Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Sosialisasi Penulisan Karya Tulis Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kepada Guru-guru SDN 2 Arjasari Kabupaten Tasikmalaya Firman Maulana
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i2.249

Abstract

SDN 2 Arjasari terletak di Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Dengan sekolah yang berdampingan dengan SDN 1 Arjasari. Sekolah SDN 2 Arjasari mempunyai akreditasi Baik, akan tetapi harus melakukan reakreditasi untuk sekolah tersebut. Di SDN 2 Arjasari ini jumlah guru berjumlah 8 orang guru. Dari 8 orang guru yang terdapat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) berjumlah tiga Guru, lima orang guru sisanya berstatus Honorer. Dari kegiatan yang dilaksanakan di SDN 2 Arjasari ini pengabdian yang dilakukan oleh penulis mengenai "sosialisasi penulisan karya ilmiah penelitian tindakan kelas (PTK)". mengingat pentingnya suatu penelitian yang harus dilakukan oleh guru di sekolah dengan berbagai permasalahan dalam pembelajaran yang dihadapi oleh guru, serta pentingnya pembuatan PTK ini juga penting untuk kenaikan kabatan fungsional guru serta untuk kenaikan golongan bagi guru pegawai negeri sipil (PNS). Dari pemahaman mengenai PTK untuk guru-guru SDN 2 Arjasari, maka saya mencoba memberikan pembekalan kepada guru-guru mengenai penulisan karya ilmiah PTK. mulai dari tata tulis, sistematika, alur penelitian, metode penelitian sampai dengan lampiran-lampiran yang harus disiapkan oleh guru sebagai peneliti. Dengan adanya pembekalan PTK kepada guru-guru SDN 2 Arjasari ini dapat meningkatkan kemampuannya dalam meneliti permasalahan yang ditemukan menjadi suatu penelitian tindakan kelas (PTK).
The relationship of anxiety levels before and during the match with the performance of pencak silat athletes Firman Nur Hakim Kusmaeli; Muhammad Saleh; Firman Maulana
Sriwijaya Journal of Sport Vol. 5 No. 1 (2025): Sriwijaya Journal of Sport
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55379/sjs.v5i1.125

Abstract

Background of the Problem: Anxiety is one of the psychological factors that athletes often experience, both before and during the game. Anxiety levels can affect focus, self-control, and decision-making in competition. Research Objectives: This study aims to determine the relationship between anxiety levels before and during matches and the performance of pencak silat athletes at Tapak Suci Cikidang Club. Methods: This study uses a quantitative approach with a correlational method. The sample amounted to 25 athletes who participated in the Mini Event 2 championship and were selected using the purposive sampling technique. The research instruments included pre-match anxiety questionnaires, post-match anxiety, and athletes' performance measured using a Likert scale of 1-4. Results: The results of the Pearson correlation test showed that there was no significant relationship between pre-competition anxiety and athlete performance (r = -0.182; p = 0.384 > 0.05), and anxiety during competition with athlete performance (r = -0.075; p = 0.721 > 0.05). The multiple linear regression test showed a simultaneous significant value of p = 0.638 (> 0.05), which means that there was no significant effect of the two forms of anxiety on athletes' performance simultaneously. Conclusion: These findings indicate that anxiety, both before and during the match, was not the dominant factor influencing the performance of pencak silat athletes in the context of this study. The results suggest that coaches place more emphasis on confidence development, relaxation techniques, and simulation of competing conditions to support athletes' optimal performance, as well as a reference for future research to reach a wider population and consider other variables.
Respons Mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi terhadap Pembelajaran Daring saat Pandemi Covid-19 Ayi Abdul Muhyi; Firman Septiadi; Firman Maulana
Journal of Education and Sport Science Vol. 2 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Wahid Hasyim University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui respon mahasiswa terhadap pembelajaran daring saat pandemic Covid 19. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survey deskriptif dengan desain penelitian Cross sectional atau longitudinal. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester 6 PJKR se-Sukabumi yang terdiri atas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi dan STKIP Bina Mutiara Sukabumi. Respons mahasiswa mengenai pembelajaran daring diperoleh berdasarkan tanggapan mahasiswa terhadap 22 butir. Adapun hasilnya adalah kesiapan mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran daring diperoleh 7 mahasiswa (10,9%) menyatakan sangat siap dan 19 mahasiswa (29,7%) yang menyatakan siap. Respon mahasiswa terkait efektifitas pembelajaran daring dibandingkan tatap muka adalah sebanyak 61 mahasiswa (95,3%) menyatakan pembelajaran tatap muka lebih baik dan 3 mahasiswa (4,7%) menyatakan pembelajaran daring lebih baik. Kesimpulan bahwa mahasiswa tidak siap dalam pelaksanaan pembelajaran daring dan menyatakan tatap muka lebih baik dibandingkan daring
Pemanfaatan platform artificial intelligence dalam pembelajaran PJOK Ahmad Alwi Nurudin; Arif Yudianto; Firman Maulana; Icha Indriana; Alda Salva Septian
Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 14 No 2 (2026): Bravo's: Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Physical Education Departement of University PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v14i2/182

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan platform Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMA Muhammadiyah Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 68 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket persepsi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76,5% siswa telah mengenal platform AI, dan 64,7% siswa pernah memanfaatkannya dalam pembelajaran PJOK, meskipun dengan tingkat pemanfaatan yang masih terbatas. Pemanfaatan AI lebih dominan mendukung aspek kognitif, di mana 71,8% siswa menyatakan AI membantu pemahaman materi teoretis PJOK, seperti anatomi, fisiologi, dan biomekanika, serta 67,6% siswa merasakan peningkatan motivasi belajar. Sebaliknya, kontribusi AI terhadap aspek psikomotorik masih rendah, dengan hanya 29,4% siswa yang menilai AI membantu keterampilan praktik olahraga. Hambatan utama dalam pemanfaatan AI meliputi keterbatasan literasi digital siswa (55,9%), kecenderungan penggunaan AI secara pasif (61,8%), serta kesulitan mengintegrasikan AI dengan aktivitas praktik fisik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI dalam pembelajaran PJOK berperan sebagai pendukung pembelajaran kognitif, namun belum mampu menggantikan aktivitas fisik dan bimbingan langsung guru. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi digital siswa serta strategi pembelajaran yang mengintegrasikan AI secara pedagogis dengan aktivitas fisik agar pembelajaran PJOK berlangsung secara lebih optimal.