RINGKASAN Kepemimpinan sangatlah penting
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TULANG BAWANG Dharmawan Dharmawan
Derivatif : Jurnal Manajemen Vol 11, No 1 (2017): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jm.v11i1.145

Abstract

Formulation of the problem in this study is whether there is a significant effect of leadership on the performance of employees, whether there is influence of labor discipline significantly to the work performance of employees, whether there is influence leadership style and discipline significant work on the performance of employees on the Office of Religious Affairs Tulang Bawang.Relevant to the formulation of the problem, the purpose of this study was to analyze the influence of leadership style on job performance of employees, to analyze the impact of discipline on work performance of employees, to analyze the influence of leadership style and discipline of work together on job performance of employees on the Office of Religious Affairs Tulang Bawang.The hypothesis of this study is the leadership style have a significant effect on the performance of employees, labor discipline significant effect on the performance of employees, leadership style and discipline together/simultaneous significant effect on the performance Office of Religious Affairs Tulang Bawang.Data were collected by questionnaires, interviews, observation and study dokumentasi. Variabel studied with Likert scale. Data processing using SPSS version 16 software, analyzed by qualitative and quantitative analysis, and hypothesis testing of correlation with the number of respondents 34 people.The results showed that: a significant difference between leadership style on job performance of employees, a significant difference between the discipline of work on the performance of employees, a significant difference between the style of leadership and discipline together/simultaneously on the performance of employees of the Office of Religious Affairs Tulang Bawang. And the effect is more dominant leadership style affects job performance of employees Office of Religious Affairs Tulang Bawang. Keywords: Leadership, Discipline and Job Performance
ANALISIS PELATIHAN DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK (KPP) PRATAMA TANJUNG KARANG Veni Devialesti; Dharmawan Dharmawan
JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI Vol 5, No 1 (2019): JURNAL ILMU MANAJEMEN SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jmb.v5i1.664

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas akan  turut memajukan suatu organisasi pemerintahan sebagai suatu wadah peningkatan kinerja. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penelitian Explanatory. Penelitian ini menggunakan 31 responden penelitian. Ada tiga variabel dalam penelitian ini yaitu: 2 (dua) Variabel bebas (X1 dan X2) dan 1 (satu) variabel terikat dimana pelatihan (X1) dan insentif (X2) sebagai variabel bebas dan kinerja pegawai (Y) sebagai variabel terikat. Dari hasil pengolahan data telah berhasil ditemukan jawaban hipotesis yakni sebagai berikut; terdapat pengaruh pelatihan (X1) terhadap Kinerja pegawai (Y), dengan tingkat pengaruh (R-square) sebesar 45,8% yang berarti insentif memberikan pengaruh sebesar 45,8% terhadap Kinerja pegawai. Terdapat pengaruh antara insentif (X2) terhadap Kinerja pegawai (Y), dengan tingkat pengaruh sebesar 37,6% yang berarti bahwa insentif memberikan pengaruh sebesar 37,6% terhadap Kinerja pegawai. Terdapat pengaruh antara pelatihan (X1), insentif (X2) dengan Kinerja pegawai (Y), dengan tingkat pengaruh sebesar 49,6%. yang berarti bahwa insentif dan insentif memberikan pengaruh sebesar 49,6%. terhadap Kinerja pegawai.
Komunikasi, Edukasi, Informasi Obat dan Promosi Kesehatan pada Warga Kalisegoro Semarang Kerjasama dengan Klinik Nadi Medika Shabrina, Ayu; Sri Suwarni; Dharmawan Dharmawan; Maria Ulfah; Junvidya Heroweti; Khoirul Anwar; Urva Fresiva; Muhammad Ikhsan; Ibrahim Arifin
ABDIMAS Madani Vol 7 No 02 (2025): Jurnal Abdimas Madani
Publisher : LPPM STIKES Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/abdimas.v7i02.187

Abstract

Kalisegoro, sebuah wilayah di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, menghadapi berbagai tantangan kesehatan masyarakat, seperti tingginya kasus hipertensi, diabetes melitus, asam urat, serta penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Pengetahuan masyarakat yang masih rendah mengenai penggunaan obat yang benar, ditambah literasi digital kesehatan yang terbatas, menyebabkan praktik pengobatan yang tidak aman seperti polifarmasi dan penghentian antibiotik sebelum waktunya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan warga dalam penggunaan obat yang rasional serta meningkatkan kemampuan dalam mengakses informasi obat melalui situs resmi Badan POM. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pendampingan, dan pelatihan praktis. Sosialisasi difokuskan pada bahaya polifarmasi, penggunaan antibiotik yang tepat, serta pentingnya konsultasi dengan tenaga kesehatan. Pendampingan dilakukan secara individual untuk mengidentifikasi obat yang dikonsumsi warga dan memberikan konsultasi terkait interaksi serta jadwal obat. Pelatihan BPOM dilakukan dengan praktik langsung. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan perubahan sikap warga terhadap penggunaan obat. Mayoritas peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik dan berkomitmen untuk tidak lagi menggunakan antibiotik tanpa resep. Selain itu, warga menjadi lebih terampil dalam mengecek legalitas obat secara mandiri. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan mendorong perilaku pengobatan yang lebih bertanggung jawab secara berkelanjutan.