Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI MITIGASI BENCANA GEOLOGI KEPADA MASYARAKAT SEKOLAH DASAR ISLAM AY-YUSUFIAH, BANTEN Muhammad Adimas Amri; Sigit Rahmawan; Suherman Dwi Nuryana; Abdurrachman Assegaf; Ramadhan Adhitama; Dyah Ayu Setyorini; Firman Herdiansyah
Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.817 KB) | DOI: 10.25105/akal.v3i2.13880

Abstract

Bencana yang terjadi akibat merupakan proses geologi yang melanda permukaan bumi, dapat mengakibatkan efek kerugian yang tidak kecil, dilihat dari lingkungan, aktivitas masyarakat di daerah tersebut, maupun dampak terhadap masyarakat itu sendiri. Saat ini negara kita tercinta, Indonesia sedang beruntun dilanda oleh bencana, mulai dari tanah longsor, banjir, gempa bumi, maupun erupsi gunung api, dan tsunami, bahkan grafiknya terlihat makin meningkat secara tingkat dan frekuensinya. Saat ini penting sekali untuk memikirkan bagaimana mitigasi yang harus dilakukan terhadap bencana geologi yang terjadi, baik sebelum, maupun pada saat terjadi atau sesudah bencana itu terjadi. Untuk itu kita perlu mengenal dan mengetahui proses geologi apa saja yang dapat mengakibatkan bencana geologi. Wilayah memiliki tingkat kewaspadaan yang berbeda terhadap bencana geologi yang terjadi yang tergantung bencana geologi. Mitigasi yang harus dilakukan untuk setiap wilayah pun juga berbeda dalam menghadapi dan menyiapkan terhadap bencana yang datang. Dari hasil PKM agar memberikan sosialisasi bencana geologi mengenai gempa bumi, khususnya yang berpotensi terjadi di Daerah Banten, serta mitigasi apa saja yang dibutuhkan dalam menghadapi bencana ini. Sosialisasi diberikan kepada guru SD Islam Ay-Yusufiah yang berada di Tangerang, Banten
DIAGENESIS DAN PROPERTI BATUAN KARBONAT MIOSEN TENGAH CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA Firman Herdiansyah; Arif Dharmawan
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 7 No. 3 (2018): Desember
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2094.637 KB) | DOI: 10.25105/petro.v7i3.3816

Abstract

Daerah penelitian secara administratif terletak pada daerah Citeurep provinsi Jawa Barat dan secara geografis daerah penelitian terletak pada koordinat 106o 28’ 26,4” – 107o 00” 00’BT dan 06o 28’ 26,4” – 06o 30’ 54” LS. Deskripsi megaskopis dan sayatan tipis menunjukan fasies yang terdiri dari Skeletal Packstone, Red Algae Packstone, Foram Packstone, dan Boundstone dengan lingkungan diagenesa mulai dari Mixing Zone, Fresh Water Phreatic, dan Meteoric Vadose. Porositas dan Permeabilitas didefinisikan dengan melakukan analisis routine dari core plug singkapan dan ditunjang oleh sayatan tipis untuk melihat jenis dari porositas yang ada. Grup dengan lingkungan diagenesa Meteoric Vadose memiliki porositas 10%-22% dan permeabilitas 0.03 mD – 1.3 mD, group dengan lingkungan diagenesa Fresh Water Phreatic memiliki porositas 3% - 24% dan permeabilitas 0.02 mD – 1.5 mD, sedangkan grup dengan lingkungan diagenesa Mixing Zone memiliki porositas 20% dan permeabilitas 0.03 mD.
Studi Sedimentologi: Litofasies dan Sistim Pengendapan Formasi Jatiluhur di Sungai Cikeruh, Sentul, Bogor Moehammad Ali Jambak; Rendy Rendy; Dewi Syavitri; Firman Herdiansyah; Faza Auliya Mazaya; Suci Maharani; Arini Dian Lestari
Jurnal Migasian Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Migasian
Publisher : LPPM Institut Teknologi Petroleum Balongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36601/jm.v9i2.365

Abstract

Formasi Jatiluhur sering digunakan sebagai analogi reservoir untuk sistem minyak dan gas di Cekungan Jawa Barat Utara. Penelitian ini berfokus pada Formasi Jatiluhur, bagian dari batuan sedimen berumur Miosen Tengah yang tersingkap di bagian utara Cekungan Bogor, khususnya di wilayah Bogor dan Cianjur. Formasi ini berumur ekuivalen dengan Formasi Cibulakan yang terdapat di Cekungan Jawa Barat Utara. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi litofasies dan sistem pengendapan Formasi Jatiluhur di sekitar Sungai Cikeruh, Sentul, Bogor. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan terhadap batuan sedimen, pengambilan 70 sampel untuk analisis laboratorium (mikropaleontologi dan sedimentologi), serta pencatatan litologi dan struktur sedimen. Hasil penelitian menunjukkan keberagaman litofasies, seperti batupasir dan batulempung, yang mencerminkan mekanisme pengendapan turbidit dalam lingkungan neritik luar hingga batial, dengan pola pengendapan yang berulang. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mengenai sejarah geologi dan dinamika sedimentasi di wilayah Cekungan Bogor.