Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Efektivitas Pengawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh Di Kabupaten Kuantan Singingi Maulida, Sarah; Hasim As'ari
Jurnal Niara Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.085 KB) | DOI: 10.31849/niara.v14i2.7154

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi perubahan kebijakan pembagian urusan pemerintahan bidang kehutanan Kondisi Hutan, khususnya Hutan Lindung Bukit Betabuh Pasca Kabupaten Kuantan Singggi perubahan kebijakan sangat memprihatinkan dan kritis dikarenakan pembukaan lahan, pembalakan Iiar, dan penyerobotan lahan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengalihkan kewenangan bidang kehutanan ke Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi, yang membentuk kelembagaan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) untuk meIakukan kegiatan pengawasan hutan termasuk Hutan Lindung berupa pemantauan dan patroli, meminta keterangan, melakukan pemeriksaan dan penertiban terkait deforestasi hutan dan konfIik Iahan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Pengawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh di Kabupaten Kuantan Singingi (Studi Kegiatan Pengawasan Hutan Pasca Perubahan Kebijakan Pembagian Urusan Pemerintahan Bidang Kehutanan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah) serta apa saja faktor yang menghambat Efektivitas Pengawasan Hutan Iindung Bukit Betabuh di Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan teknik trigualasi. HasiI penelitian ini menunjukkan Kegiatan Pengawasan Hutan Lindung Pasca Perubahan Kebijakan Pemerintahan Bidang Kehutanan belum efektif dan beIum optimal serta kendala-kendala dalam penelitian adalah sumber daya manusia yang belum memadai, terjadiny atumpang tindih wewenangan dan kurangnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap kondisi hutan lindung
Students’ Perceptions Toward the Impact of English Movies on Students’ Vocabulary Knowledge Maulida, Sarah; Warni, Silih
SALEE: Study of Applied Linguistics and English Education Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/salee.v5i2.1448

Abstract

This study explores students' perceptions of the impact of watching English movies on vocabulary acquisition. The research involved interviews with seven 12th-grade students from one state high schools in Jakarta, focusing on their experiences with English movies and their effects on vocabulary acquisition. The findings reveal that watching English movies offers significant benefits for language learning, including vocabulary enrichment, contextual learning, and improved pronunciation and accent. Participants showed preferences for specific movie genres such as comedy, romance, and science fiction, which aligned with their interests and motivated them to continue engaging with English media for learning purposes. Despite encountering challenges such as understanding dialogues and accents, students found diverse exposure to language contexts beneficial for enhancing linguistic competence. Strategies such as using subtitles and note-taking were highlighted as effective methods for maximizing vocabulary learning. Overall, personal preferences in movie genres played a crucial role in motivating students and increasing enjoyment in the language learning process. This study provides insights into the positive impact of English movies on vocabulary acquisition and suggests practical strategies for incorporating movie-based learning approaches in language education.
The Utilization of Online Games to Enhance Students’ Vocabulary Mastery in Senior High School Aulia, Rafida Putri; Laksana, Kusuma Nata; Maulida, Sarah; Rahman, Faizahani Ab; Apoko, Tri Wintolo
Journal of Languages and Language Teaching Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i1.9617

Abstract

Language learning, particularly vocabulary development, is crucial in mastering English as a foreign language. However, teaching vocabulary effectively can be challenging, and traditional methods like memorization may not always be engaging for students. The study aims to explore the impact of using popular online games, such as Mobile Legends, PUBG Mobile, League of Legends, and Minecraft on students' vocabulary mastery. A qualitative research design was employed, involving structured interviews and focus group discussions with eight students from a senior high school in Jakarta. The findings revealed that online games provided an immersive and enjoyable environment for vocabulary enrichment, offering both direct and indirect opportunities to encounter new words and phrases. The study demonstrated that online games could positively influence students' motivation and interest in learning English vocabulary, resulting in improvements in their language skills. It is then suggested that students should practice using English by utilizing online games relevant to the promotion of their English vocabulary mastery.
The Utilization of Online Games to Enhance Students’ Vocabulary Mastery in Senior High School Aulia, Rafida Putri; Laksana, Kusuma Nata; Maulida, Sarah; Rahman, Faizahani Ab; Apoko, Tri Wintolo
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 12 No. 1 (2024): January
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i1.9617

Abstract

Language learning, particularly vocabulary development, is crucial in mastering English as a foreign language. However, teaching vocabulary effectively can be challenging, and traditional methods like memorization may not always be engaging for students. The study aims to explore the impact of using popular online games, such as Mobile Legends, PUBG Mobile, League of Legends, and Minecraft on students' vocabulary mastery. A qualitative research design was employed, involving structured interviews and focus group discussions with eight students from a senior high school in Jakarta. The findings revealed that online games provided an immersive and enjoyable environment for vocabulary enrichment, offering both direct and indirect opportunities to encounter new words and phrases. The study demonstrated that online games could positively influence students' motivation and interest in learning English vocabulary, resulting in improvements in their language skills. It is then suggested that students should practice using English by utilizing online games relevant to the promotion of their English vocabulary mastery.
Sikap Terhadap Lingkungan Prototypical Dalam Memprediksi Perilaku Ramah Lingkungan Pada Masyarakat Kelurahan Jahab Kabupaten Kutai Kartanegara Kristanto, Andreas Agung; Putri, Yolanda Sonia Cindy; Ramadhan, Aditya; Maulida, Sarah
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 7, No 2 (2018): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v7i2.2403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk medapatkan gambaran sikap terhadap Lingkungan Prototypical da-lam memprediksi perilaku ramah lingkungan pada Masyarakat Kelurahan Jahab, Kabupaten Kutai Kartanegara. Subjek dalam penelitian ini yaitu 5 orang dan terdapat 3 orang informan yang telah dipilih sesuai dengan karak-teristik yang penulis tetapkan. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Teknik An-alisa data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, serta membuat kesimpulan dan virifikasi. Hasil penelitian menunjukkan perilaku ramah lingkungan pada Masyarakat Kelurahan Jahab dilaksanakan dengan cara melakukan gotong royong yang rutin dilakukan setiap 1 bulan sekali, masyarakat di Desa Jahab selalu membagi tugas antara laki-laki dan perempuan pada saat gotong royong, kepercayaan masyarakat di Desa Jahab terhadap ritual gugut tahun yang telah diturunkan secara turun temurun dari leluhur terdahulu, dimana gugut tahun itu sendiri memiliki arti memperbaiki tahun untuk menjadi lebih baik di tahun selanjutnya. Ritual gugut tahun hanya dilakukan untuk keadaan darurat, seperti halnya ketika kemarau panjang, dan ritual gugut tahun dilakukan untuk meminta turun hujan.
Psikodrama: Budaya Kalimantan Timur Untuk Meningkatkan Literasi Budaya Pada Gen Milenial Ramadhani, Ayunda; Putri, Yolanda Sonia Cindy; Ramadhan, Aditya; Maulida, Sarah; Muhliansyah, Muhliansyah
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 7, No 1 (2018): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v7i1.2394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan tingkat literasi budaya pada mahasiswa psikologi Universitas Mulawarman. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa psikologi angkatan 2017 Universitas Mulawarman dengan jumlah sampel 32 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang didapat dianalisis dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 21.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan tingkat literasi budaya setelah diberikan perlakuan psikodrama dengan t hitung = -5,762 < t tabel = 2,042 dan ? = 0,000 (? > 0.05). (2) tidak ada perbedaan tingkat literasi budaya pada post test dan follow up setelah diberikan perlakuan berupa psikodrama dengan t hitung = 1,017 < t tabel =2,042 dan ? = 0,325 (? > 0.05). (3) ada perbedaan tingkat literasi budaya setelah diberikan perlakuan berupa mendengarkan rekaman suara psikodrama dengan t hitung = 4,267 > t tabel = 2,042 dan ? = 0,000 (? > 0.05). (4) ada perbedaan tingkat literasi budaya post test dan follow up diberikan perlakuan berupa mendengarkan rekaman suara t hitung = -0,328 < t tabel =2,042 dan ? = -0,188 (? < 0.05). (5) tidak ada perbedaan tingkat literasi budaya pada post test antara perlakuan berupa psikodrama dan mendengarkan rekaman suara dengan t hitung = 1,230 < t tabel = 2,042 dan ? = 0,228 (? > 0.05). (6) tidak ada perbedaan tingkat literasi budaya pada post test antara perlakuan berupa psikodrama dan mendengarkan rekaman suara dengan t hitung = 1,119 < t tabel = 2,042 dan ? = 0,272 (? > 0.05).