Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kelembagaan Kelurahan Pasca Implementasi UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Bambang Tri Harsanto; Slamet Rosyadi; Wahyuningrat Wahyuningrat; Simin Simin
Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Vol. 30 No. 2 (2017): Masyarakat, Kebudayaan dan Politik
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.986 KB) | DOI: 10.20473/mkp.V30I22017.188-196

Abstract

The reduction of kelurahan (Sub-District Government) authority has decreased its duties and functions after the implementation of the Law No. 23/2014 on Local Governance. This policy stimulates several kelurahan at Wonosobo Region to propose their villages’ status changing from kelurahan into desa (Rural Government). Based on this case, this research aims to analyze the actual performance of kelurahan, and the motives of the village status changing. This research uses descriptive qualitative approach to answer those objectives.Observation, in-depth interview and focus group discussion are used to obtain data from informants who represent kelurahan, local government, non-government organizations and community leaders. Technique ofdata analysis of this research uses interactive data analysis including collecting, condensing, and describing data which is ended by conclusion. Results of study show that although the main function and tasks of kelurahan has decreased significantly, in general, the performance in service area still satisfies the public. However, services for development of public facilities are still far from public expectation. Furthermore, this research also found that there are 4 aspects encouraging the kelurahan to change into desa, namely economic, political, geographical and community profile motives. Implication of this research leads to the need of strengthening of kelurahan particularly in developing physical facilities provision service. It is intended to anticipate the possibility of kelurahan which will be left behind by desa.
Pengaruh Persepsi Petani, Kualitas Pelayanan, Dan Peran Pemerintah Terhadap Efektivitas Penyaluran Pupuk Bersubsidi Melalui Kartu Tani Di Kabupaten Banjarnegara Arif Setyawan; Bambang Tri Harsanto; Slamet Rosyadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1072

Abstract

Subsidi pupuk merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam mendukung produktivitas sektor pertanian yang berkelanjutan. Namun, implementasi kebijakan ini di Kabupaten Banjarnegara masih menghadapi berbagai kendala, khususnya dalam efektivitas penyaluran melalui kartu tani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat efektivitas penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah tersebut serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei terhadap petani yang tersebar di beberapa kecamatan. Penentuan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat signifikansi tertentu dari populasi petani sebanyak 21.281 orang. Variabel yang dianalisis mencakup efektivitas penyaluran pupuk, persepsi petani terhadap kartu tani, kualitas pelayanan kios, dan persepsi terhadap peran pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun program kartu tani memiliki tujuan baik dalam mengefektifkan distribusi pupuk bersubsidi, masih ditemukan kendala seperti keterbatasan sosialisasi, kesalahan data petani, ketidaktepatan waktu distribusi, serta rendahnya kualitas pelayanan di tingkat kios. Peran pemerintah sebagai regulator, fasilitator, dan katalisator dinilai masih belum optimal oleh sebagian besar petani. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan sistem penyaluran pupuk bersubsidi dengan memperkuat sinergi antarlembaga, meningkatkan literasi petani terhadap program kartu tani, serta