Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendekatan Arsitektur Kontemporer Pada Perancangan Galeri Cokelat Pekanbaru Tien Manurung; Yohannes Firzal; Mira Dharma
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Vol 6 (2019): Edisi 1 Januari s/d Juni 2019
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As a result of processed product, chocolate has grown rapidly into a sculpture, clothes, hats and more. Market demands allow for more than chocolate products, but there is still minimal information dissemination about chocolate. Then it will be effective in chronologizing the chocolate products from initial knowledge, current production, to planning future production. Packaging all forms of knowledge about chocolate is more possible in the form of galleries. Chocolate Gallery is the place which is able to present the knowledge about the cultivation of Brown, as well as the results of the work of the chocolate itself. The Gallery is located in the city centre, is an assertion in its own to make an iconic building. The design uses the Contemporary Architecture approach that is authentic with the present nature, as well as the concept of the character of Cocoa's Skin. Key word: Gallery, Chocolate, Contemporary Architecture
Madrasah Terpadu Di Kabupaten Agam Dengan Pendekatan Arsitektur Rumah Gadang Nina Elvina; Mira Dharma; Wahyu Hidayat
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Vol 6 (2019): Edisi 1 Januari s/d Juni 2019
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agam Regency is one of the regencies at West Sumatra Province had a vision "Independently Agam and Civil Achievement" means the atmosphere of people’s lives that reflect Islamic personality have faith and devotion. As civil city, Agam Regency need a Islamic education fasility to create sustainable education from the level of Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), to the level Madrasah Aliyah (MA) get excellent character and quality at Islamic sector. The design of this Integrated Madrasah applies the characteristics of Architecture.Rumah Gadang such as using stilts, bagonjong roof, round poles, material, colors, and ornaments as a reference in the design. Rumah Gadang such as using stilts, bagonjong roof, round poles, material, colors, and ornaments as a reference in the design. Research method used includes primary data in the form of observation and documentation as well as secondary data in the form of literature studies and comparative studies. The concept of Integrated Madrasah is "Lights" as a light and can be seen to provide comfort for its user. Rumah Gadang Architecture makes the appearance of Integrated Madrasah buildings more integrated with the surrounding environment. The application of gonjong on the roof, ornaments on the facade, and the impression of the stilts produces an Islamic education facility that presents the atmosphere of a traditional Minangkabau house.Keywords: Agam Regency, Intergrated Madrasah, Architecture of Rumah Gadang
Pendampingan Pemasaran Briket Arang Kulit Batang Sagu Untuk Komoditas Ekspor Dalam Sebagai Upaya Peningkatan perkenomian Di Desa Sagu Sungai Tohor Kabupaten Kepulauan Meranti Hafidawati; Ida Zahrina; Johan, Vonny Setiaries; Setiawan, Iwan; Mira Dharma; Syarfi Daud
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 7 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/qty9yz61

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sagu Sungai Tohor, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dikenal sebagai salah satu sentra industri sagu terbesar di Riau. Aktivitas pengolahan sagu menghasilkan limbah kulit batang sagu dalam jumlah besar, yang memiliki potensi tinggi untuk dikonversi menjadi briket arang bernilai ekonomi. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas briket arang kulit batang sagu agar memenuhi standar komoditas ekspor serta memperkuat pemasaran produk melalui pendekatan teknologi dan manajemen usaha. Pendampingan mencakup: pelatihan proses karbonisasi dan pembriketan kulit batang sagu, peningkatan mutu produk sesuai standar SNI dan kebutuhan pasar ekspor, serta pelatihan strategi pemasaran digital dan jaringan distribusi. Sebelum kegiatan, produksi briket dilakukan secara konvensional dan belum memenuhi standar kualitas internasional. Melalui program ini, UMKM lokal difasilitasi untuk meningkatkan kapasitas teknis, kualitas produk, serta kompetensi pemasaran sehingga briket arang sagu berpotensi menjadi komoditas ekspor unggulan daerah dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dari bulan Agustus hingga akhir November 2025.. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan arang kulit batang sagu menjadi biopelet sebagai bahan bakar dirumah tangga atau skala lebih besar di skala industri pengganti bahan bakar di boiler . Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menjadi sumber pendapatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat disamping dapat mengatasi permasalahan dari limbah kulit batang sagu yang mencemari lingkungan