Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

INTEGRASI KETERAMPILAN 4C DALAM MODUL TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN FISIKA Sanjayanti, Ni Putu Ayu Hervina; Pramadi, Putu Wina Yasa
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v10i2.28947

Abstract

Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk mengembangkan  modul teori belajar dan pembelajaran fisika yang  terintegrasi  pada  keterampilan abad  ke-21  yang  berfokus  pada  keterampilan   4C.  Kemudian  mengetahui kelayakan  modul  sebagai  bahan  ajar  untuk  mahasiswa  di  Prodi  Pendidikan Fisika Undiksha.  Metode  penelitian  ini adalah Research and Development  (R&D).   Penelitian   ini   dilakukan   kepada mahasiswa semester dua tahun akademik 2019/2020 Prodi  Pendidikan Fisika Undiksha.Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dan lembar observasi. Teknik analisis data penelitian  ini menggunakan  teknik  analisis data kuantitatif dan teknik analisis data   kualitatif.   Hasil   penelitian   memperlihatkan   rekapitulasi   aspek-aspek penilaian dari berbagai valiadasi ahli, dosen Metodologi penelitian,lembar kuesioner mahasiswa,   dan   lembang   observasi.   Berikut   merupakan   persentasenya: kelayakan modul yang meliputi hasil validasi ahli materi sebesar 61.3% (kategori baik);  hasil  validasi  ahli  media  sebesar  75.8%  (kategori  baik  sekali);  hasil evaluasi diri modul oleh dosen sebesar 90% (kategori baik sekali); hasil lembar observasi  uji  coba lapangan  sebesar  78.9%  (kategori  baik  sekali);  dan  hasil lembar kuesioner mahasiswa sebesar 76.3% (kategori baik sekali). Maka modul teori belajar dan pembelajaran fisika yang  terintegrasi  keterampilan  4C  ini  layak  digunakan  dalam proses perkuliahan. 
INTEGRASI KETERAMPILAN 4C DALAM MODUL TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN FISIKA Ni Putu Ayu Hervina Sanjayanti; Putu Wina Yasa Pramadi
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 10 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v10i2.28947

Abstract

Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk mengembangkan  modul teori belajar dan pembelajaran fisika yang  terintegrasi  pada  keterampilan abad  ke-21  yang  berfokus  pada  keterampilan   4C.  Kemudian  mengetahui kelayakan  modul  sebagai  bahan  ajar  untuk  mahasiswa  di  Prodi  Pendidikan Fisika Undiksha.  Metode  penelitian  ini adalah Research and Development  (R&D).   Penelitian   ini   dilakukan   kepada mahasiswa semester dua tahun akademik 2019/2020 Prodi  Pendidikan Fisika Undiksha.Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dan lembar observasi. Teknik analisis data penelitian  ini menggunakan  teknik  analisis data kuantitatif dan teknik analisis data   kualitatif.   Hasil   penelitian   memperlihatkan   rekapitulasi   aspek-aspek penilaian dari berbagai valiadasi ahli, dosen Metodologi penelitian,lembar kuesioner mahasiswa,   dan   lembang   observasi.   Berikut   merupakan   persentasenya: kelayakan modul yang meliputi hasil validasi ahli materi sebesar 61.3% (kategori baik);  hasil  validasi  ahli  media  sebesar  75.8%  (kategori  baik  sekali);  hasil evaluasi diri modul oleh dosen sebesar 90% (kategori baik sekali); hasil lembar observasi  uji  coba lapangan  sebesar  78.9%  (kategori  baik  sekali);  dan  hasil lembar kuesioner mahasiswa sebesar 76.3% (kategori baik sekali). Maka modul teori belajar dan pembelajaran fisika yang  terintegrasi  keterampilan  4C  ini  layak  digunakan  dalam proses perkuliahan. 
PELATIHAN BAHASA INGGRIS BAGI WARGA BELAJAR PAKET C TIGAWASA PKBM WIDYA AKSARA N. P. A. Hervina Sanjayanti; P. Bayoe Mahaputra
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 1, No 2 (2018): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.325 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v1i2.459

Abstract

Pelatihan bahasa Inggris bagi warga Desa Tigawasa bertujuan untuk mengembangkankankemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris yang diarahkan kepada kepiawaian pesertanyamelakukan berbicara dan menulis dalam Bahasa Inggris. Setiap peserta dilatih untuk berbicaradan menulis dengan menggunakan Bahasa Inggris. Metode yang digunakan yaitu penugasan danlatihan, dimana para peserta ditugaskan untuk berlatih berbicara bahasa Inggris mengenaipercakapan dengan wisatawan asing dan menulis dalam Bahasa Inggris. Pelatihan BahasaInggris ditekankan pada kemampuan peserta menyatakan ide dengan kata-kata, atau kemampuanmengingat suatu konsep, atau prinsip tertentu dan menyatakan kembali dengan kata-kata yangterangkai dalam sebuah kalimat.
Analyzing the Impact of Science Practicum on Sixth-Grade Students' Cognitive Development Sri Darmayanti, Ni Wayan; Sari Devi, Ni Luh Ketut Jenutri; Sanjayanti, Ni Putu Ayu Hervina; Janawati, Desak Putu Anom
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i2.2538

Abstract

This study aims to analyze the implications of science practicum learning on the cognitive development of sixth-grade students at SD Negeri 5 Nongan. This study employs a descriptive qualitative research design and was conducted at SD Negeri 5 Nongan. The subjects of this research were one teacher and 15 sixth-grade students. Data collection methods used interviews, and the instrument was an interview sheet. Data analysis techniques utilized a descriptive statistical analysis approach. The results of this study indicate that science practicum learning for sixth-grade students at SD Negeri 5 Nongan has been implemented routinely and effectively. The science practicum has proven to be an effective learning method in improving students' understanding, skills, motivation, and learning outcomes. In this context, the teacher acts as a facilitator, in alignment with the Merdeka Curriculum. The science practicum provides an interactive, hands-on learning experience, helping students deeply comprehend concepts while enhancing their critical and analytical thinking skills. Based on these findings, it is recommended that teachers use science practicums employing simple and easily understood media, such as the surrounding environment and tangible objects, as learning tools for science practicums. This approach is expected to make science practicums more effective and engaging for students
Analyzing the Impact of Science Practicum on Sixth-Grade Students' Cognitive Development Ni Wayan Sri Darmayanti; Ni Luh Ketut Jenutri Sari Devi; Ni Putu Ayu Hervina Sanjayanti; Desak Putu Anom Janawati
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 2 (2025): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i2.2538

Abstract

This study aims to analyze the implications of science practicum learning on the cognitive development of sixth-grade students at SD Negeri 5 Nongan. This study employs a descriptive qualitative research design and was conducted at SD Negeri 5 Nongan. The subjects of this research were one teacher and 15 sixth-grade students. Data collection methods used interviews, and the instrument was an interview sheet. Data analysis techniques utilized a descriptive statistical analysis approach. The results of this study indicate that science practicum learning for sixth-grade students at SD Negeri 5 Nongan has been implemented routinely and effectively. The science practicum has proven to be an effective learning method in improving students' understanding, skills, motivation, and learning outcomes. In this context, the teacher acts as a facilitator, in alignment with the Merdeka Curriculum. The science practicum provides an interactive, hands-on learning experience, helping students deeply comprehend concepts while enhancing their critical and analytical thinking skills. Based on these findings, it is recommended that teachers use science practicums employing simple and easily understood media, such as the surrounding environment and tangible objects, as learning tools for science practicums. This approach is expected to make science practicums more effective and engaging for students