Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Digit : Digital of Information Technology

RANCANG BANGUN SISTEM PENYEMPROT DISINFEKTAN OTOMATIS BERBASIS IOT UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN VIRUS CORONA Herni Hartati; Lia Dahlia; Kusnadi Kusnadi; Victor Asih; Petrus Sokibi; Suhadi Parman
Jurnal Digit Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v12i1.215

Abstract

ABSTRAKPandemi COVID-19 (Coronavirus Disease 2019) yang disebabkan oleh virus corona yang dinamakan dengan SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2). Virus ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. WHO (World Health Organization) menyampaikan bahwa penularan virus dapat melalui permukaan benda-benda, sehingga disarankan membersihkannya secara rutin salah satunya membersihkan dengan disinfektan. Pesatnya perkembangan berbagai perangkat teknologi saat ini sebisa mungkin dapat dimaksimalkan. Salah satu cara yang bisa diimplementasikan dalam rangka memutus mata rantai pandemi Covid-19 khususnya di area publik adalah dengan penyemprotan cairan desinfektan yang bisa dilakukan secara terus menerus. Apalagi jika kegiatan penyemprotan itu dilakukan secara massal dan berkala, sudah tentu akan menimbulkan permasalahan baru yakni kebutuhan tenaga atau operator disinfektan. Optimalisasi penyemprotan cairan desinfektan tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi yang dapat bekerja secara otomatis yang berbasis IoT (Internet of Things). Maka dari itu dibuatnya sebuah alat untuk melakukan disinfektanisasi secara otomatis yang dapat bekerja secara otomatis, dan melakukan monitoring terhadap cairan disinfektan dengan menggunakan microcontroller yang terkoneksi ke aplikasi blynk melalui internet, sehingga dapat membantu proses monitoring pada cairan disinfektan. Untuk dapat membuat alat tersebut juga harus melalui beberapa tahap perancangan yang matang seperti menggunakan flowchart untuk menjelaskan proses-proses yang diinginkan agar terciptanya sebuah alat yang berguna seperti tujuan awal. Selain itu, terdapat beberapa alat yang dapat digunakan guna terciptanya alat ini adalah mikrokontroler Arduino Uno yang menggunakan bahasa pemrograman C, sensor Ultrasonik HC-SR04 dan Node Mcu Esp8266. Kemudian, untuk memudahkan proses monitoring pada cairan disinfektan dapat menggunakan platform aplikasi blynk. Tujuan utama penelitian ini adalah menghasilkan sebuah alat yang berfungsi sebagai penyemprot disinfektan otomatis yang didalamnya mencakup pengukuran, dan analisa yang dapat berkerja secara otomatis dan dapat dimonitor melalui aplikasi blynk yang terhubung langsung ke alat melalui jaringan internet.Kata Kunci : Covid-19, Disinfektan, Blynk, Otomatis, WHO, IoT.
SISTEM MONITORING DAN PEMBERIAN PAKAN OTOMATIS PADA BUDIDAYA IKAN MENGGUNAKAN WEMOS DENGAN KONSEP INTERNET OF THINGS (IoT) Rifky Ridho Prabowo; Kusnadi Kusnadi; Ridho Taufiq Subagio
Jurnal Digit Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v10i2.169

Abstract

ABSTRAK Budidaya ikan lele merupakan suatu usaha yang menjanjikan untuk digeluti waktu sekarang, kebutuhan akan ikan yang tinggi dipasaran, membuat terbuka kesempatan untuk berwirausaha di sektor peternakan ikan. Ikan lele yang mudah dikembangkan merupakan salah satu faktor pendukung untuk kemajuan budidaya ikan lele, namun pemberian makan yang tidak tepat waktu bisa jadi penghambat untuk pertumbuhan lele. Tujuan dalam penelitian ini yaitu ingin membuat sebuah alat yang dapat memberikan pakan secara otomatis dan memonitoring ketersediaan pakan dari mana saja menggunakan smartphone. Alat yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan board Wemos D1 Mini sebagai pengendali dari sistem ini, yang ditambah dengan modul RTC yang dapat membaca waktu untuk penjadwalan pakan, sensor ultrasonik HC-SR04 yang dapat mendeteksi jarak untuk memonitoring ketersediaan pakan, motor servo yang dapat bergerak untuk membuka dan menutup tempat pakan, buzzer yang berbunyi ketika sensor ultrasonik HC-SR04 mendeteksi bahwa pakan akan habis, dan juga Telegram sebagai platform yang mendukung IoT pada board Wemos D1 Mini. Hasil penelitian ini yaitu berupa alat untuk memonitoring dan memberikan pakan otomatis. Wemos D1 Mini akan mengirimkan pesan notifikasi jika ikan sudah diberimakan dan juga akan mengirimkan pesan peringatan jika pakan dalam tempat pakan akan habis. Selain itu ketersediaan pakan juga dapat di cek melalui telegram, ketika melakukan pengecekan pakan dengan mengirim pesan dari telegram maka akan mengirimkan pesan ketersedian pakan untuk beberapa hari. Kata Kunci : Monitoring, Telegram, Wemos D1 Mini, Modul RTC, Sensor Ultrasonik HC-SR04.
SISTEM KENDALI ALAT PEMBERI PAKAN KUCING OTOMATIS MENGGUNAKAN MODUL NODEMCU Habillah Abbas; Kusnadi Kusnadi; Wanda Ilham; Suhadi Parman
Jurnal Digit Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v11i2.202

Abstract

ABSTRAKUntuk memberikan makan kucing agar optimal maka dibuatnya sistem kendali alat pemberi pakan kucing otomatis menggunakan modul nodeMCU agar dapat mempermudah pemilik kucing yang merasa kesulitan dalam proses pemberian pakan pada kucing. Alat ini dapat bekerja secara otomatis menggunakan modul real time clock (RTC) untuk pengaturan waktu pemberian pakan yang akan dikontrol oleh modul nodemcu sebagai microcontroller dan juga dapat di kontrol langsung melalui smartphone pengguna ketika akan menambahkan pakannya. Alat ini juga dapat mengirim pesan ke smartphone pengguna jika pakan yang berada pada wadah pakan sudah dimakan oleh kucingnya.Kata Kunci : Pakan, NodeMCU, Real Time Clock, Motor Servo, Sensor Ultrasonik.
HOME AUTOMATION SYSTEM DENGAN MENGGUNAKAN RASPBERRY PI 4 Trio Ade Mulyanto; Mukhtar Habiby; Kusnadi Kusnadi; Rinaldi Adam
Jurnal Digit Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v11i1.180

Abstract

ABSTRAK Home automation merupakan salah satu kemajuan teknologi dan komunikasi dengan otomasi kontrol terhadap rumah. Dengan metode ini, perangkat-perangkat elektronik rumah dapat di kontrol mengunakan sistem kendali jarak jauh tanpa harus menyetuh perangkat elektronik yang ada di rumah. Raspberry Pi digunakan sebagai pemroses untuk menciptakan sebuah sistem. Raspberry Pi merupakan mini computer yang fungsi-fungsi dasarnya sama seperti sebuah personal komputer biasa dengan ukuran sebesar kartu kredit. Raspberry Pi dapat mengontrol perangkat-perangkat elektronik yang berada di rumah dengan memanfaatkan fasilitas GPIO (General Purpose Input Output). Perangkat elektronika yang dapat di control meliputi lampu, kipas angin, suhu ruangan, kamera pengintai dan masih banyak lagi. Perancangan sistem meliputi perancangan alat untuk sistem kontrol arus di mana mengunakan Raspberry Pi untuk mengontrol 6 buah lampu, kipas sensor suhu, sensor motion dan 1 buah adaptor atau kontak saklar dengan memanfaatkan Relay 8 chanel sebagai penghubung dan juga sebagai saklar on / off. Tahap implementasi dilakukan dengan mengambungkan perangkat lunak dan perangkat keras untuk menghasilkan sistem control dengan menghubungkan web server sebagai media interface dan yang terakhir uji coba sistem yang di bangun. Sistem yang di bangun akan menjadi sistem kontrol perangkat elektronik rumah dengan implementasinya menyalakan dan mematikan lampu, mengecek suhu ruangan ,menyalakan kipas dan monitoring keadaan rumah dengaan memanfaatkan web server yang di tanam di dalam raspberry pi sebagai media interface user berupa web yang akan di akses user mengunakan smartphone atau komputer. Dengan ini sistem yang di bangun akan sangat membantu pengguna dalam melakukan pengontrolan perangkat elektronik rumah dimanapun pengguna berada dan menghemat daya listrik. Kata Kunci : Home Automation, Smarthome, Raspberry Pi.
PENERAPAN METODE QoS (QUALITY OF SERVICE) UNTUK MENGANALISA KUALITAS KINERJA JARINGAN WIRELESS Iman Nurrobi; Kusnadi Kusnadi; Rinaldi Adam
Jurnal Digit Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v10i1.155

Abstract

Untuk mengetahui seberapa besar kinerja (performance) jaringan WLAN (Wireless Local Area Netwwork) antara setiap ruangan yang terpasang jaringan wireless, maka harus dilakukan sebuah analisis pengukuran parameter kinerja jaringan. QOS (Quality of Services) adalah kemampuan dalam menjamin pengiriman arus data penting atau dengan kata lain kumpulan dari berbagai kriteria kemampuan yang menentukan tingkat kepuasan penggunaan suatu Jaringan. Analisis kinerja jaringan WLAN (Wireless Local Area Netwwork) menekankan pada proses monitoring dan pengukuran parameter jaringan pada infrastruktur jaringan seperti kecepatan akses dan kapasitas transmisi, dari titik pengirim ke titik penerima yang menjadi tujuan, parameter yang digunakan bandwidth, delay, dan packet loss. Kata Kunci : WLAN, QoS, Througput, Delay, Packet Loss
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PUPUK PADA TANAMAN BUAH MANGGA MENGGUNAKAN METODE TOPSIS BERBASIS WEB Diki Andriyan Harta Kusuma; Kusnadi Kusnadi; Wanda Ilham; Chairun Nas; Petrus Sokibi; Ridho Taufiq Subagio
Jurnal Digit : Digital of Information Technology Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v12i2.295

Abstract

ABSTRAKPertumbuhan tanaman buah mangga yang sehat dan hasil produksi yang baik membutuhkan unsur hara seimbang, cukup, dan unsur hara yang lengkap agar dapat tumbuh dengan baik agar menghasilkan produk berkualitas, tidak semua memiliki kesuburan tanah yang baik, untuk menghasilkan unsur hara yang cukup maka diperlukan pupuk yang sesuai. pemupukan merupakan terpenting, terutama penentuan pupuk dasar berdasarkan kebutuhan unsur hara makro, gejala kerusakan seperti kerusakan daun, kerusakan bunga, kerusakan buah, kerusakan batang, kerusakan akar. Mangga (Mangifera indica L) merupakan tanaman perkebunan, buah tropis yang digemari berbagai kalangan dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk menentukan alternatif yang ditawarkan dari penyelesaian masalah, Metode pengembangan perangkat lunak menggunakan Extreme Programming (XP). Analisis dan perancangan sistem menggunakan Unified Modelling Language (UML). Pembuatan perangkat lunak menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework CodeIgniter (CI) dan basis data MySQL.Aplikasi berbasis komputer yang berfungsi untuk menentukan pupuk yang sesuai dengan tingkat gejala kerusakan dan menerapkan perhitungan menggunakan metode TOPSIS dengan beberapa komponen penilaian dan beberapa kriteria. Dapat membantu petani dalam mengambil keputusan untuk menentukan pupuk, hasil pengujian sistem, aplikasi sudah sesuai dengan analisis dan perancangan sistem.Kata kunci: Pupuk, Mangga, Unsur Hara, Pemupukan, Dosis, TOPSIS.
PROTOTYPE PEMBERIAN NUTRISI CACING TANAH OTOMATIS DENGAN SOLAR PANEL MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC Rivaldo Patria Kusuma; Kusnadi Kusnadi; Ridho Taufiq Subagio; Petrus Sokibi; Wanda Ilham
Jurnal Digit : Digital of Information Technology Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v13i1.324

Abstract

Perkembangan tekologi Iot menggunakan solar panel pada era sekarang berkembang dengan pesat dalam berbagai bidang, tak terkecuali dalam bidang ternak budidya cacing tanah. Budidaya cacing tanah pada saat ini sedang berada pada masa yang kurang popularitas karena banyak yang tidak tahu kalo ternak cacing tanah dapat menguntungkan. Pemberian pakan sekaligus melembabkan media cacing secara manual dapat mengganggu keefesienan waktu, tenaga dan sumber daya manusia yang menimbulkan potensi permasalahan. Dari permasalah tersebut memunculkan gagasan untuk membuat sistem pemberian pakan cacing otomatis dan sistem monitoring untuk membantu pengelola tanpa harus mengecek ke kandang secara langsung. Perakitan alat ini memanfaatan sensor YL-69 sebagai pengukur kelembaban media dan DHT11 sebagai pengukur suhu sekitar kandang yang akan dikontrol oleh modul NodeMcu sebagai microcontroller serta menggunakan metode fuzzy logic sebagai program pengambil keputusan. Dengan ditunjang oleh sistemĀ  monitoring melalui aplikasi Blynk yang terhubung dengan microcontroller sehingga kita bisa memantau dari jarak jauh dan meringankan pekerjaan proses pemberian pakan cacing tanah. Hasil pengujian dari perakitan alat ini ialah sebuah otomatisasi pada alat pemberian pakan cacing secara otomatis berdasarkan kelembaban tanah dan suhu yang dapat dipantau dengan sistem monitoring melalui aplikasi Blynk di smartphone. Kekurangan alat ini adalah alat untuk pemberian pakan cacing masih kurang optimal dan kelebihannya adalah dapat meringankan pekerjan perternak.Kata kunci: NodeMCU, Cacing Tanah, Panel Surya, Monitoring, Fuzzy Logic.
Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Gigi Dan Mulut Menggunakan Metode Case-Based Reasoning Chairun Nas; Kusnadi Kusnadi
Jurnal Digit : Digital of Information Technology Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v9i2.122

Abstract

Penyakit gigi dan mulut menduduki peringkat pertama dari daftar 10 penyakit paling dikeluhkan oleh masyarakat. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut serta buruknya pengetahuan masyarakat akan dampak penyakit gigi dan mulut. Tujuan dari penelitian ini membantu dalam mendiagnosa penyakit gigi dan mulut yang dialami oleh pasien dengan menggunakan sistem pakar. Sistem pakar mengelola setiap gejala penyakit yang dirasakan oleh pasien dan melakukan pengujian menggunakan metode Case-Based Reasoning. Hasil dari pengujian metode Case-Based Reasoning dihasilkan sebuah diagnosa penyakit gigi dan mulut dengan tingkat kemiripan pada suatu penyakit sebesar 69,23%. Maka metode ini dapat digunakan untuk mendiagnosa penyakit gigi dan mulut yang dialami oleh pasien, sehingga membantu dokter spesialis mengambil keputusan dalam penanganan penyakit. Kata kunci:Sistem Pakar, Diagnoosa, Gigi Dan Mulut, Case-Based Reasoning