Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Governansi Publik Model Co-Production Oleh Aktor Socio-Preneur (Kasus Desa Setanggor Dan Kawis Krisant) Evi Sukmayeti; Vidya Yanti Utami
JIP (Jurnal Ilmu Pemerintahan) : Kajian Ilmu Pemerintahan dan Politik Daerah Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jip.3.2.2018.12-135

Abstract

Keterbatasan pemerintah, baik dari sisi kapasitas pelayanan dan pengelolaan anggaran publik, membuka ruang dimana dibutuhkan pembaharuan peran pembangunan. Lahirnya wirausahawan sosial di Indonesia, tak ubahnya seperti aktivitas kebijakan negara yang dapat dikategorikan dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat, sekalipun keduanya tidak terpisah satu sama lain. Analisis terhadap dua kasus wirausaha sosial, Desa Setanggor dan Kampung Wisata Krisant, dengan beberapa konsep mutakhir peran non-pemerintah dalam pembangunan khususnya konsep co-production diharapkan mampu menjadi memperkaya pemecahan persoalan publik. Artikel ini merupakan intisari dari penelitian terhadap inisiatif 2 (dua) orang socio-preneur yang dianggap mewakili keberhasilan aktor non-pemerintah dalam konteks governansi publik yang berbeda. Kedua inisiatif pembangunan tersebutberjalan efektif dengan mengandalkan kontribusi modal sosial yang ada di sekitar mereka, saling timbal balik, dan secara berkelanjutan memproduksi barang dan jasa yang bernilai ekonomis sehingga kesejahteraan sosial komunitas dan warga dapat dilihat sebagai dampaknya.
PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK BAGI PEKERJA MIGRAN MELALUI LEMBAGA TERPADU SATU ATAP (LTSA) KABUPATEN LOMBOK TENGAH Siti Yulianah M Yusuf; Dhea Candra Dewi; Vidya Yanti Utami
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 2 No 7: Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v2i7.1080

Abstract

Layanan Terpadu Satu Atap atau yang disingkat LTSA di Kabupaten Lombok Tengah terdiri dari 7 (tujuh) instansi, melaksanakan kegiatan penyelenggaraan penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia, yang proses pengelolaannya di mulai dari tahap permohonan atau pendaftaran sampai dengan tahap penempatan Pekerja Migran ke negara tujuan yang dilakukan secara terpadu dalam satu tempat. LTSA bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya bagi Calon Pekerja Migran, sehingga pelayanan publik yang cepat murah, mudah, transparan, pasti, dan terjangkau dapat terwujud.. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalam menjawab pertanyaan penelitian. Obyek yang diteliti adalah sistem pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintahan daerah dalam hal ini yakni Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Kabupaten Lombok Tengah dalam mendukung adanya pelayanan prima bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Hasil penelitian menunjukkan dengan adanya LTSA dapat mengurangi jalur birokrasi dan menyederhanakan prosedur dalam pelayanan bagi Pekerja Migran Indonesia. Karena waktu dan biaya yang diperlukan untuk pengurusan perizinan penanaman modal di daerah akan lebih cepat dan murah. Keberadaan LTSA merupakan upaya pemerintah dalam rangka membenahi tata kelola pelayanan penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri
PERENCANAAN SKENARIO DALAM PENGEMBANGAN BISNIS KULINER HALAL DI PULAU LOMBOK – NUSA TENGGARA BARAT Dewi Rispawati; Vidya Yanti Utami
JMM UNRAM - MASTER OF MANAGEMENT JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): JMM Juni 2019
Publisher : Master of Management, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.287 KB) | DOI: 10.29303/jmm.v8i2.437

Abstract

This research is describes the scenario planning for the development of halal culinary business on Lombok Island - West Nusa Tenggara Province. The purpose of this research is to create a scenario planning model in dealing with existing problems. This is descriptive research with data collection methods using case studies. Data collection is using observation, interview and documentation and data analysis is using scenario planning analysis. The focus of this research is about the stages in scenario planning using the TAIDA method consisting of Tracking, Analyzing, Imaging, Deciding and Acting. The results of the research showed that Lombok Island - West Nusa Tenggara was still not maximal, in developing  halal culinary business, because there are several obstacles faced by the culinary businessmen and the government, so that good planning is needed to analyze and provide a scenario for the future conditions of the halal culinary business. This research is expected to provide an overview of the development of halal culinary business in Lombok Island in the future and minimize the consequences and possible impacts of developing a halal culinary business and to sharpen a strategy.Keywords : Scenario Planning, Business Development, and Halal Culinary.